Tegas, 83% Publik Indonesia Tidak Setuju Serangan AS–Israel ke Iran
Peristiwa Internasional • 2 April 2026Hasil survei menunjukkan, 83,1% publik RI tidak setuju terhadap serangan As-Israel ke Iran, sementara 4,9% lainnya setuju.
Hasil survei menunjukkan, 83,1% publik RI tidak setuju terhadap serangan As-Israel ke Iran, sementara 4,9% lainnya setuju.
Sebanyak 60,1% mengaku tidak setuju dan 23% sangat tidak setuju
Juga terdapat publik yang merasa marah (14,9%) akan konflik Iran dengan AS-Israel, disusul oleh emosi sedih (12,02%) dan netral (10,7%)
Menurut survei GoodStats, mayoritas publik RI merasa konflik Iran dengan AS-Israel memengaruhi rasa aman dan berdampak pada kondisi ekonomi pribadi.
Respons publik di Instagram terhadap konflik Iran dan Amerika Serikat didominasi sentimen netral 86,5%, diikuti sentimen positif dan negatif masing-masing 6,7%
51% publik RI menunjukkan dukungannya terhadap pihak Iran, sementara itu 44% memilih untuk tidak mendukung pihak manapun, dan 5% lainnya mendukung AS dan Israel
Sebanyak 40,32% responden menyatakan bahwa mereka paling sering mendapatkan informasi mengenai konflik internasional melalui media sosial
Menurut survei GoodStats, dampak paling besar dirasakan pada harga energi dan BBM serta stabilitas ekonomi.
Menurut survei GoodStats, mayoritas responden merasa cemas terhadap konflik ini dengan capaian 42,31%. Ada pula yang marah dan sedih.
Respons publik RI terhadap konflik Iran vs AS dan Israel didominasi oleh perasaan cemas 42,31%, disusul oleh respons marah sebanyak 14,9% dan sedih 12,02%
Konflik antara Iran dan AS di media online tuai respons netral sebanyak 92,7%, positif 4,1%, dan negatif sebanyak 3,2%
Bagaimana publik Indonesia menyikapi ledakan konflik antara Iran dengan AS-Israel?
Tindakan aparat yang tidak profesional atau tidak sesuai prosedur menjadi isu yang paling sering diadukan ke Komnas HAM 2025, mencapai 612 aduan
Indonesia menjadi negara yang paling yakin bahwa Perang Ukraina akan berakhir pada tahun 2026, dengan persentase sebesar 59%
UNHCR mencatat bahwa Venezuela, Suriah, Ukraina, Afganistan, dan Sudan memiliki jumlah pengungsi terbanyak per Juni 2025
Besarnya konflik di provinsi padat penduduk mencerminkan tekanan lahan yang terus meningkat, terutama di wilayah dengan lebih dari 40 juta jiwa seperti Jabar.
Konflik bersenjata antar negara dianggap sebagai risiko paling mengancam di dunia.
AS dan China rajai pendanaan pengembangan senjata nuklir di dunia
Ketegangan militer antara Thailand dan Kamboja di perbatasan Preah Vihear kembali mencuat, menyoroti ketimpangan kekuatan militer di kawasan ASEAN.
Secara global Indonesia berada di peringkat ke-102 dari 178 negara
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook