Nasional

10 Kabupaten dengan Desa Terbanyak di Jawa Tengah 2025

Kabupaten Purworejo tercatat memiliki 469 desa, terbanyak di Jawa Tengah pada 2025.

10 Kabupaten dengan Desa Terbanyak di Jawa Tengah 2025

Potret Kabupaten Purworejo | Pemkab Purworejo

Desa merupakan unit pemerintahan paling dekat dengan masyarakat. Selain menjadi pusat pelayanan publik di tingkat lokal, desa juga memiliki peran penting dalam pembangunan wilayah, pengelolaan potensi daerah, hingga pemberdayaan masyarakat. 

Di Jawa Tengah, jumlah desa tersebar di puluhan kabupaten dan kota. Namun, tidak semua daerah memiliki jumlah desa yang sama. Ada kabupaten yang membawahi ratusan desa karena luas wilayah, kondisi geografis, maupun perkembangan administrasi pemerintahannya.

Menurut data Sekretariat Daerah (Setda) via Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Purworejo jadi daerah dengan jumlah desa terbanyak di provinsi tersebut, mencapai 469 desa pada 2025.

Baca Juga: Kota Surakarta Jadi Wilayah Terpadat di Jawa Tengah 2026

Posisi kedua ditempati Kabupaten Kebumen yang memiliki 449 desa. Sementara itu, Kabupaten Pati berada di urutan ketiga dengan 401 desa, menjadi satu-satunya kabupaten selain Purworejo dan Kebumen yang memiliki lebih dari 400 desa.

Di bawah tiga besar, Kabupaten Klaten menempati posisi keempat dengan 391 desa. Posisi kelima ditempati Kabupaten Magelang yang memiliki 367 desa.

Di peringkat keenam terdapat Kabupaten Banyumas dengan total 301 desa, diikuti Kabupaten Brebes (292 desa), Kabupaten Rembang (287 desa), Kabupaten Rembang (287 desa), dan Kabupaten Tegal (281 desa). Daftar sepuluh besar kabupaten dengan jumlah desa terbanyak di Jawa Tengah ditutup oleh Kabupaten Grobogan yang memiliki 273 desa.

Menariknya, daftar tersebut didominasi oleh kabupaten-kabupaten yang berada di wilayah selatan dan tengah Jawa Tengah. Purworejo, Kebumen, Magelang, Banyumas, Klaten, dan Tegal merupakan daerah yang memiliki karakteristik wilayah pedesaan yang masih cukup luas.

Meski begitu, beberapa kabupaten di kawasan Pantura seperti Pati, Rembang, Brebes, dan Grobogan juga masuk dalam daftar.

Mengapa Jumlah Desa Berbeda-Beda?

Perbedaan jumlah desa antarkabupaten dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah luas wilayah. Kabupaten yang memiliki wilayah lebih luas umumnya memiliki lebih banyak permukiman yang berkembang menjadi desa.

Selain itu, sejarah administrasi juga berperan besar. Banyak desa yang telah terbentuk sejak lama dan tetap dipertahankan sebagai satuan pemerintahan hingga sekarang. Karena itu, jumlah desa tidak selalu sebanding dengan jumlah penduduk.

Faktor lainnya adalah karakteristik geografis. Daerah dengan bentang alam berupa pegunungan, perbukitan, atau kawasan pertanian sering kali memiliki permukiman yang tersebar sehingga terbentuk lebih banyak desa dibandingkan wilayah yang lebih terpusat.

Baca Juga: Semarang Jadi Magnet Wisatawan Lokal di Jawa Tengah

Sumber:

https://jateng.bps.go.id/id/statistics-table/2/NzQjMg==/jumlah-desa-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-tengah.html

Penulis: Agnes Z. Yonatan Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?