Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan penerimaan daerah, Jakarta terus memperkuat aktivitas ekspor ke berbagai negara. Selain menjadi sumber devisa, kegiatan ekspor turut menciptakan peluang kerja baru dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk dalam negeri di tingkat global. Keunggulan Jakarta sebagai pusat logistik nasional, yang didukung pelabuhan dan bandar udara berstandar internasional, juga menjadikannya gerbang utama bagi aktivitas ekspor dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai pusat aktivitas industri ekonomi, berbagai produk dihasilkan dari ibu kota ini. Mulai dari produk minyak dan gas, makanan dan minuman, tekstil, hingga otomotif, berbagai hasil produksi dari ibu kota telah menjangkau banyak negara. Tingginya permintaan terhadap produk-produk tersebut menunjukkan daya saing Jakarta yang kuat dalam perdagangan global.
Baca Juga: Kota dengan Daya Tarik Tertinggi di Asia Pasifik 2026, Ada Jakarta!
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis daftar negara tujuan ekspor Jakarta per April 2026. Diketahui, Jakarta paling banyak melakukan ekspor ke China dengan nominal menyentuh US$180,50 juta. Tingginya angka ini dapat dilatarbelakangi oleh kebutuhan yang tinggi dari China, mengingat statusnya sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar, terutama di lingkup Asia. Kondisi ini menjadi peluang bagi Jakarta untuk menjangkau pasar yang lebih besar.
Di urutan kedua terdapat Amerika Serikat dengan nilai ekspor mencapai US$176,74 juta. Daya beli konsumen yang tinggi menjadi salah satu alasan besarnya angka ekspor ke negeri Paman Sam ini.
Dominasi China dan Amerika Serikat menunjukkan adanya pasar dengan permintaan tinggi. Di sisi lain, adanya perjanjian dagang dan diplomasi antara Indonesia dengan kedua negara adidaya tersebut turut memperlancar akses ekspor produk tanah air.
Negara tujuan ekspor Jakarta berikutnya diisi oleh Tailan (US$120,13 juta), Uni Emirat Arab (US$116,32 juta), Jepang (US$97,02 juta), Filipina (US$85,17 juta), Belanda (US$80,76 juta), Malaysia (US$80,75 juta), Vietnam (US$74,07 juta), dan Hong Kong (US$60,99 juta).
Dalam daftar di atas, dapat dilihat bahwa pasar Asia masih menjadi tujuan utama ekspor Jakarta. Sebanyak 8 dari 10 negara tujuan berasal dari negara-negara Asia. Secara keseluruhan, Asia masih menjadi pasar strategis bagi produk ekspor Jakarta. Meskipun demikian, masih ada peluang untuk ekspansi ke kawasan lain untuk memperluas jangkauan perdagangan secara global.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Upah Buruh Tertinggi per Februari 2026, Jakarta Memimpin!
Sumber:
https://jakarta.bps.go.id/id/publication/2026/06/05/3bf2957bae4a6a12b6f1460d/berita-resmi-statistik-provinsi-dki-jakarta-juni-2026.html
Penulis: Alifia Ayu Fitriana
Editor: Editor