Kinerjanya Terus Disorot, Berapa Jumlah Wasit Indonesia Berlisensi FIFA 2022?

Dalam FIFA 2022 Refereeing International List, hanya ada lima wasit utama dan tujuh asisten wasit Indonesia yang memiliki lisensi FIFA 2022.

Kinerjanya Terus Disorot, Berapa Jumlah Wasit Indonesia Berlisensi FIFA 2022? Wasit berlisensi FIFA yang bertugas di Asia Tenggara | feelphoto/Shutterstock

Akhir-akhir ini, kinerja wasit yang memimpin beberapa pertandingan pada gelaran BRI Liga 1 Indonesia 2021/2022 selalu menjadi sorotan karena dianggap sering mengambil keputusan-keputusan yang bersifat kontroversial.

Dikutip dari situs resminya, PSSI terus lakukan evaluasi terhadap kinerja wasit, salah satu hasilnya adalah akan diterapkannya asisten wasit tambahan atau aditional assistant referee (AAR) sebagai alternatif solusi jangka pendek.

Peralatan yang dibutuhkan untuk AAR telah sampai di Bali dan pada 10-14 Februari lalu, seluruh wasit yang akan ditugaskan sebagai AAR telah dilakukan edukasi. Simulasi AAR akan dimulai pada pekan ini (5/3) dan akan dipakai secara resmi mulai 9 Maret. PSSI juga akan menerapkan video assistant referee (VAR) sebagai solusi jangka panjang untuk mengevaluasi kinerja wasit.

Di samping evaluasi yang dilakukan PSSI lewat teknologi pembantu wasit, peningkatan kualitas dari para pengadil lapangan juga penting untuk dijadikan perhatian. Sebab, dalam rilis FIFA 2022 Refereeing International List, hanya ada lima wasit utama dan tujuh asisten wasit Indonesia yang memiliki lisensi FIFA 2022.

Lima wasit utama asal Indonesia yang telah memiliki lisensi FIFA 2022 tersebut antara lain Thoriq Alkatiri (sejak 2014), Yudi Nurcahya (2018), Aranda Aprisman (2020), Fariq Hitaba (2020), dan yang paling baru Sance Lawita (2022).

Lalu, tujuh asisten wasit Indonesia yang memiliki lisensi FIFA 2022 antara lain Bangbang Syamsudar (2013), Beni Andriko (2014), Nurhadi (2014), I Gede Selamet Raharja (2019), Fajar Furqon (2020), Azizul Alimmudin Hanafiah (2020), dan yang teranyar Muhammad Akbar Jamaluddin (2022).

Di luar wasit utama dan asisten wasit, terdapat dua wasit futsal Indonesia yang memiliki lisensi resmi FIFA di tahun ini, antra lain Wahyu Wicaksono (2018) dan Windy Agustina Putra (2020). Sayangnya, pada tahun ini tidak ada video match officials (perangkat pertandingan VAR) dan wasit sepak bola pantai asal Indonesia yang berlisensi FIFA.

Status kepemilikan lisensi FIFA memang penting bagi para pengadil lapangan, karena hal itulah yang membuat kualitas mereka secara tidak langsung telah diakui oleh FIFA sebagai federasi sepak bola internasional.

Pada praktiknya, FIFA selalu memperbarui validasi lisensi wasit setiap tahunnya melalui serangkaian tes yang dilakukan federasi sepak bola masing-masing negara atas pedoman federasi sepak bola internasional tersebut.

Para pengadil yang telah lulus serangkaian tes berhak memakai emblem FIFA Referee lengkap dengan keterangan tahun lisensi pada seragam dinasnya, serta berkesempatan untuk terlibat sebagai pengadil lapangan dalam pertandingan internasional resmi yang diselenggarakan FIFA pada tahun tersebut.

Mengintip Nilai Pasar Liga Sepak Bola di ASEAN, Liga Indonesia Jadi yang Termahal

Thailand jadi yang terbanyak memiliki wasit berlisensi FIFA 2022 di Asia Tenggara

Jika dibandingkan dalam lingkup Asia Tenggara, jumlah wasit Indonesia yang telah memiliki lisensi FIFA 2022 ternyata masih kalah dengan lima negara tetangga Indonesia lain.

Jumlah wasit berlisensi FIFA 2022 negara-negara Asia Tenggara | GoodStats

Khusus sepak bola (tidak termasuk wasit futsal dan sepak bola pantai), Thailand menjadi negara Asia Tenggara yang paling banyak memiliki wasit berlisensi FIFA 2022 dengan jumlah 9 wasit utama dan 11 asisten wasit. Dari 9 wasit utama tersebut, terdapat 3 wasit yang memiliki lisensi perangkat pertandingan video, antara lain Pechsri Mongkolchhai, Pu-udom Sivakorn, dan Somsin Torphong.

Negara Asia Tenggara yang memiliki wasit berlisensi FIFA 2022 terbanyak kedua adalah Myanmar dengan 7 wasit utama dan 9 asisten wasit. Aye Thein menjadi wasit Myanmar paling senior yang memiliki lisensi FIFA, yakni sejak tahun 2008.

Salah satu semifinalis Piala AFF 2020, Vietnam berada di posisi tiga dengan total 6 wasit utama dan 10 asisten wasit berlisensi FIFA 2022. Tiga wasit utama tersebut di antaranya adalah seorang perempuan, antara lain Cong Thi Dung (2005), Bui Thi Thu Trang (2016), dan Le Thi Ly (2019).

Malaysia dan Singapura sama-sama memiliki 6 wasit utama yang berlisensi FIFA 2022. Namun, Malaysia memiliki 9 asisten wasit yang berlisensi FIFA 2022, sedangkan Singapura hanya memiliki 7 asisten wasit. Selain itu, satu wasit utama Singapura, yakni Muhammad Bin Jahari telah memiliki lisensi perangkat pertandingan video sejak 2021 lalu.

Berada satu tingkat di bawah Indonesia, yaitu Laos, Filipina, dan Kamboja sama-sama memiliki 4 wasit utama dan 6 asisten wasit yang telah berlisensi FIFA 2022. Wasit utama Laos paling senior yang telah berlisensi FIFA bernama Phongsanit Xaypaseuth (2007), Filipina bernama Daypuyat Clifford (2014), dan Kamboja bernama Khuon Virak (2010).

Brunei Darussalam hanya memiliki 2 wasit utama dan 5 asisten wasit yang berlisensi FIFA 2022, sedangkan Timor Leste hanya memiliki masing-masing satu wasit utama dan asisten wasit berlisensi FIFA 2022.

Jelang Kejuaraan Futsal AFF 2022, Bagaimana Kekuatan Tiap Negara?

Penulis: Raihan Hasya
Editor: Editor

Artikel Sebelumnya Bagaimana Kinerja Sistem Pemerintahan Demokrasi di Indonesia?
Artikel Selanjutnya Yuk Intip Jam Kerja di Berbagai Negara, Ada yang 25 hingga 43 jam per Pekan!
Konten Terkait