Film Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi meraih 10 juta penonton sejak tayang perdana pada 27 November 2025. Sekuel dari Agak Laen ini pun resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Film ini sukses mengumpulkan 272,8 ribu penonton pada hari pertama, jauh melampaui film perdananya, Agak Laen (2024) yang meraih 181,7 ribu penonton di hari pertama. Pada hari ketiga penayangan, genap 1 juta penonton telah menyaksikan film ini.
Kesuksesan Agak Laen tidak datang begitu saja. Dengan mengusung komedi yang dekat dengan realitas sehari-hari, dialog yang akrab, serta karakter yang mudah dikenali, film ini mampu membangun kedekatan emosional dengan penontonnya. Respons positif publik menunjukkan bahwa selera pasar film nasional semakin terbuka terhadap karya-karya lokal yang berani, segar, dan relevan dengan pengalaman masyarakat.
Pencapaian ini sekaligus menjadi penanda penting bagi industri film Indonesia. Rekor penonton yang dipecahkan Agak Laen: Menyala Pantiku! tidak hanya mencerminkan keberhasilan sebuah film, tetapi juga menegaskan potensi besar perfilman nasional dalam menarik minat penonton secara masif dan berkelanjutan, membuka peluang bagi sineas lokal untuk terus bereksperimen, menghadirkan cerita yang berani dan relevan, sekaligus memperkuat posisi film nasional di hati penonton.
Baca Juga: Jumbo Berhasil Jadi Film Animasi Terlaris Se-Asia Tenggara
Sementara itu, Jumbo memegang predikat film Indonesia terlaris kedua sepanjang sejarah, mengumpulkan 10,2 juta penonton. Jumbo menggeser posisi KKN di Desa Penari yang sebelumnya jadi film Indonesia terlaris dengan 10,06 juta penonton.
Menariknya, Agak Laen duduk di peringkat keempat film terlaris Indonesia dengan 9,1 juta penonton. Masuknya kedua seri dalam daftar menegaskan bagaimana penonton Indonesia mendambakan komedi segar di tengah gempuran film horror.
Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 menjadi film Indonesia terlaris kelima dengan 6,86 juta penonton, diikuti Pengabdi Setan 2: Communion (6,39 juta), Dilan 1990 (6,31 juta), Miracle in Cell No 7 (5,86 juta), Vina: Sebelum 7 Hari (5,81 juta), dan Dilan 1991 (5,25 juta).
Mayoritas film Indonesia terlaris berasal dari genre horror, menunjukkan preferensi publik yang jelas. Sementara itu, genre komedi hingga romansa juga mulai menunjukkan taringnya.
Baca Juga: Film Indonesia Masih Memuncaki Top Box Office 2025
Sumber:
https://filmindonesia.or.id/film/penonton
Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor