Utang Indonesia Tembus US$424 Miliar per September 2025

Dari total utang tersebut, 13% berasal dari Singapura, yang konsisten menjadi kreditur terbesar sejak 2010.

Utang Indonesia Tembus US$424 Miliar per September 2025 Ilustrasi Utang | Trend Research
Ukuran Fon:

Utang merupakan salah satu instrumen penting dalam pengelolaan ekonomi sebuah negara. Melalui utang, pemerintah dapat membiayai pembangunan, menjaga stabilitas fiskal, dan mengatasi kebutuhan mendesak di kala penerimaan negara belum mencukupi. Selama dikelola secara hati-hati dan produktif, utang dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk di Indonesia.

Laporan Bank Indonesia menyebutkan bahwa utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$424,41 miliar per September 2025, turun dibanding bulan sebelumnya yang sebesar US$431,77 miliar. Penurunan utang luar negeri ini salah satunya diakibatkan turunnya aliran masuk modal asing ke surat berharga negara (SBN).

Perkembangan ULN Indonesia 

Perkembangan utang Indonesia 2025 | GoodStats
Perkembangan utang Indonesia 2025 | GoodStats

Sepanjang 2025, jumlah utang Indonesia cenderung fluktuatif. Pada Januari, ULN Indonesia mencapai US$426,33 miliar, yang kemudian turun tipis menjadi US$425,99 miliar pada bulan berikutnya. Lonjakan tertinggi terjadi pada Mei, dengan posisi ULN Indonesia mencapai US$434,3 miliar. Setelahnya, ULN terus turun, hingga mencapai titik terendah sepanjang 2025, yakni US$424,41 miliar pada September.

Dari total utang luar negeri tersebut, US$210,13 miliar merupakan utang pemerintah dan US$191,14 miliar merupakan utang swasta. Sisanya sebanyak US$154,21 miliar berasal dari utang bukan lembaga keuangan, US$37 miliar dari lembaga keuangan, dan US$22,96 miliar dari bank sentral.

Kreditur Terbesar September 2025

Singapura jadi negara pemberi utang terbesar ke Indonesia per September 2025 | GoodStats
Singapura jadi negara pemberi utang terbesar ke Indonesia per September 2025 | GoodStats

Jika ditinjau dari asal negaranya, Singapura menjadi pemberi utang terbanyak, mencapai US$55,5 miliar per September 2025, turun tipis dari Agustus 2025 yang sebanyak US$56,604 miliar. Proporsinya mencapai 13,07% dari total utang luar negeri Indonesia. Sejak 2010, Singapura konsisten menjadi kreditur terbesar Indonesia.

Di bawah Singapura ada Amerika Serikat (AS) dengan US$26,67 miliar, disusul China dengan US$23,3 miliar. Menariknya, utang luar negeri dari AS naik 1,21% dari bulan sebelumnya, sedangkan utang dari China malah turun 6,25%.

Masih dari Asia Timur, Jepang mengisi bangku keempat dengan memberi utang sebesar US$20,13 miliar. Selain itu, Indonesia juga mengambil utang dari Hong Kong sebesar US$18,84 miliar dan Korea Selatan sebanyak 8,89 miliar.

Di luar Asia, Prancis menyusul dengan US$8,12 miliar, diikuti Jerman (US$5,15 miliar), Inggris (US$4,33 miliar), dan Belanda (US$4,01 miliar).

Ditinjau dari sektornya, ULN Indonesia periode ini banyak digunakan dalam sektor jasa keuangan dan asuransi, dengan nominal mencapai US$75,85 miliar, diikuti industri pengolahan dengan US$50,84 miliar serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial mencapai US$48,88 miliar.

Baca Juga: Berapa Total Utang Indonesia 2025 Berdasarkan Data BI?

Sumber:

https://www.bi.go.id/en/statistik/ekonomi-keuangan/sulni/Default.aspx

Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor

Konten Terkait

Kebangkitan Ganda Campuran, Jafar/Felisha Tembus Peringkat 10 Besar BWF

Setahun terakhir, Jafar/Felisha jadi pasangan campuran pertama Indonesia yang berjaya tembus peringkat dunia 10 besar usai raih perak pada Australia Open 2025.

Daftar Wakil Indonesia pada Turnamen Hong Kong Open 2025!

Berikut daftar 12 wakil Indonesia dalam turnamen badminton Hong Kong Open 2025 yang akan digelar pada 9–14 September di Hong Kong Coliseum mendatang.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook