Pariwisata

Tren Jumlah Wisatawan Mancanegara di DIY 2025-2026, Inggris Tumbuh 46%

Wisatawan asal Inggris mencatat kenaikan tertinggi, tembus 46,8% menjadi 1.298 kunjungan pada Semester I 2026.

Tren Jumlah Wisatawan Mancanegara di DIY 2025-2026, Inggris Tumbuh 46%

Ilustrasi Wisatawan Nusantara | Canva

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi salah satu destinasi wisata yang terus menarik perhatian wisatawan mancanegara. Kekayaan budaya, sejarah, hingga beragam destinasi wisata membuat kunjungan turis asing ke DIY mengalami dinamika dari waktu ke waktu.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di DIY mencapai 46,1 ribu pada Semester I 2026. Jumlahnya naik dibanding Semester I 2025 yang sebesar 43,2 ribu.

Adapun jika ditinjau berdasarkan negara asalnya, mayoritas wisatawan mancanegara di DIY berasal dari ASEAN, mulai dari Malaysia (20,4 ribu) hingga Singapura (6,7 ribu).

Menariknya, meski didominasi negara ASEAN, pertumbuhan jumlah wisatawan tertinggi justru dipegang oleh Inggris. Tercatat, jumlah turis asing asal Inggris naik 46,8%, dari 884 kunjungan pada Semester I 2025 menjadi 1.298 kunjungan pada Semester I 2026.

Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya minat wisatawan Inggris terhadap destinasi wisata di DIY, terutama yang menawarkan pengalaman budaya, sejarah, serta keunikan lokal. Pertumbuhan tersebut menunjukkan adanya peluang bagi DIY untuk semakin memperkuat daya tariknya di pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Eropa.

Baca Juga: Wisatawan Asing Betah di Indonesia, Ini Negara Asal dan Lama Tinggalnya

Di bawahnya, wisatawan asal China juga mencatatkan pertumbuhan yang tinggi, tembus 33,7%, dengan rincian 2.003 kunjungan pada Semester I 2025 menjadi 2.679 kunjungan pada Semester I 2026.

Berikutnya, Australia menjadi negara asal wisatawan mancanegara di DIY dengan jumlah pertumbuhan tertinggi, dari 615 kunjungan pada 2025 menjadi 804 kunjungan pada 2026, atau tumbuh 30,7%.

Sementara itu, Jepang mengisi bangku keempat dengan pertumbuhan 29,7% (dari 1.067 kunjungan menjadi 1.384 kunjungan), diikuti Jerman yang jumlahnya tumbuh 27,7% (dari 945 kunjungan menjadi 1.207 kunjungan).

Daftar ini juga dilengkapi oleh Singapura yang jumlah kunjungan wisatawannya naik dari 5.654 kunjungan menjadi 6.755 kunjungan, atau tumbuh 19,5%.

Terakhir, terdapat wisatawan asal Amerika Serikat yang tumbuh 15,1%, dari 1.322 kunjungan pada Semester I 2025 menjadi 1.522 kunjungan pada Semester I 2026.

Negara-negara di atas menjadi potensi wisata baru di DIY yang selama ini lebih banyak mengandalkan wisatawan asal Asia Tenggara karena kedekatan geografis. Dengan terbukanya pintu dari wisatawan Eropa hingga Asia lainnya, performa pariwisata di DIY diharapkan bisa terus berkembang hingga menjadi salah satu tulang punggung wisata nasional.

Baca Juga: Negara Tujuan Favorit Turis Indonesia

Sumber:

https://yogyakarta.bps.go.id/id/statistics-table/2/MzI1IzI=/kunjungan-wisatawan-mancanegara-per-bulan-menurut-kebangsaan.html

Penulis: Agnes Z. Yonatan Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?