Pariwisata

Jumlah Pendaki Gunung Arjuno-Welirang Melonjak Tinggi, Tembus 14 Ribu pada Juli 2026

Jumlah pendaki Gunung Arjuno-Welirang melonjak tinggi pada bulan Juli 2026, capai 14.314 orang.

Jumlah Pendaki Gunung Arjuno-Welirang Melonjak Tinggi, Tembus 14 Ribu pada Juli 2026

Gunung Welirang | Jagad Lanang/Pexels

Provinsi Jawa Timur dikenal luas di kalangan pendaki karena memiliki deretan jalur pendakian yang melimpah dan tersebar hampir di seluruh wilayahnya.

Jalur pendakian tersebar mulai dari kawasan barat seperti Gunung Lawu di Magetan; Gunung Penanggungan hingga Arjuno-Welirang di wilayah Mojokerto, Pasuruan, dan Malang; serta Gunung Semeru, Argopuro, Raung, dan Ijen yang membentang dari Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, sampai Banyuwangi.

Banyaknya kawasan pegunungan di Jawa Timur didukung oleh posisi dan letaknya. Secara geologis, Jawa Timur dilalui oleh jalur sabuk vulkanik aktif yang merupakan bagian dari Cincin Api Pasifik (Ring of Fire).

Pertemuan lempeng tektonik di sepanjang wilayah selatan Jawa Timur inilah yang melahirkan bentang alam pegunungan yang menjadi destinasi andalan para pendaki.

Di antara cukup banyak jalur pendakian di Jawa Timur, kawasan Gunung Arjuno-Welirang menjadi salah satu tujuan favorit para pendaki setiap tahunnya.

Kawasan Gunung Arjuno-Welirang merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Timur yang terletak di wilayah Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan dengan ketinggian 3.399 mdpl.

Tingginya minat para pendaki terhadap Gunung Arjuno-Welirang tercermin dari besarnya jumlah pendaki sepanjang Semester I 2026, terutama pada bulan Mei hingga Juli.

Baca Juga: 10 Wilayah dengan Guru Lulusan S2 Terbanyak di Jawa Timur 2026

Pada bulan Januari, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur mencatat terdapat 166 orang yang melakukan aktivitas pendakian di Gunung Arjuno-Welirang. Kemudian, pada bulan Februari, jumlahnya sedikit menurun ke 163 orang.

Tren penurunan ini berlanjut hingga Maret 2026. Penurunan drastis tersebut terjadi karena periode ini bertepatan dengan momentum Hari Raya Idulfitri, sehingga tercatat hanya 60 orang pendaki yang berkunjung.

Setelah periode libur hari raya berakhir, para pendaki mulai kembali memadati kawasan Gunung Arjuno-Welirang. Pada bulan April, jumlah pendaki naik hingga 2.222 orang.

Angka jumlah pendaki Gunung Arjuno-Welirang kembali meroket pada bulan Mei, hingga mencapai 12.587 orang. Artinya, terjadi lonjakan hingga enam kali lipat dari bulan sebelumnya, sekaligus 75 kali lipat dibandingkan dengan angka pada bulan Januari.

Peningkatan terus berlanjut pada bulan Juni. Tercatat terdapat total 14.376 pendaki yang mengunjungi Kawasan Gunung Arjuno-Welirang sepanjang bulan.

Memasuki bulan Juli, angka pendakian sedikit terkoreksi tetapi masih sangat tinggi. Dengan total 14.314 pendaki, tingkat kunjungan di bulan Juli menunjukkan antusiasme dan minat pendaki pada Gunung Arjuno-Welirang masih tetap masif.

Faktor Lonjakan Pendakian

Jika diakumulasikan, total pendaki pada April hingga Juli mencapai lebih dari 43 ribu pendaki, jauh melampaui total pendaki pada tiga bulan sebelumnya yang hanya berjumlah 389 orang.

Pola ini menunjukkan bahwa waktu kunjungan para pendaki ke Gunung Arjuno-Welirang sangat bergantung pada kondisi cuaca dan musim liburan.

Bulan Mei merupakan masa transisi menuju musim kemarau yang tiba pada bulan Juni hingga Juli. Curah hujan yang cenderung rendah menjadikan jalur pendakian kering dan aman, sehingga minim risiko tanah longsor dan area camping lebih nyaman digunakan.

Faktor musim liburan juga berperan penting. Bulan Juni hingga Juli bertepatan dengan masa libur kenaikan kelas untuk siswa dan libur akhir semester bagi mahasiswa, sehingga jumlah pendaki dari kalangan muda melonjak drastis.

Baca Juga: Jawa Timur Jadi Provinsi dengan Pendaftar Haji Terbanyak 2026

Sumber:

https://opendata.jatimprov.go.id/dataset/jumlah-pendaki-gunung-arjuno-welirang?view=all

Penulis: Adhwa Aqilla Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?