Edukasi

Jenis Akreditasi Perpustakaan di Indonesia, Lebih Banyak Predikat A, B, atau C?

Perpustakaan di Indonesia memiliki predikat akreditasi A, B, dan C. Simak jumlahnya berdasarkan jenis perpustakaan selengkapnya di sini.

Jenis Akreditasi Perpustakaan di Indonesia, Lebih Banyak Predikat A, B, atau C?

Ilustrasi Perpustakaan I Brent Singleton/Pexels

Perpustakaan memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Terdapat suatu proses akreditasi untuk memastikan perpustakaan dikelola dengan baik. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan terdapat sebanyak 16.915 perpustakaan yang telah terakreditassi pada 2025. Akreditasi tersebut dikelompokkan menjadi akreditasi A, B, dan C.

Terdapat juga berbagai jenis perpustakaan seperti perpustakaan sekolah, perpustakaan umum, perpustakaan perguruan tinggi, dan perpustakaan khusus. Setiap jenis perpustakaan memiliki akreditasi yang berbeda-beda.

Predikat Akreditasi Apa yang Paling Banyak Dimiliki Perpustakaan di Indonesia?

Perpustakaan terakreditasi di Indonesia didominasi oleh akreditasi C.
Perpustakaan terakreditasi di Indonesia didominasi oleh akreditasi C.

Akreditasi C mendominasi dengan 10.347 perpustakaan atau persentase 61,17 persen dari seluruh jumlah perpustakaan terakreditasi. Terdapat 3.817 perpustakaan akreditase B atau 22,57 persen. 

Sementara itu, untuk akreditasi A hanya sebanyak 2.751 perpustakaan atau 16,26 persen dari jumlah seluruh perpustakaan terakreditasi.

Baca Juga: Pustakawan di Indonesia Paling Banyak di Jenjang Apa? Ini Sebarannya

Bagaimana Sebaran Predikat Akreditasi Berdasarkan Jenis Perpustakaan?

Menurut jenisnya, perpustakaan sekolah mendominasi dengan jumlah perpustakaan sebanyak 12.479. Pada perpustakaan sekolah, terdapat sebanyak 2,144 perpustakaan terakreditasi A, 2.456 perpustakaan terakreditasi B, dan 7.879 perpustakaan terakreditasi C.

Jenis perpustakaan umum terdapat sebanyak 3.466 perpustakaan. Terdapat 169 perpustakaan terakreditasi A, 1.106 perpustakaan terakreditasi B, dan 2.191 perpustakaan terakreditasi C.

Jenis perpustakaan perguruan tinggi, jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding dua jenis sebelumnya yakni 693 perpustakaan terakreditasi. Pada perpustakaan jenis ini terdapat sebanyak 320 perpustakaan terakreditasi A, 178 perpustakaan terakreditasi B, dan 195 perpustakaan terakreditasi C.

Sementara itu, perpustakaan khusus memiliki jumlah paling sedikit, yaitu 277 perpustakaan terakreditasi. Dari jumlah tersebut terdapat sebanyak 118 perpustakaan terakreditasi A, 77 perpustakaan terakreditasi B, dan 82 perpustakaan terakreditasi C.

Baca Juga: Wilayah dengan Perpustakaan Terakreditasi Terbanyak di Jakarta 2025, Jaktim Unggul 

Provisi dengan Perpustakaan Terakreditasi Terbanyak

Jawa Timur menjadi provinsi dengan perpustakaan terakreditasi terbanyak yakni 3.285. Jawa Tengah berada di peringkat kedua dengan jumlah perpustakaan 2.681. Peringkat ketiga ditempati oleh DI Yogyakarta dengan jumlah perpustakaan 1.150.

Peringkat keempat diisi oleh Jawa Barat dengan jumlah perpustakaan 1.129. Bali menyusul pada peringkat lima dengan 866 perpustakaan. Kemudian, Sulawesi Selatan berada pada peringkat keenam dengan 796 perpustakaan.

Baca Juga: Inilah Persebaran Perpustakaan Terakreditasi di Indonesia, Daerah Mana yang Terbanyak?

Di urutan ketujuh terdapat Kepulauan Bangka Belitung  dengan 766 perpustakaan. Urutan kedelapan ditempati oleh DKI Jakarta dengan 715 perpustakaan. Kalimantan Barat berada pada urutan kesembilan dengan 452 perpustakaan. Sumatera Selatan menempati urutan kesepuluh dengan 410 perpustakaan.

Selain itu, Jawa Timur menjadi provinsi dengan perpustakaan terakreditasi A dan C terbanyak yaitu 626 dan 2.036 perpustakaan. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan perpustakaan terakreditasi B terbanyak yaitu 737 perpustakaan. 

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/Um1wWk1FMTNWakJHY20xUldYbzBkRzVLZG1KSlFUMDkjMyMwMDAw/-jumlah-perpustakaan-terakreditasi-menurut-provinsi--jenis-perpustakaan--dan-predikat-akreditasi.html?year=2025

Key Insights

  • Mayoritas perpustakaan di Indonesia (61,17%) masih memiliki akreditasi C, menunjukkan perlunya peningkatan kualitas dan standar pengelolaan secara signifikan.
  • Perpustakaan perguruan tinggi dan khusus menunjukkan kualitas yang lebih baik dengan proporsi akreditasi A yang lebih tinggi dibandingkan jenis perpustakaan lain, meskipun jumlahnya paling sedikit.
  • Dominasi perpustakaan sekolah dalam jumlah terakreditasi (12.479) mencerminkan potensi besar untuk mendukung pendidikan dasar dan menengah, namun mayoritasnya masih berakreditasi C.
  • Konsentrasi perpustakaan terakreditasi di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta menunjukkan disparitas regional dalam infrastruktur dan kualitas perpustakaan.

Penulis: Linda Lestari • Editor: Firda Wandira

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?