Prabowo melakukan pergantian Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih. Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara resmi ditunjuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak 2025.
Pelantikan Suahasil berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9). Pergantian tersebut menjadikan Suahasil sebagai Menteri Keuangan ketiga dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya Yudhi Sadewa.
Penunjukan Suahasil dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97 P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.
Sebelum dipercaya menduduki posisi Menteri Keuangan, Suahasil telah memiliki pengalaman panjang di Kementerian Keuangan. Ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 25 Oktober 2019 dan mendampingi sejumlah Menteri Keuangan dalam periode sebelumnya.
Fokus Jaga Kredibilitas APBN
Sebagai pejabat yang telah lama berada di lingkungan Kementerian Keuangan, Suahasil bawa pengalaman dalam perumusan kebijakan fiskal dan pengelolaan anggaran negara.
Usai pelantikan, Suahasil menyampaikan bahwa salah satu fokus utamanya sebagai Menteri Keuangan adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN agar tetap mampu mendukung program prioritas pemerintah.
“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujar Suahasil Nazara setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memastikan anggaran negara tetap dikelola secara bertanggung jawab.
“Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” lanjutnya.
Dengan pengalaman hampir tujuh tahun sebagai Wakil Menteri Keuangan, Suahasil diharapkan jadi salah satu figur internal Kementerian Keuangan yang paham proses penyusunan kebijakan fiskal nasional.
Baca Juga: Apa Saja Output Fungsi Ekonomi dalam RAPBN 2027?
Perjalanan Menteri Keuangan RI dalam Dua Dekade Terakhir
Pergantian Menteri Keuangan pada 2026 menambah daftar panjang tokoh yang pernah memimpin Kementerian Keuangan Republik Indonesia sejak 2004.
Dalam kurun waktu lebih dari dua dekade tersebut, terdapat delapan periode kepemimpinan Menteri Keuangan. Beberapa nama bahkan dipercaya kembali menduduki posisi yang sama setelah sebelumnya pernah menjabat.
Jusuf Anwar menjadi Menteri Keuangan pertama dalam periode 2004–2005. Setelah itu, posisi Menteri Keuangan dilanjutkan oleh Sri Mulyani Indrawati yang menjabat pada 2005–2010.
Pada periode berikutnya, Agus D.W. Martowardojo dipercaya menjadi Menteri Keuangan pada 2010–2013. Ia kemudian digantikan oleh Muhamad Chatib Basri yang menjabat pada 2013–2014.
Selanjutnya, Bambang P.S. Brodjonegoro memimpin Kementerian Keuangan pada 2014–2016 sebelum Sri Mulyani Indrawati kembali dipercaya menjabat Menteri Keuangan pada 2016 hingga 2025.
Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan dengan Masa Jabatan Terlama Sejak 2004
Dari daftar Menteri Keuangan sejak 2004, Sri Mulyani Indrawati menjadi salah satu tokoh dengan masa jabatan terpanjang. Ia menjabat selama dua periode berbeda, yakni 2005–2010 dan 2016–2025.
Total masa kepemimpinannya mencapai sekitar 14 tahun, menjadikannya figur yang paling lama memimpin Kementerian Keuangan dalam periode tersebut.
Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Menteri Keuangan dengan masa jabatan relatif singkat setelah menggantikan Sri Mulyani pada 2025 dan kemudian digantikan oleh Suahasil Nazara pada September 2026.
Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menteri Paling Dikenal Publik RI pada 2026
Sumber:
https://presidenri.go.id/berita-lainnya/dilantik-sebagai-menkeu-suahasil-pastikan-apbn-sehat-kredibel-dan-berdampak-bagi-rakyat/
https://www.kemenkeu.go.id/profile/daftar-menteri