63% Publik RI Punya Hewan Peliharaan untuk Atasi Stres

Hewan peliharaan dipercaya dapat mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati bagi pemiliknya.

63% Publik RI Punya Hewan Peliharaan untuk Atasi Stres Ilustrasi Hewan Peliharaan | To Tao/Pexel
Ukuran Fon:

Sebagai makhluk sosial, manusia berinteraksi setiap hari, bukan hanya dengan sesama, tetapi juga dengan hewan peliharaan. Bagi sebagian orang, kehadiran hewan peliharaan memberi warna dan makna tersendiri dalam kehidupan sehari-hari.

Berdasarkan laporan survei Jakpat 2026, minat untuk memelihara hewan terlihat cukup tinggi di berbagai kelompok usia. Sebanyak 52% responden yang berasal dari kalangan Gen X, Milenial, dan Gen Z tercatat memiliki hewan peliharaan

Alasan untuk memelihara hewan biasanya muncul sebelum seseorang memutuskan untuk memeliharanya atau bisa juga berkembang setelahnya.

Mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati menjadi alasan paling tinggi untuk memiliki hewan peliharaan
Mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati menjadi alasan paling tinggi untuk memiliki hewan peliharaan | Goodstats

Mayoritas responden (63%) menyebutkan alasan memiliki hewan peliharaan adalah untuk mengurangi stres dan meningkatkan mood atau suasana hati. Hewan peliharaan dapat membuat pemiliknya merasa tenang dan nyaman, terutama saat melakukan interaksi fisik seperti menyentuh atau mengelusnya.

Tepat di bawahnya, mempunyai teman di rumah (62%) menjadi alasan terbesar kedua untuk memelihara hewan. Hal ini menunjukkan bahwa hewan peliharaan dapat mengurangi rasa kesepian bagi pemiliknya. Lebih dari itu, memelihara hewan menjadi sarana untuk melatih tanggung jawab saat merawatnya (42%).

Beberapa responden yang memiliki hewan peliharaan menyukai look atau tampilan dari hewan tersebut (31%) yang cenderung menggemaskan. Selain itu, memelihara hewan juga dilakukan untuk alasan keamanan (22%). Beberapa hewan seperti anjing dapat dilatih untuk menjaga rumah pemiliknya.

Alasan memiliki hewan peliharaan selanjutnya adalah untuk mendorong lebih banyak aktivitas (18%). Hal ini dikarenakan saat memelihara hewan, dibutuhkan perawatan hingga interaksi yang konsisten dan secara langsung memengaruhi rutinitas harian pemiliknya.

Sementara itu, ingin bergabung dengan komunitas pecinta hewan peliharaan (10%) juga menjadi pertimbangan saat memelihara hewan. Melalui komunitas tersebut, para pemilik hewan peliharaan dapat menambah relasi dan saling sharing seputar peliharaannya.

Baca Juga: Kucing Jadi Hewan yang Sering Muncul dalam Konten Rekayasa Penyelamatan Hewan

Hewan Peliharaan Paling Diminati

Kucing menjadi hewan peliharaan yang paling diminati
Kucing menjadi hewan peliharaan yang paling diminati | Goodstats

Tidak semua jenis hewan dapat dipelihara manusia di rumahnya. Hasil survei Jakpat menunjukkan lima hewan yang paling banyak dipilih untuk dipelihara. Posisi pertama ditempati oleh kucing (75%). Bahkan, 38% responden pemiliknya memelihara kucing yang diambil dari jalanan.

Selanjutnya, ikan (30%) menjadi hewan peliharaan yang juga cukup populer. Biasanya, ikan dipelihara di akuarium untuk mendapatkan kesan estetikanya. Beberapa responden juga memilih burung (21%) sebagai peliharaan. Selain keindahan bulunya, beberapa jenis burung juga memiliki suara yang indah. Bahkan, terdapat kompetisi kicau burung yang ramai diikuti oleh peserta.

Posisi selanjutnya terdapat anjing (11%) dan kelinci (8%) sebagai hewan untuk dipelihara. Beberapa anjing dapat memahami perintah manusia jika sering dilatih. Sementara itu, kelinci memiliki visual yang imut bagi beberapa orang.

Adapun survei Pet Industry in Indonesia ini dilakukan pada 9-10 Maret 2026 dengan melibatkan 1.254 responden. Pendistribusian kuesioner melalui Jakpat mobile app dengan margin kesalahan sebesar 5%.

Baca Juga: Inilah 7 Hewan Paling Setia di Dunia pada Pasangannya

Sumber:

https://insight.jakpat.net/pet-industry-in-indonesia/

Penulis: Alifia Ayu
Editor: Editor

Konten Terkait

Rupiah Hari Ini 28 April 2026 Loyo Lagi, Masih Tertinggal dari Mata Uang Asia Lain

Nilai rupiah hari ini 28 April 2026 melemah ke Rp17.235, simak perbandingannya dengan mata uang Asia lainnya dan pergerakannya dibanding kemarin.

Komposisi Penduduk Indonesia Menurut Kelas Ekonomi 2025

Komposisi penduduk Indonesia pada 2025 didominasi kelompok menuju kelas menengah (50,4%). Sementara itu, kelas menengah terus tergerus.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook