10 Komoditas Ekspor Pertanian Terbesar Awal 2026
Komoditas • 3 Mei 2026Buah-buahan tahunan jadi komoditas pertanian dengan berat bersih ekspor terbesar, mencapai 149,9 ribu ton hingga Februari 2026
Buah-buahan tahunan jadi komoditas pertanian dengan berat bersih ekspor terbesar, mencapai 149,9 ribu ton hingga Februari 2026
China jadi pasar utama ekspor buah Indonesia, beratnya mencapai 583 ribu ton pada 2025
Nigeria jadi negara pemasok terbesar, dengan berat ekspor mencapai 4,6 juta ton
Indonesia memperkuat ekspor durian ke China lewat jalur langsung yang memangkas waktu kirim dan biaya distribusi hingga 50%.
Indonesia mengimpor 206,4 ribu ton beras dari Myanmar, tertinggi dari negara lain pada 2025
China menjadi kontributor utama, dengan menyuplai 96% dari total berat impor
Sekitar 97% dari total impor laptop Indonesia pada 2025 berasal dari China
Indonesia mengekspor 74,7 ribu ton sepatu olahraga ke AS pada 2025, setara 36% dari total ekspor
China jadi tujuan utama ekspor minyak kelapa sawit Indonesia, dengan total 4,03 juta ton diekspor pada 2025
Tailan jadi pasar utama minyak mentah Indonesia, dengan volume penjualan capai 2,2 juta ton pada 2025.
Selain Jepang, Indonesia juga mengekspor gas alam ke China (3,7 juta ton) dan Singapura (3,5 juta ton)
Tailan jadi pasar utama minyak mentah Indonesia, dengan volume penjualan capai 2,2 juta ton pada 2025
Jawa Barat jadi provinsi penyumbang nilai ekspor nasional tertinggi pertama dengan US$3,14 miliar, diikuti oleh Sulawesi Tengah dengan capaian US$2,09 miliar.
Nilai ekspor dari 10 kelompok barang utama pada Januari 2026 tercatat sebesar US$14,07 miliar
Nilai impor nonmigas Indonesia mencapai US$18,04 miliar pada Januari 2026, naik US$2,58 miliar atau 16,71% dibandingkan Januari 2025
Jawa Barat menjadi provinsi dengan penyumbang nilai total ekspor nasional tertinggi sebesar US$3,13 miliar, disusul oleh Sulawesi Tengah sebanyak US$2,08 miliar
Mesir jadi negara pemasok kurma terbesar di Indonesia, mencapai 24 ribu ton pada 2025.
Mesir jadi pemasok kurma terbesar ke Indonesia, mencapai 24,3 ribu ton pada 2025
Sebanyak 82% pembahasan terkait kesepakatan dagang RI-AS bersentimen positif di media online, 14,2% netral dan 3,8% negatif.
Melihat kembali proses negosiasi tarif impor AS-Indonesia dari 32% hingga turun ke 19%.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook