Ketika berwisata, tamu domestik ternyata lebih banyak menginap di hotel kelas menengah. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 32,66% wisatawan Indonesia memilih hotel bintang 3, mengungguli kelas hotel lainnya dari sisi proporsi tamu.
Sementara itu, hotel bintang 4 berada di urutan kedua dengan 29,58%, disusul hotel bintang 2 berada di angka 21,4%, hotel bintang 5 sebesar 11,93%, dan hotel bintang 1 menjadi yang paling rendah dengan 4,43%.
Baca Juga: 5 Provinsi dengan Hotel Bintang 5 Terbanyak di Indonesia
Dominasi hotel bintang 3 ini mencerminkan keseimbangan yang dicari oleh wisatawan domestik, antara harga yang relatif terjangkau dan kualitas layanan yang memadai. Segmen ini umumnya menawarkan fasilitas yang cukup lengkap seperti restoran, ruang pertemuan, serta lokasi strategis, tanpa biaya setinggi hotel berbintang lebih tinggi.
Di sisi lain, kuatnya performa hotel bintang 4 menunjukkan adanya segmen tamu yang tetap mengutamakan kenyamanan dan pengalaman menginap yang lebih premium, meskipun dengan biaya lebih tinggi.
Sedikit berbeda, tamu asing di Jakarta cenderung lebih memilih menginap di hotel bintang 4, dengan proporsi mencapai 42,31%. Hotel bintang 5 menyusul dengan 36,49%, diikuti hotel bintang 3 (17,14%), hotel bintang 2 (3,25%), dan hotel bintang 1 (0,81%).
Hal serupa terlihat dari proporsi tamu yang menginap di setiap hotel bintang. Untuk hotel bintang 1, 98,07% dari total tamu yang menginap adalah tamu nusantara, sedangkan tamu asing hanya 1,93%. Kondisi yang berbeda terlihat di hotel bintang 5, dengan proporsi tamu asing yang menginap mencapai 24,83%, jauh lebih tinggi dibanding kelas lain.
Secara keseluruhan, tingkat penghunian kamar di hotel bintang di Jakarta mencapai 43,97% pada Maret 2026, turun 7,75% poin dari bulan sebelumnya, namun naik 5,71% secara tahunan.
Rata-rata lama menginap tamu hotel bintang di Jakarta mencapai 1,60 malam, sedikit bertambah dari bulan sebelumnya selama 1,59 malam. Menurut kelas hotel bintangnya, rata-rata lama menginap di hotel bintang 4 jadi yang terlama, mencapai 1,69 malam, diikuti hotel bintang 3 dengan 1,60 malam, hotel bintang 5 selama 1,59 malam, hotel bintang 1 dengan 1,58 malam, dan terakhir hotel bintang 2 dengan 1,46 malam.
Baca Juga: Perkembangan Bisnis Hotel Bintang di Indonesia
Sumber:
http://jakarta.bps.go.id/id/pressrelease/2026/05/04/1282/perkembangan-pariwisata.html
Penulis: Agnes Z. Yonatan