Potret Anggaran Asta Cita 2025, Bagaimana Target dan Realisasinya?

Pemerintah merancang belanja negara dalam APBN 2025 sekitar Rp3.621 triliun dengan realisasi mencapai Rp3.451 triliun, termasuk untuk mendukung Asta Cita.

Potret Anggaran Asta Cita 2025, Bagaimana Target dan Realisasinya? Ilustrasi Laporan Keuangan | Freepik
Ukuran Fon:

Presiden Prabowo menggagas misi Asta Cita di awal pemerintahannya sebagai panduan pembangunan nasional. Hal tersebut diputuskannya secara resmi melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029 pada tanggal 10 Februari 2025, mengutip dari laman Kementerian Sekretariat Negara.

Dalam RPJMN tahap pertama yang mengungsung visi “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045”, ditetapkan sejumlah langkah strategis untuk mewujudkan visi Presiden. Langkah-langkah tersebut dikelompokkan ke dalam delapan prioritas nasional pembangunan jangka menengah yang sekaligus diarahkan untuk mendukung realisasi delapan misi presiden atau Asta Cita. 

Oleh karena itu, setiap prioritas nasional diintegrasikan ke dalam program prioritas, kegiatan prioritas, dan proyek prioritas yang memiliki sasaran terukur, sehingga pelaksanaannya dapat lebih mudah dijalankan oleh kementerian/lembaga (K/L), pemerintah daerah (pemda), dan badan usaha.

​Berdasarkan data yang dihimpun dalam Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 oleh Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan, berikut rancangan serta realisasi APBN tahun 2025 yang diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas Asta Cita.

Rancangan dan Realisasi APBN 2025

Realisasi Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2025 | GoodStats
Perbandingan Rancangan dan Realisasi Pendapatan serta Belanja Negara 2025 | GoodStats

Secara garis besar, pada awal tahun 2025, Kementerian Keuangan merancang anggaran pendapatan negara sekitar Rp3.005 triliun. Di penghujung tahun, realisasi anggaran sebanyak Rp2.756 triliun.

Di lain sisi, anggaran belanja negara yang disiapkan pemerintah sekitar Rp3.621 triliun. Lalu, total realisasinya mencapai Rp3.451 triliun. 

Baca Juga: Outlook APBN 2025: Realisasi Semester Pertama "Luar Biasa Menantang"

Rincian Realisasi Program Asta Cita

Melansir APBN Kita pada laman resmi Kementerian Keuangan yang juga dirangkum dalam LPI Bank Indonesia, target dan realisasi anggaran untuk delapan program prioritas (Asta Cita) adalah sebagai berikut.

Perbandingan Target dan Realisasi Anggaran pada Program Prioritas 2025 | GoodStats
Sektor Ketahanan Pangan Memakan APBN Paling Tinggi | GoodStats

1. Ketahanan Energi (Subsidi)

Pada tahun 2025, ada sejumlah skema subsidi dan kompensasi energi, meliputi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik. Anggaran yang dialokasikan untuk program ini sekitar Rp394,3 triliun dengan realisasi sebesar Rp305,2 triliun.

Target subsidi listrik berhasil menyasar 42,8 juta pelanggan selama Januari-Desember 2025. Alokasi ini berperan sebagai instrumen strategis dalam menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga serta mendorong daya saing industri dan stabilitas inflasi.

2. Pertahanan Semesta

Alokasi anggaran pertahanan semesta diperkirakan sekitar Rp245,2 triliun dengan realisasi sebesar Rp102,2 triliun. Program prioritas ini mengalami kenaikan pagu dengan tujuan untuk memperkuat pertahanan negara secara menyeluruh. 

Mengutip dari LPI Bank Indonesia, realisasi program pertahanan semesta yang dimuat hanya sampai Semester I 2025. 

3. Ketahanan Pangan

Anggaran yang disiapkan untuk program ketahanan pangan sekitar Rp146,6 triliun. Adapun, realisasinya mencapai Rp143,9 triliun sepanjang tahun 2025.

Anggaran tersebut digunakan untuk membantu produksi, distribusi, menjaga harga pangan agar tidak melonjak, dan mengamankan cadangan pangan. Pemerintah juga menargetkan program ini sebagai upaya untuk mencapai kedaulatan pangan.

4. Pendidikan

Program pendidikan berfokus pada kualitas pembelajaran, pemerataan akses, serta integrasi program MBG dengan alokasi anggaran sekitar Rp80,1 triliun dan total realisasinya mencapai Rp75,5 triliun. Adapun, rincian realisasi dipergunakan untuk:

  • Program Indonesia Pintar (PIP) /Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah/Beasiswa lainnya: Rp27,7 triliun;
  • Tunjangan Profesi Guru (TPG)/Tunjangan Profesi Dosen (TPD) non-Pegawai Negeri Sipil (PNS): Rp22,2 triliun;
  • Sekolah rakyat dan unggulan Garuda: Rp6,7 triliun;
  • Renovasi/revitalisasi sekolah: Rp18,9 triliun

5. Makan Bergizi Gratis (MBG)

Pemerintah menyiapkan anggaran untuk program MBG dalam setahun sekitar Rp71 triliun. Sebagai catatan, program ini merupakan bagian dari anggaran pendidikan dan perlindungan sosial.

Adapun realisasi anggaran pada program ini mencapai Rp51,5 triliun sepanjang tahun 2025. Program MBG telah menjangkau 53,8 juta penerima melalui 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang juga dibangun dari alokasi dana tersebut dan kini tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

6. Kesehatan

Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk program kesehatan sekitar Rp55,8 triliun dengan realisasi anggaran di angka Rp50,8 triliun.

Sepanjang tahun 2025, pemerintah berfokus untuk menurunkan angka stunting dan menguatkan layanan kesehatan dasar melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG), revitalisasi rumah sakit, dan penanganan Tuberculosis (TB).

Adapun penerima manfaat dari CKG dan skrining TB mencapai 80 juta orang.

7. Desa, Koperasi, dan UMKM

Untuk sektor pembangunan desa, koperasi, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), alokasi anggaran yang disiapkan pemerintah mencapai Rp40,4 triliun. Adapun, realisasi anggarannya mencapai Rp34 triliun.

Dana tersebut dikerahkan untuk subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program kementerian/lembaga. Fokus program ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memutus rantai kemiskinan.

8. Investasi dan Perumahan (FLPP)

Pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp35,2 triliun untuk menjalankan program investasi dan perumahan melalui subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) pada APBN 2025.

Adapun, realisasi anggaran yang tercatat mencapai Rp29,2 triliun. Sepanjang tahun 2025, jumlah rumah yang dibiayai mencapai 278,9 ribu unit.

Baca Juga: Belanja Negara Capai Rp3.527 Triliun pada 2025, Ini Prioritas APBN untuk Rakyat

Sumber:

https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Documents/LPI-2025_versi-lengkap.pdf

https://media.kemenkeu.go.id/getmedia/c4cc1854-96f4-42f4-95b8-94cf49a46f10/Informasi-APBN-Tahun-Anggaran-2025.pdf?ext=.pdf

https://media.kemenkeu.go.id/getmedia/b7f00cc5-15ad-4d8d-9bb5-42e18e8494a8/Publikasi-Web-Konpers-APBN-Kita-(Januari-2026).pdf?ext=.pdf

Penulis: Faiza Az Zahra
Editor: Editor

Konten Terkait

42% Gen Z Indonesia Mendengarkan Podcast Sebelum Tidur

Sebanyak 42% Gen Z Indonesia mendengarkan podcast sebelum tidur. Hampir sebagian meluangkan waktu lebih dari 1 jam per hari.

Jaringan Internet Polri Hadir di 76 Titik Bencana Sumatra

Polri menghadirkan jaringan internet gratis di lokasi bencana untuk memulihkan komunikasi dan mempercepat penanganan darurat.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook