Nasional

Jumlah Reshuffle Kabinet Masa Reformasi, dari Habibie hingga Prabowo

Simak daftar jumlah reshuffle kabinet masa Reformasi dari Habibie hingga Prabowo, lengkap dengan periode dan pergantian menteri.

Jumlah Reshuffle Kabinet Masa Reformasi, dari Habibie hingga Prabowo

Presiden Prabowo Lantik Menteri dan Wakil Menteri Baru | BPMI Setpres

Reshuffle kabinet menjadi salah satu bagian dari dinamika pemerintahan Indonesia di era Reformasi. Sejak 1998, setiap presiden memiliki pola berbeda dalam mengganti, menggeser, atau menambah pejabat di dalam kabinetnya.

Lantas, berapa kali presiden Indonesia melakukan reshuffle kabinet pada masa Reformasi? Berikut daftar presiden, kabinet yang dipimpin, serta jumlah reshuffle yang dilakukan dari pemerintahan B.J. Habibie hingga Prabowo Subianto.

Apa Itu Era Reformasi?

Era Reformasi adalah periode sejarah Indonesia yang dimulai setelah berakhirnya pemerintahan Orde Baru. Era ini dimulai pada 21 Mei 1998, ketika Presiden Soeharto mengundurkan diri dan Wakil Presiden B.J. Habibie mengambil alih jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia.

Setelah pergantian kepemimpinan tersebut, pemerintah memasuki masa transisi yang diikuti perubahan dalam sistem politik dan ketatanegaraan. Salah satunya adalah penyelenggaraan Pemilu 1999 yang menjadi pemilu pertama pada era Reformasi.

Dalam pemerintahan, era Reformasi ditandai dengan pergantian kepemimpinan nasional yang berlangsung lebih cepat pada periode awal. B.J. Habibie memimpin hingga 1999, kemudian digantikan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Setelah Gus Dur diberhentikan pada 2001, Megawati Soekarnoputri melanjutkan pemerintahan hingga 2004.

Setelah itu, Indonesia memasuki periode pemerintahan yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, dan kemudian Prabowo Subianto.

Jumlah Reshuffle Kabinet Masa Reformasi

Berdasarkan beberapa sumber, berikut jumlah reshuffle kabinet pada setiap pemerintahan era Reformasi:

Simak daftar jumlah reshuffle kabinet masa Reformasi dari Habibie hingga Prabowo, lengkap dengan periode dan pergantian menteri.
Jumlah Reshuffle Kabinet Masa Reformasi | GoodStats

Baca Juga: Analisis Emosi Warga Indonesia terhadap Reshuffle Kabinet Merah Putih

Reshuffle Kabinet B.J. Habibie

B.J. Habibie memimpin Kabinet Reformasi Pembangunan selama sekitar 17 bulan. Dalam periode tersebut, terdapat pergantian sejumlah pejabat, tetapi perubahan tersebut tidak dikategorikan sebagai reshuffle kabinet formal.

Beberapa pergantian terjadi karena menteri mengundurkan diri. Salah satunya Menteri Negara Investasi/Kepala BKPM Hamzah Haz yang meninggalkan jabatan setelah terpilih sebagai Ketua Umum PPP.

Pada September 1999, sejumlah menteri juga mengundurkan diri setelah terpilih menjadi anggota DPR. 

Reshuffle Kabinet Abdurrahman Wahid

Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjabat sebagai Gus Dur menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dari tanggal 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001. Selama masa pemerintahannya dengan Kabinet Persatuan Nasional, tercatat 12 kali pergantian menteri. 

26 November 1999

  • Menko Kesra dan Pengentasan Kemiskinan: Hamzah Haz mundur, digantikan Basri Hasanuddin.

4 Januari 2000

  • Sekretaris Negara: Ali Rahman mundur, digantikan Bondan Gunawan.

Februari 2000

  • Menko Polsoskam: Wiranto digantikan Suryadi Sudirja (merangkap Mendagri).

24 April 2000

  • Menperindag: Jusuf Kalla digantikan Luhut Panjaitan.
  • Menneg BUMN: Laksamana Sukardi digantikan Rozi Munir.

29 Mei 2000

  • Sekretaris Negara: Bondan Gunawan mundur, digantikan Djohan Effendi.

23 Agustus 2000

Reshuffle besar pertama (penggabungan kementerian & masuknya nama-nama baru):

  • Menko Polkam: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
  • Menko Ekuin: Rizal Ramli menggantikan Kwik Kian Gie yang mundur.
  • Menteri Dalam Negeri: Suryadi Sudirja.
  • Menteri Luar Negeri: Alwi Shihab.
  • Menteri Pertahanan: Mahfud MD.
  • Menteri Keuangan: Prijadi Prapto Suhardjo.
  • Menteri Agama: Tolchah Hasan.
  • Menhutbun: Bungaran Saragih.
  • Mendiknas: Yahya Muhaimin.
  • Menkesos: Achmad Sujudi.
  • Menteri Perhubungan dan Komunikasi: Agum Gumelar.
  • Menteri Tenaga Kerja: Al Hilal Hamdi.
  • Menperindag: Luhut Panjaitan.
  • Menteri ESDM: Purnomo Yusgiantoro.
  • Menkumham: Yusril Ihza Mahendra.
  • Menteri Pemukiman: Erna Witoelar.
  • Menbudpar: I Gde Ardika.
  • Men Kelautan dan Perikanan: Sarwono Kusumaatmaja.
  • Meneg PP & Kepala BKKBN: Khofifah Indar Parawansa.
  • Meneg Reformasi Administrasi: Ryaas Rasyid.
  • Meneg Koperasi & UKM: Zarkasih Nur.
  • Meneg Lingkungan Hidup: Soni Keraf.
  • Meneg Ristek: AS Hikam.
  • Menteri Muda Kehutanan: Nurmahmudi Ismail.
  • Menteri Muda KTI: Manuel Kaisiepo.
  • Menteri Muda Restrukturisasi Ekonomi: Cacuk Sudarijanto.
  • Panglima TNI: Widodo AS.
  • Jaksa Agung: Marzuki Darusman.

7 Februari 2001

  • Menkumham: Yusril Ihza Mahendra mundur, digantikan Baharuddin Lopa.

15 Maret 2001

  • Menhutbun: Nurmahmudi Ismail digantikan Marzuki Usman.

1 Juni 2001

  • Menko Polkam: Agum Gumelar menggantikan SBY.
  • Menhubkom Budi Mulyawan S. menggantikan Agum.
  • Jaksa Agung: Baharuddin Lopa menggantikan Marzuki Darusman.
  • Menkumham: Marsillam Simanjuntak.
  • Men KP: Rohmin Dauri menggantikan Sarwono Kusumaatmaja.
  • Jabatan Menmuda Restrukturisasi Ekonomi dibubarkan.

12 Juni 2001

  • Menkeu: Rizal Ramli menggantikan Prijadi Prapto Suhardjo.
  • Menko Ekuin: Burhanuddin Abdullah menggantikan Rizal Ramli.
  • Meneg Reformasi Administrasi: Anwar Supriyadi.

5 Juli 2001

  • Marzuki Darusman diangkat sebagai Sekretaris Kabinet.

10 Juli 2001

  • Jaksa Agung: Marsillam Simanjuntak menggantikan Baharuddin Lopa yang wafat.
  • Menkumham: Mahfud MD.
  • Menko Polkam & Menhan: dirangkap Agum Gumelar.

Baca Juga: Umur Presiden & Wakil Presiden RI saat Dilantik

Reshuffle Kabinet Megawati Soekarnoputri

Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia kelima pada periode 23 Juli 2001 hingga 20 Oktober 2004. Selama memimpin Kabinet Gotong Royong pada periode tersebut, tidak ada reshuffle kabinet formal.

Meski demikian, sejumlah menteri meninggalkan jabatan sebelum masa pemerintahan berakhir. Pergantian tersebut terjadi karena pengunduran diri, termasuk SBY dari posisi Menko Polhukam, Jusuf Kalla dari posisi Menko Kesra, dan Agum Gumelar dari jabatan Menteri Perhubungan pada 2004 untuk mengikuti Pilpres.

Reshuffle Kabinet Susilo Bambang Yudhoyono

SBY menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dalam dua periode dari 2004-2009 dan 2009-2014. Tercatat ada 14 kali reshuffle di masa 10 tahun pemerintahannya. 

7 Mei 2005

  • Menteri Keuangan: Jusuf Anwar digantikan Sri Mulyani

7 Desember 2005

  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Aburizal Bakrie digantikan Boediono.
  • Menperin: Andung Nitimihardja digantikan oleh Fahmi Idris.
  • Mennakertrans: Fahmi Idris digantikan Erman Suparno.

30 Maret 2007

  • Mendagri: M Maruf digantikan oleh Widodo AS yang merangkap Menko Polhukam.

9 Mei 2007

  • Mensesneg: Yusril Ihza Mahendra digantikan Hatta Rajasa.
  • Menhub: Hatta digantikan Jusman Syafii Djamal.
  • Menkominfo Sofjan Djalil digantikan oleh M Nuh.
  • Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal: Syaifullah Yusuf digantikan M Lukman Edy.
  • Menteri Hukum dan HAM: Hamid Awaluddin digantikan oleh Andi Mattalatta.

29 Agustus 2007

  • Mendagri: Widodo AS digantikan oleh Mardiyanto.

13 Juni 2008

  • Menko Kesra: Alwi Shihab digantikan Aburizal Bakrie

20 Mei 2010

  • Menkeu: Sri Mulyani digantikan Agus Martowardojo.

19 Oktober 2011

  • Menkumham: Patrialis Akbar digantikan Amir Syamsuddin.
  • Mentamben: Darwin Zahedy Saleh digantikan Jero Wacik.

15 Januari 2013

  • Menpora: Andi Mallarangeng digantikan oleh Roy Suryo.

14 Juni 2014 

  • Menkes: Endang Rahayu Sedyaningsih wafat dan digantikan oleh Pelaksana Tugas Nafsiah Mboi.

31 Januari 2014

  • Menparekraf: Mari Elka Pangestu.
  • Mendag: Gita Wirjawan menggantikan Mari Elka Pangestu.

9 Mei 2015

  • Menteri Agama: Suryadharma Ali digantikan Lukman Hakim Saefuddin.

13 Mei 2014

  • Menko Perekonomian: Hatta Rajasa digantikan Chairul Tanjung.

21 Mei 2014

  • Menkeu: Agus Martowardjojo digantikan oleh Hatta selaku Pelaksana Tugas Menkeu sebelum digantikan Chatib Basri.

Baca Juga: Jumlah Anggota Kabinet Indonesia dari Masa ke Masa, Pernah Sebanyak 132

Reshuffle Kabinet Joko Widodo

Presiden Joko Widodo memimpin Indonesia selama 2 periode pada 20 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2024. Jokowi juga kerap melakukan reshuffle di jajaran kabinetnya.

12 Agustus 2015

  • Menko Polhukam: Tedjo Edhy Purdijatno digantikan Luhut Binsar Pandjaitan.
  • Kepala Staf Kepresidenan: Teten Masduki menggantikan Luhut.
  • Menko Perekonomian: Sofyan Djalil digantikan Darmin Nasution.
  • Menko Kemaritiman: Indroyono Soesilo digantikan Rizal Ramli.
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: Andrino Chaniago digantikan Sofyan Djalil.
  • Menteri Perdagangan: Rachmat Gobel digantikan Thomas Lembong.
  • Sekretaris Kabinet: Andi Widjajanto digantikan Pramono Anung

27 Juli 2016

  • Menko Polhukam: Wiranto menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan.
  • Menko Kemaritiman: Luhut Binsar Pandjaitan menggantikan Rizal Ramli.
  • Menteri Keuangan: Sri Mulyani menggantikan Bambang Brodjonegoro.
  • Menteri ESDM: Arcandra Tahar menggantikan Sudirman Said.
  • Menteri Perindustrian: Airlangga Hartarto menggantikan Saleh Husin.
  • Menteri Perdagangan: Enggartiasto Lukita menggantikan Tom Lembong.
  • Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi menggantikan Ignasius Jonan.
  • Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Eko Putro Sandjojo menggantikan Marwan Ja'far.
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy menggantikan Anies Baswedan.
  • Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Asman Abnut menggantikan Yuddy Chrisnandi.
  • Menteri PPN/Kepala Bappenas: Bambang Brodjonegoro menggantikan Sofyan Djalil.
  • Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional: Sofyan Djalil menggantikan Ferry Musyidan Baldan.
  • Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Thomas Lembong menggantikan Franky Sibarani.
  • Wakil Menteri Perindustrian: Franky Sibarani.

14 Oktober 2016

  • Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM dan Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM.

17 Januari 2018 

  • Menteri Sosial: Idrus Marham menggantikan Khofifah Indar Parawansa.
  • Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko menggantikan Teten Masduki.

15 Agustus 2018

  • Menteri PAN-RB: Syafruddin menggantikan Asman Abnur.
  • Menteri Sosial: Agus Gumiwang Kartasasmita menggantikan Idrus Marham.

22 Desember 2020

  • Menteri Sosial: Tri Rismaharini menggantikan Juliari Batu Bara.
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sandiaga Uno menggantikan Wishnutama.
  • Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin menggantikan Terawan Agus Putranto.
  • Menteri Agama: Yaqut Cholil Quomas menggantikan Fachrul Razi.
  • Menteri Kelautan dan Perikanan: Wahyu Sakti Trenggono menggantikan Edhy Prabowo
  • Menteri Perdagangan: Muhammad Lutfi menggantikan Agus Suparmanto.
  • Wakil Menteri Pertahanan: Muhammad Herindra menggantikan Wahyu Sakti Trenggono.
  • Wakil Menteri BUMN: Pahala Mansury menggantikan Budi Gunadi Sadikin.
  • Dante Saksono Harbuwono menjadi Wakil Menteri Kesehatan.
  • Harvick Hasnul Qolbi menjadi Wakil Menteri Pertanian.
  • Eddy Hiariej menjadi Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

28 April 2021

  • Nadiem Makarim diangkat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek).
  • Bahlil Lahadalia diangkat sebagai Menteri Investasi.

15 Juni 2022

  • Menteri Perdagangan: Zulkifli Hasan menggantikan Muhammad Lufti.
  • Menteri ATR/Kepala BPN: Hadi Tjahjanto menggantikan Sofyan Djalil.
  • Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN: Raja Juli Antoni menggantikan Surya Tjandra.
  • John Wempi Wetipo sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri
  • Afriansyah Noor dilantik jadi Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

3 April 2023

  • Dito Ariotedjo dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. 

17 Juli 2023 

  • Menkominfo: Budi Arie Setiadi menggantikan Johnny G Plate.
  • Wakil Menteri Luar Negeri: Pahala Mansury menggantikan Mahendra Siregar.
  • Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Paiman Raharjo menggantikan Budi Arie Setiadi.
  • Wakil Menteri Agama: Saiful Rahmat Dasuki menggantikan Zainut Tauhid Sa'adi.
  • Wakil Menteri BUMN: Rosan Roeslani menggantikan Pahala Mansury.
  • Nezar Patria menjadi Wakil Menteri Kominfo.

25 Oktober 2023

  • Menteri Pertanian: Amran Sulaiman menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang jadi tersangka korupsi.

21 Februari 2024

  • Menteri ATR/BPN: Agus Harimurti Yudhoyono menggantikan Hadi Tjahjanto.
  • Hadi Tjahjanto digeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

18 Juli 2024 

  • Thomas Djiwandono ditunjuk sebagai Wamenkeu II.
  • Wakil Menteri Pertanian: Sudaryono menggantikan Harvick Hasnul Qolbi.
  • Yuliot Tanjung menjadi Wakil Menteri Investasi.

Agustus 2024

  • Supratman Andi Agtas jadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham)
  • Bahlil Lahadalia jadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  • Rosan Roeslani jadi Menteri Investasi/Kepala BKPM
  • Angga Raka Prabowo jadi Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo).

Baca Juga: Menteri Kabinet Merah Putih dengan Kinerja Terbaik per September 2026

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto mulai memimpin Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024. Hingga 1 Oktober 2026, Prabowo tercatat telah melakukan tujuh kali reshuffle.

19 Februari 2025

  • Mendiktisaintek: Brian Yuliarto menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.

8 September 2025

  • Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
  • Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia: Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding.
  • Menteri Koperasi: Ferry Joko Yuliantono menggantikan Budi Arie Setiadi.
  • Menteri Haji dan Umrah: Mochamad Irfan Yusuf.
  • Wakil Menteri Haji dan Umrah: Dahnil Anzar Simanjuntak.

17 September 2025

  • Menko Polkam: Djamari Chaniago menggantikan Budi Gunawan.
  • Menpora: Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo.
  • Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Afriansyah Noor menggantikan Immanuel Ebenezer.
  • Wakil Menteri Kehutanan: Rohmat Marzuki.
  • Wakil Menteri Koperasi: Farida Farichah.

8 Oktober 2025

  • Wakil Menteri Dalam Negeri: Akhmad Wiyagus.
  • Wakil Menteri Kesehatan: Benyamin Paulus Octavianus.
  • Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan: Dirgayuza Setiawan.
  • Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis: Agung Gumilar.

27 April 2026

  • Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH: Mohammad Jumhur Hidayat menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.
  • Wamenko Pangan: Hanif Faisol Nurofiq.
  • Kepala Staf Kepresidenan: Dudung Abdurachman menggantikan Muhammad Qodari.
  • Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Muhammad Qodari menggantikan Angga Raka Prabowo.
  • Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi: Hasan Nasbi.
  • Kepala Badan Karantina Indonesia: Abdul Kadir Karding.

14 September 2026

  • Menteri Keuangan: Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

1 Oktober 2026

  • Menko Hilirisasi dan Transisi Energi: Bahlil Lahadalia.
  • Menko PMK: Sugiono.
  • Menko Polkam: Dudung Abdurachman.
  • Menteri Luar Negeri: Arrmanatha Christiawan Nasir menggantikan Sugiono.
  • Menteri Perindustrian: Muhammad Sarmuji.
  • Wakil Menteri Keuangan: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman.
  • Wakil Menteri Pertanian: Muhammad Saleh Mustafa.
  • Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: Irwan Meilano.

Selain susunan kabinet, perombakan pada 1 Oktober 2026 juga mencakup sejumlah pejabat lembaga negara. Listyo Sigit Prabowo, misalnya, dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan, sementara Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit.

Penulis: Insi Faiqoh • Editor: Muhammad Sholeh

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?