Aliran investasi asing ke Indonesia terus menunjukkan dinamika positif sepanjang 2025. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi asing di Indonesia pada Kuartal III 2025 tercatat sebesar US$13,25 miliar. Angka ini menunjukkan kenaikan dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai US$12,63 miliar. Meski demikian, nilainya masih lebih rendah jika dibandingkan dengan capaian pada Kuartal III 2024 yang mencapai US$15,51 miliar.
Baca Juga: Negara dengan Investasi Terbesar di Indonesia
Jika ditinjau menurut provinsinya, Jawa Barat mencatatkan realisasi investasi asing tertinggi pada Kuartal III 2025 dengan nilai mencapai US$2,21 miliar. Capaian ini mengantarkan Jawa Barat ke posisi teratas, menggeser Sulawesi Tengah yang pada kuartal sebelumnya memimpin dengan realisasi investasi sebesar US$1,84 miliar.
Jawa Barat juga unggul di kalangan investor dalam negeri, dengan total penanaman modal dalam negeri pada periode yang sama mencapai Rp41,8 triliun, naik dari kuartal sebelumnya yang sebesar Rp43,7 triliun.
Pada Kuartal III 2025, penanaman modal asing di Sulawesi Tengah tercatat sebesar US$1,96 miliar, berada di posisi kedua setelah Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut mengapresiasi seluruh jajaran dan perangkat, termasuk para pelaku usaha, yang telah bekerja sama menjadikan Jawa Barat destinasi utama para investor.
Ke depannya, ia berkomitmen untuk terus merawat iklim investasi, salah satunya dengan mempermudah perizinan, menyediakan infrastruktur yang memadai, dan memberikan keamanan serta kenyamanan bagi penanam modal.
"Yang dibangun adalah investasi. Bagaimana investasi? Ya, harus ramah. Bagaimana caranya ramah? Perizinan harus cepat, infrastruktur harus dibangun dengan baik. Pemerintah Provinsi saat ini sangat concern terhadap pembangunan infrastruktur," jelas Dedi (17/10/2025), melansir Antara.
Lebih lanjut, di urutan ketiga provinsi dengan realisasi investasi asing terbesar ada Jakarta dengan US$1,41 miliar, turun dari kuartal sebelumnya yang mencapai US$1,43 miliar. Peringkat keempat dipegang Maluku Utara dengan US$972,9 juta, diikuti Banten dengan US$761,9 juta.
Kepulauan Riau menjadi provinsi dengan penanaman modal asing tertinggi keenam untuk Kuartal III 2025, mencapai US$758,8 juta, disusul Jawa Tengah sebesar US$701,8 juta, Jawa Timur dengan US$555,5 juta, Kalimantan Barat sebesar US$511,8 juta, dan Sumatra Utara yang mencapai US$505,7 juta.
Sebaliknya, Maluku mencatatkan realisasi penanaman modal asing terendah pada Kuartal III 2025, yakni sebesar US$1,04 juta, diikuti Sulawesi Barat dengan US$1,4 juta, Bengkulu dengan US$4,4 juta, Papua sebanyak US$5,1 juta, dan Gorontalo dengan US$5,5 juta.
Baca Juga: 10 Produk Investasi yang Paling Diminati Indonesia pada 2025
Sumber:
https://data.bkpm.go.id/visualisasi-detail/perkembangan-realisasi-investasi-oLSgf7G
Penulis: Agnes Z. Yonatan