Hemat Uang Jajan jadi Tujuan Utama MBG Menurut Peserta Didik

Selain itu, dorong pola makan teratur dan konsentrasi belajar juga jadi tujuan utama MBG menurut peserta didik Indonesia.

Hemat Uang Jajan jadi Tujuan Utama MBG Menurut Peserta Didik Ilustrasi MBG | Indonesia.go.id
Ukuran Fon:

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo telah resmi diluncurkan pada Senin (6/1/2025). Program ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan gizi bagi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain tujuan utamanya, MBG diharapkan dapat mendorong pemberdayaan UMKM dan ekonomi masyarakat. 

Awalnya MBG ditargetkan menjangkau 17,9 juta penerima hingga akhir 2025, namun Prabowo mendorong jangkauan hingga 82,9 juta penerima. 

Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), bersama Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Wahana Visi Indonesia (WVI) menyebutkan bahwa peserta didik Indonesia rupanya tidak menganggap penguatan gizi sebagai tujuan utama MBG. Menariknya, mayoritas anak penerima MBG merasa tujuan program ini adalah untuk menghemat uang jajan.

Tujuan program MBG di mata peserta didik | GoodStats
Tujuan program MBG di mata peserta didik | GoodStats

Sebanyak 16,7% responden merasa tujuan MBG adalah untuk menghemat uang jajan. Adanya program ini membuat anak tidak perlu jajan di jam istirahat, membuat uang jajan bisa lebih hemat untuk ditabung. 

Di sisi lain, 7,1% responden merasa MBG membuat pola makan menjadi lebih teratur dan 6,5% beranggapan MBG mampu meningkatkan konsentrasi belajar. Asupan nutrisi selama di sekolah turut memengaruhi konsentrasi belajar, sehingga banyak yang merasa lebih bisa fokus ke pelajaran dengan adanya MBG.

Lebih lanjut, 5,6% responden merasa tujuan utama MBG adalah untuk membuat anak Indonesia lebih sehat lewat ragam menu yang disajikan. Ada pula 3,4% responden yang menganggap tujuan MBG adalah agar lebih kenyang.

Sebanyak 3,3% responden memilih edukasi gizi dan makan bersama sebagai tujuan MBG. Hadirnya MBG turut menambah wawasan terkait pentingnya keseimbangan nutrisi dalam makanan sehari-hari. Selain itu, MBG juga membuat anak-anak makan bersama, memberikan lebih banyak waktu untuk bercengkrama dan membangun persahabatan.

Adanya MBG juga mendorong 1,6% responden untuk tidak jajan sembarangan. Anak-anak kini bisa menikmati makanan dengan gizi yang lebih seimbang tanpa perlu jajan sembarangan, yang kadang menjadi kekhawatiran banyak orang tua karena kandungan gizinya yang kurang jelas.

Terakhir, 1,5% responden merasa tujuan MBG adalah untuk membantu orang yang tidak mampu dengan menyediakan makanan gratis.

Tujuan lainnya yang tidak masuk jajaran sepuluh besar meliputi pencegahan stunting (1,4%), agar rajin ke sekolah (1,1%), sarapan lebih terjamin (1%), meningkatkan prestasi (0,9%), hingga makan empat sehat lima sempurna (0,7%). Ada pula 0,4% responden yang menjawab tidak tahu.

Adapun survei ini dilakukan dengan metode Listening to Children (LtC) dan Child-Led Research (CLR), di mana pengumpulan data dipimpin oleh anak. Model ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif anak dengan lebih luas didorong pemahaman teman sebayanya. Sebanyak 1.624 responden berusia 12-17 tahun dari 12 provinsi yang telah menerima MBG dilibatkan dalam survei pada April-Agustus ini.

Baca Juga: 52% Anak Indonesia Tidak Suka Rasa dan Kualitas Makanan dari MBG

Sumber:

https://cisdi.org/riset-dan-publikasi/publikasi/kajian-suara-anak-mengedepankan-perspektif-anak-dalam-program-mb

Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor

Konten Terkait

Bukan "Snow White", Ini Film Live Action Disney dengan Rating Terburuk

Mulai dari alur cerita, pengembangan karakter yang kurang mendalam, hingga pilihan casting yang kontroversial menjadi beberapa faktor rendahnya rating film ini.

Puasa Tahun Ini, Masyarakat Timur Tengah Gemar Cari Konten Ramadan

Mencari konten, self shopping, hingga berkumpul kerabat. Simak tradisi masyarakat Timur Tengah menyambut bulan suci Ramadan 2025

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook