Dunia ekonomi Indonesia pada tahun 2025 lalu sedang menunjukkan gairah yang sangat positif. Berdasarkan data terbaru, total realisasi investasi nasional mencapai Rp1.931 triliun sepanjang 2025. Angka besar ini merupakan gabungan dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia masih menjadi destinasi favorit bagi para pemilik modal untuk memutar uang mereka. Namun, jika dibedah lebih dalam, ada pergeseran menarik mengenai wilayah mana saja yang menjadi "magnet" utama uang-uang tersebut mengalir. Tidak lagi melulu soal pusat kota, arah pembangunan kini mulai merambah ke kawasan industri penyangga dan wilayah yang kaya akan potensi sumber daya alam.
10 Provinsi dengan Jumlah Investasi Terbesar
Berikut adalah urutan lengkap provinsi dengan realisasi investasi paling mentereng pada tahun 2025.
Baca Juga: Ketimpangan Realisasi Investasi Daerah di Indonesia, Bagaimana Datanya?
Pada urutan pertama, Jawa Barat tampaknya masih sulit digeser dari takhta tertinggi. Provinsi ini berhasil mengukuhkan diri sebagai penerima investasi lokal dan asing tertinggi di Indonesia dengan capaian Rp296,82 triliun. Angka ini setara dengan menyumbang sekitar 15% dari total kue investasi nasional.
Lalu, apa rahasianya? Salah satu faktor pendorong utamanya adalah masifnya relokasi industri dari Jakarta ke kawasan-kawasan penyangga di Jawa Barat. Ketersediaan lahan yang luas, akses infrastruktur yang semakin terintegrasi, serta ekosistem industri yang sudah matang membuat para pengusaha merasa lebih nyaman membangun pabrik dan pusat produksinya di tanah Pasundan ini.
Di posisi kedua, DKI Jakarta tetap membuktikan taringnya dengan meraih investasi sebesar Rp270,92 triliun. Meski industri manufaktur mulai bergeser ke pinggiran, Jakarta tetap menjadi pusat untuk sektor jasa, keuangan, dan teknologi. Menyusul di peringkat ketiga, Jawa Timur mencatatkan realisasi sebesar Rp145,11 triliun, yang menegaskan perannya sebagai motor penggerak ekonomi di bagian timur Pulau Jawa.
Hal yang paling mencuri perhatian dalam komposisi sepuluh besar kali ini adalah munculnya nama-nama provinsi dari luar Pulau Jawa yang melesat naik. Sulawesi Tengah berhasil menduduki peringkat kelima dengan total investasi Rp127,18 triliun, disusul oleh Maluku Utara di posisi keenam dengan Rp90,69 triliun.
Mungkin banyak yang bertanya-tanya, mengapa kedua wilayah ini bisa begitu menonjol padahal jumlah proyeknya tergolong terbatas? Jawabannya terletak pada proyek hilirisasi.
Investasi yang masuk ke wilayah ini memiliki nilai yang sangat besar karena berfokus pada pengolahan sumber daya alam mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Ini membuktikan bahwa strategi pemerintah dalam mendorong hilirisasi mulai membuahkan hasil nyata pada angka realisasi investasi daerah.
Baca Juga: 10 Kota dengan Jam Tidur Paling Sedikit
Penulis: Emily Zakia
Editor: Editor