61% Anak Muda Nilai Tekanan Ekonomi Jadi Tantangan Utama Kesehatan Mental
Masyarakat • 12 Mei 2026Sebanyak 61,9% anak muda menilai tekanan ekonomi dan kekhawatiran masa depan menjadi tantangan terbesar yang memengaruhi kesehatan mental mereka
Sebanyak 61,9% anak muda menilai tekanan ekonomi dan kekhawatiran masa depan menjadi tantangan terbesar yang memengaruhi kesehatan mental mereka
Sulawesi Utara memimpin dengan 29,52% anak muda tercatat tidak produktif, fenomena ini juga ditemukan di daerah dengan tingkat urbanisasi tinggi.
Tingkat kepuasan generasi muda terhadap Gibran berada di angka 62,5%, melampaui tingkat kepuasan terhadap Prabowo yang sebesar 58,6%.
Menteri Keuangan Purbaya kembali terpilih sebagai menteri terbaik versi anak muda Indonesia pada 2026.
Pada awal 2026, Purbaya Yudhi Sadewa terpilih menjadi menteri terbaik pilihan anak muda dengan persentase tertinggi mencapai 18,5%
Pada awal 2026, sebanyak 39,5% anak muda Indonesia menilai lapangan kerja sebagai isu krusial, disusul pemberantasan korupsi dengan 16,6%
Sebanyak 82% responden berharap anak-anak mereka mampu membangun keterampilan dan nilai hidup yang membuat mereka sukses secara mandiri
Beberapa nama diprediksi akan masuk bursa Cawapres 2029, di antaranya KDM, Purbaya, Muzakir Manaf, hingga Ferry Irwandi.
Sebanyak 19% pemuda Indonesia masih mengalami pernikahan anak pada 2025, mayoritas adalah perempuan.
Sebanyak 74% pemuda Indonesia berusia 16-30 tahun tercatat tidak memiliki kebiasaan merokok pada 2025, meski 23,48% lainnya aktif merokok setiap hari.
Mobile Legends jadi game online favorit publik RI, dipilih oleh 52% anak muda pada 2025.
Uang menjadi alasan tertinggi anak muda meyakini bahwa isu HAM masih menjadi tantangan di Indonesia.
Isu berikutnya yang membuat anak muda marah adalah terkait kemiskinan (67%) dan ekonomi (62%).
Sebanyak 59,64% anak muda tidak memilah sampah mereka, hanya sekitar 30,02% yang secara aktif melakukan pemilahan sampah
Persentase remaja perokok di Indonesia kembali meningkat dalam 2 tahun terakhir, mencapai 3,68% pada 2024.
Hanya 7,1% responden yang secara aktif dan konsisten terlibat dalam menyuarakan isu politik, sedangkan 22% responden sering terlibat, dan 21,2% jarang terlibat
Sebanyak 21% responden sangat sering terpapar informasi politik, sedangkan 36,8% responden sering terpapar, dan 30,3% kadang-kadang
Sebanyak 58,4% responden sudah menyadari kehadiran ruang sipil di sekitar mereka dan betapa pentingnya kehadiran ruang sipil bagi masyarakat
Sebanyak 54,1% responden memiliki persepsi negatif terhadap elit politik, lebih tinggi dibandingkan persepsi baik (10,5%) dan netral (33,5%)
Secara keseluruhan, rata-rata penilaian anak muda terhadap responsivitas pemerintah dalam menangani setiap isu sosial masih belum mencapai angka memuaskan
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.
Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook