Nasional

Pelabuhan Tersibuk 2026, Mana yang Paling Banyak Melayani Penumpang?

Bagaimana pergerakan penumpang angkutan laut pada 2026? Simak jumlah penumpang, pelabuhan tersibuk, hingga perubahannya dibanding 2025.

Pelabuhan Tersibuk 2026, Mana yang Paling Banyak Melayani Penumpang?

Ilustrasi Kapal Penyebrangan | Shabran Niami/Pexels

Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat bergantung pada kapal laut untuk mobilitas antarpulau. Jumlah penumpangnya pun naik-turun mengikuti musim liburan.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri turun cukup dalam pada Agustus 2026. Berikut ulasan pelabuhan tersibuk, perubahan terbesar, dan perbandingannya dengan 2025.

Penumpang Kapal Laut Turun Setelah Puncak di Juli

Pada Agustus 2026, penumpang angkutan laut dalam negeri tercatat 2,7 juta orang. Angka ini turun 15,19% dibandingkan Juli 2026 yang sebesar 3,19 juta orang. Penurunan tersebut terjadi setelah Juli 2026 menjadi bulan dengan penumpang terbanyak dalam periode Agustus 2025–Agustus 2026 menurut infografis BPS.

Pelabuhan Mana yang Melayani Penumpang Terbanyak?

BPS mengamati lima pelabuhan utama: Tanjung Perak (Surabaya), Makassar, Balikpapan, Tanjung Priok (Jakarta), dan Belawan (Medan). Pada Agustus 2026, Tanjung Perak menjadi yang tersibuk dengan 66,5 ribu penumpang.

Jumlah Penumpang Angkutan Laut per Agustus 2026 | Goodstats
Jumlah Penumpang Angkutan Laut per Agustus 2026 | Goodstats

Pelabuhan Tanjung Perak memimpin diikuti Makassar (46,9 ribu) dan Balikpapan (34,8 ribu). Tanjung Priok dan Belawan berada di posisi bawah dengan 29,4 ribu dan 13,9 ribu penumpang.Meski begitu, kelima pelabuhan ini hanya menyumbang sebagian kecil. Pelabuhan lainnya mencatat 2,51 juta penumpang atau sekitar 93% dari total nasional. Artinya, arus penumpang laut Indonesia sebagian besar tersebar di pelabuhan di luar lima besar.

Pelabuhan Mana yang Mengalami Perubahan Penumpang Terbesar?

Dibandingkan Juli 2026, seluruh pelabuhan utama mencatat penurunan penumpang pada Agustus 2026.

Perubahan Jumlah Penumpang Angkutan Laut Menurut Pelabuhan Tahun 2026 | Goodstats
Perubahan Jumlah Penumpang Angkutan Laut Menurut Pelabuhan Tahun 2026 | Goodstats

Berdasarkan data diatas, Pelabuhan Tanjung Perak mengalami penurunan terdalam, yakni 51,64%, dari 137,5 ribu menjadi 66,5 ribu penumpang. Balikpapan turun 28,25% dan Tanjung Priok turun 28,12%. Penurunan paling ringan terjadi di Makassar, sebesar 5,25%.

Posisi Tanjung Perak tetap teratas pada Agustus meski turun drastis, karena Juli 2026 jauh lebih tinggi dari pelabuhan lain.

Bagaimana Perkembangan Penumpang Angkutan Laut pada 2025 dan 2026?

Secara kumulatif, penumpang angkutan laut dalam negeri pada Januari–Agustus 2026 mencapai 21,7 juta orang. Angka ini naik 3,14% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 21,0 juta orang.

Kondisi ini berbalik dari awal tahun. Pada Januari–Februari 2026, penumpang masih turun 8,05% dibandingkan periode yang sama 2025. Artinya, penumpang laut mulai pulih seiring berjalannya tahun.

Kenaikan terjadi di semua pelabuhan utama. Tanjung Priok naik paling tinggi, yaitu 25,48% menjadi 208,8 ribu penumpang. Balikpapan naik 18,21% menjadi 350,5 ribu, Tanjung Perak naik 17,29% menjadi 732,6 ribu, Makassar naik 10,53% menjadi 367,4 ribu, dan Belawan naik 7,10% menjadi 129,8 ribu.

Secara volume, Tanjung Perak tetap pelabuhan utama dengan penumpang terbanyak sepanjang Januari–Agustus 2026. Sementara itu, pelabuhan lainnya hanya tumbuh 2,11%, jauh di bawah pertumbuhan lima pelabuhan utama.

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/10/01/2619/jumlah-penumpang-angkutan-udara-ke-luar-negeri-pada-agustus-2026-naik-7-25-persen-.html

Penulis: Fadhlan Firdaus Syafrudin • Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?