Kekuatan Paspor Negara-Negara Asia Tenggara 2022, Indonesia Urutan Berapa?

Tingkat kekuatan paspor dipengaruhi oleh banyaknya jumlah akses bebas visa ke negara lain. Bagaimana dengan peringkat Indonesia?.

Kekuatan Paspor Negara-Negara Asia Tenggara 2022, Indonesia Urutan Berapa? Paspor Republik Indonesia | Yunorina/Shutterstock

Paspor dan visa menjadi bagian dari dokumen penting saat akan melakukan perjalanan ke luar negeri. Dokumen ini harus ditunjukkan di bandara saat sebelum berangkat dan saat tiba di negara tujuan. Namun, tidak semua negara memberlakukan syarat yang sama.

Beberapa negara di dunia mengizinkan pengunjung yang bukan warga negaranya untuk masuk tanpa memerlukan visa. Artinya, orang tersebut hanya butuh paspor untuk memasuki negara tujuan. Hal tersebut tentunya dipengaruhi oleh kekuatan paspor masing-masing negara.

Kekuatan paspor diukur berdasarkan banyaknya negara yang bisa dikunjungi tanpa memerlukan visa sebagai syarat dokumen perjalanan. Semakin banyak negara yang memberikan akses bebas visa ke suatu negara, maka kekuatan paspor negara tersebut akan semakin tinggi.

Salah satu situs mengenai paspor di seluruh dunia, Passport Index telah merilis peringkat terbaru kekuatan paspor setiap negara tahun 2022. Peringkat kekuatan paspor suatu negara ditentukan dari skor mobilitas total berdasarkan jumlah negara luar yang memberikan akses bebas visa.

Tahun 2021, Paspor Indonesia Dijamin Makin Digdaya

Indonesia naik 1 peringkat pada 2022

Peringkat pertama paspor terkuat negara di kawasan Asia Tenggara tahun 2022 diraih oleh Singapura yang memperoleh akses bebas visa dari 149 negara di seluruh dunia. Pada tingkat global, Singapura menempati posisi ke-10.

Peringkat kekuatan paspor negara-negara Asia Tenggara tahun 2022 | Hannah/GoodStats

Singapura turun 1 peringkat setelah sebelumnya pada tahun 2021 berada di peringkat ke-9 global dengan mengantongi akses bebas visa dari 145 negara. Namun, Singapura tetap konsisten mempertahankan peringkat kekuatan paspor di kawasan Asia Tenggara.

Peringkat ke-2 di Asia Tenggara diraih oleh Malaysia dengan total 136 negara yang memberikan akses bebas visa untuk dikunjungi. Secara global Malaysia memperoleh peringkat ke-16, turun 1 peringkat dibandingkan raihan tahun 2021.

Berikutnya, Brunei Darussalam menyusul di peringkat ke-3 di Asia Tenggara. Negara yang terletak di sebelah utara pulau Kalimantan ini berhasil mengantongi akses bebas visa dari 126 negara dan menempatkannya di peringkat ke-22 global.

Sementara itu, Indonesia mencatatkan rekor peringkat ke-6 kekuatan paspor di kawasan Asia Tenggara dan peringkat ke-62 secara global pada 2022. Terhitung sebanyak 72 negara memberikan akses bebas visa untuk dikunjungi oleh Warga Negara Indonesia (WNI).

Indonesia berhasil naik 1 peringkat dari yang sebelumnya berada di peringkat ke-63 negara dengan paspor terkuat di dunia. Raihan ini tentunya menjadi catatan positif bagi Indonesia dalam upayanya meningkatkan hubungan relasi antar negara di dunia. Sejauh ini, Indonesia menunjukkan peningkatan peringkat kekuatan paspor yang stabil.

Tahun sebelumnya, Indonesia mengantongi akses bebas visa dari 70 negara. Namun pada tahun 2022, Indonesia berhasil menambah jumlah akses bebas visa hingga menjadi 72 negara.

Adapun sebagai rincian, 30 negara memberikan akses bebas visa sepenuhnya, 42 memberikan akses visa kunjungan, dan 126 negara lainnya masih menetapkan visa sebagai syarat wajib sebelum berangkat.

Bebas Visa ke Negara Tujuan Wisata Nomor 1 di Dunia Bagi Pemegang Paspor Indonesia

Dipengaruhi oleh berbagai faktor

Kuat lemahnya paspor suatu negara tentu dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berperan di baliknya. Faktor pertama yakni hubungan timbal balik suatu negara dengan negara lain. Pemberian akses bebas visa kepada suatu negara menandakan adanya hubungan baik antar kedua negara bersangkutan.

Faktor berikutnya ialah jumlah penduduk. Umumnya negara dengan jumlah penduduk yang terlalu padat lebih sulit memperoleh akses bebas visa oleh karena kewaspadaan akan arus imigrasi besar-besaran dari negara dengan jumlah penduduk padat. Pihak imigrasi negara pemberi bebas visa akan memerlukan tenaga ekstra untuk melakukan pengawasan.

Selain itu, faktor keamanan negara juga memengaruhi banyaknya akses bebas visa yang diperoleh dari negara lain. Semakin kondusif situasi di dalam suatu negara, maka semakin tinggi juga kemungkinan memperoleh lebih banyak akses bebas visa dari negara lain.

Mentalitas warga negara bersangkutan juga memengaruhi pemberian akses bebas visa. Mentalitas buruk dari warga negara yang berkunjung ke negara lain akan berdampak pada rumitnya pemberian akses bebas visa pada negara asal dari warga tersebut.

Kestabilan ekonomi, kepentingan pariwisata, dan politik antar negara menjadi beberapa faktor berikutnya yang turut memengaruhi tinggi rendahnya peringkat kekuatan paspor suatu negara.

Menaikkan Pamor dan Peringkat Paspor Indonesia di Mata Dunia

Penulis: Diva Angelia
Editor: Editor

Artikel Sebelumnya Klub Eropa Masih Mendominasi Daftar Pemenang Piala Dunia Antarklub Terbanyak
Artikel Selanjutnya 6 Kereta Tercepat di Dunia, 5 di Antaranya Beroperasi di Asia Timur
Konten Terkait