Edukasi

7 Provinsi Paling Padat SLB per Juni 2026

Sumatra Barat dan DI Yogyakarta jadi provinsi paling padat SLB, masing-masing sebesar 9,21 dan 7,03 SLB per 100.000 penduduk.

7 Provinsi Paling Padat SLB per Juni 2026

Potret SLB di DI Yogyakarta | SLB Negeri Pembina Yogyakarta

Jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Indonesia terus bertambah untuk mendukung akses pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Hingga Juni 2026, tercatat sekitar 7.200 SLB tersebar di seluruh Indonesia.

SLB sendiri merupakan satuan pendidikan yang memberikan layanan bagi anak berkebutuhan khusus sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan belajarnya. 

Jenjang pendidikan di SLB mencakup Taman Kanak-kanak Luar Biasa (TKLB), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), hingga Sekolah Menengah Luar Biasa (SMLB).

Secara jumlah, Jawa Barat dan Jawa Timur menjadi dua provinsi dengan SLB terbanyak, masing-masing memiliki 1.290 dan 1.195 SLB per Juni 2026. Namun, jika dihitung berdasarkan rasio terhadap jumlah penduduk, peta persebarannya menunjukkan hasil yang berbeda.

Perbedaan ini menegaskan kalau jumlah sekolah secara absolut tidak selalu mencerminkan kemudahan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan khusus. 

Rasio terhadap jumlah penduduk menjadi salah satu indikator yang dapat memberikan gambaran mengenai pemerataan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di setiap daerah.

Sumatra Barat dan DIY Paling Padat SLB

Baca Juga: Jumlah Sekolah Luar Biasa di Indonesia Naik 3 Tahun Terakhir

Menurut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Sumatra Barat menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan kepadatan SLB tertinggi di Indonesia. Provinsi ini memiliki rasio 9,21 SLB per 100.000 penduduk, jauh di atas rata-rata provinsi lainnya. Provinsi tersebut tercatat memiliki 545 SLB pada Juni 2026.

Posisi kedua ditempati Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta dengan rasio 7,03 SLB per 100.000 penduduk, dengan total 266 SLB. Sementara itu, Sulawesi Tenggara berada di urutan ketiga dengan rasio 6,87 atau sekitar 195 SLB.

Masih dari Sulawesi, Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara menyusul dengan rasio masing-masing sebesar 4,85 dan 4,59 SLB per 100.000 penduduk. Maluku Utara memiliki rasio yang sama dengan Sulawesi Utara. Adapun daftar tujuh besar ditutup Kalimantan Tengah dengan 4,29 SLB.

Keberadaan SLB menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan Indonesia karena menyediakan layanan belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus, sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan yang inklusif di berbagai wilayah.

Baca Juga: 10 Provinsi dengan Jumlah SLB Terbanyak 2025/2026

Sumber:

https://dapo.kemendikdasmen.go.id/sp

Penulis: Agnes Z. Yonatan Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?