Silmi Hakiki

Silmi Hakiki

Jurnalis Data
  • 145Konten

Tentang

Jurnalis data GoodStats

Bergabung sejak 22 Mei 2025

Konten:

Distribusi Madrasah di Indonesia Tahun Ajaran 2025/2026

Raudhatul Athfal (RA) jadi jenjang madrasah terbanyak di bawah naungan Kemenag pada tahun ajaran 2025/2026, jumlahnya mencapai 31.008 RA.

Gen Z Jadi Penyumbang Pengangguran Terbesar di Indonesia pada 2025

Jumlah pengangguran di Indonesia pada 2025 didominasi oleh kelompok usia 20-24 tahun, angkanya mencapai lebih dari 2,3 juta jiwa.

NTT Jadi Provinsi dengan Tingkat Minat Membaca Tertinggi 2025

NTT jadi provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi pada tahun 2025, skornya mencapai 62,05.

Bagaimana Tren Pengangguran di Indonesia 1 Dekade Terakhir?

Tren pengangguran di Indonesia cenderung menurun beberapa tahun terakhir, paling rendah pada 2025 yakni sebesar 4,85%.

10 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Bekerja Terbanyak 2025

Jawa Barat jadi provinsi dengan penduduk bekerja terbanyak pada 2025, jumlahnya tembus lebih dari 24 juta orang.

Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Indonesia pada 2025

Pengangguran di Indonesia didominasi lulusan SMA, persentasenya mencapai 29,61%.

10 Sektor Lapangan Usaha dengan Pekerja Terbanyak pada 2025

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan persentase 27,99%.

Jawa Barat jadi Provinsi dengan Desa yang Memiliki Perguruan Tinggi Terbanyak 2025

Jawa Barat jadi provinsi dengan desa yang memiliki perguruan tinggi terbanyak pada 2025, jumlahnya mencapai 481 desa.

Penduduk Indonesia Didominasi Lulusan SMA pada 2025

Mayoritas penduduk Indonesia merupakan lulusan SMA, persentasenya mencapai 31,25% pada 2025.

Lulusan Perguruan Tinggi RI Terus Bertambah, Tembus 11% pada 2025

Persentase penduduk RI yang menamatkan kuliah kian meningkat dalam satu dekade terakhir, tertinggi pada 2025 mencapai 11%.

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan SSO GNFI Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook