Ekonomi dan Bisnis

Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Perusahaan Peternakan Terbanyak 2025

Predikat provinsi dengan perusahaan ternak terbanyak di Indonesia per 2025 dipegang oleh Jawa Barat yang memiliki 44 perusahaan ternak besar dan kecil.

Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Perusahaan Peternakan Terbanyak 2025

Ilustrasi Peternakan Sapi | Yan Krukau/Pexels

Industri peternakan terus berkembang di berbagai penjuru Indonesia untuk memasok kebutuhan pangan hewani seperti daging, susu, dan telur dalam skala besar.

Kegiatan peternakan ini kebanyakan dilakukan oleh perusahaan peternakan berbadan hukum, usaha peternakan perorangan, dan usaha peternakan lainnya.

Secara umum, perusahaan peternakan berbadan hukum kerap terbagi menjadi dua kelompok, yakni perusahaan peternakan ternak besar yang melakukan kegiatan usaha budidaya ternak besar (sapi potong, kuda, dan kerbau) dan perusahaan peternakan ternak kecil (kambing, domba, dan babi).

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS), per 2025 terdapat 200 perusahaan peternakan berbadan hukum di seluruh Indonesia, dengan rincian 187 di antaranya masih aktif beroperasi dan 13 lainnya sedang tutup sementara.

Sebanyak 185 perusahaan dari data tersebut aktif melakukan budidaya ternak, termasuk kegiatan pemeliharaan, pengelolaan, dan pengembangbiakkan ternak.

Jika ditinjau berdasarkan sebarannya, mayoritas perusahaan ternak besar dan ternak kecil ini tersebar di Pulau Jawa dan Sumatra. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah perusahaan ternak besar dan ternak kecil terbanyak pada 2025, dengan total 44 perusahaan.

Baca Juga: 10 Aspek Kinerja Pemprov Jawa Barat dengan Tingkat Kepuasan Tertinggi Juli 2026

Menyusul pada urutan kedua adalah Nusa Tenggara Barat dengan 26 perusahaan, diikuti Jawa Timur dengan 25 perusahaan.

Lampung memiliki 21 perusahaan ternak besar dan kecil, yang membuatnya berada di urutan keempat. Di posisi berikutnya terdapat Jawa Tengah dengan 19 perusahaan serta Banten dengan 17 perusahaan.

Beralih ke Pulau Sumatra, peringkat ketujuh diisi oleh Sumatra Utara dengan total 16 perusahaan dan diikuti oleh Sumatra Selatan sebanyak 5 perusahaan.

Daftar 10 besar provinsi dengan perusahaan ternak terbanyak ditutup oleh Kepulauan Bangka Belitung di posisi kesembilan yang memiliki 4 perusahaan dan Daerah Istimewa Yogyakarta di urutan kesepuluh dengan 3 perusahaan.

Keberadaan perusahaan ternak besar dan ternak kecil di Jawa Barat terlihat mendominasi, bahkan jumlahnya tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan gabungan dari Sulawesi Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan DI Yogyakarta.

Mengapa Banyak Perusahaan Ternak di Pulau Jawa?

Pada 2025, sebanyak 54% perusahaan ternak besar dan kecil berlokasi di Pulau Jawa. Hal ini tidak mengherankan, mengingat Pulau Jawa masih menjadi pusat ekonomi dan perdagangan di Indonesia.

Pulau Jawa juga cenderung memiliki akses yang lebih mudah untuk menjangkau pasar global. Tidak hanya itu, dukungan pemerintah daerah dan ketersediaan sumber daya manusia yang terampil di bidangnya juga lebih banyak.

Bersamaan dengan itu, Pulau Sumatra menjadi rumah dari 22,5% perusahaan ternak besar dan ternak kecil lainnya. Dengan lahan yang luas dan subur, Sumatra menjadi lokasi ideal untuk membudidayakan berbagai jenis ternak.

Sedangkan 23,5% perusahaan ternak besar dan ternak kecil lainnya tersebar di berbagai wilayah seperti Nusa Tenggara, Kalimantan dan daerah lainnya. Artinya, pola sebaran perusahaan ternak di Indonesia menyesuaikan kondisi geografis dan ekonomi lokal.

Baca Juga: 10 Negara dengan Spesies Hewan Terancam Punah Terbanyak 2026, Indonesia Nomor 1!

Sumber:

https://cdn.gnfi.net/goodstats/uploads/publications/files/2026/07/15/statistik-perusahaan-peternakan-ternak-besar-dan-ternak-kecil-2025-hVmrKBYJHe.pdf

Penulis: Adhwa Aqillaa Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?