Bukan Liburan, Ini Prioritas Menabung Generasi Muda 2025

Bukan untuk liburan, generasi muda fokus menabung untuk mencapai tujuan pribadi (menikah dan membeli rumah) serta pendidikan.

Bukan Liburan, Ini Prioritas Menabung Generasi Muda 2025 Ilustrasi Menabung | Maitree Rimthong/Pexels
Ukuran Fon:

Di tengah kondisi penuh ketidakpastian, menabung telah menjadi suatu keharusan. Lebih dari sekadar disiplin finansial, menabung merupakan ekspresi akan nilai-nilai dan prioritas dalam hidup. Memiliki tabungan memberikan rasa aman dalam menghadapi risiko dan ketidakpastian yang terus mengintai di masa depan.

Di kalangan anak muda Indonesia, prioritas menabung terlihat berbeda antara Milenial dan Gen Z. Milenial yang tumbuh di era penuh ketidakpastian ekonomi, lebih memprioritaskan tabungannya untuk kestabilan masa depan, berbeda dengan Gen Z yang lebih mengedepankan tujuan pribadi dalam prioritas tabungannya.

Tujuan menabung generasi muda 2025 | GoodStats
Tujuan menabung generasi muda 2025 | GoodStats

Prioritas menabung Milenial dan Gen Z terlihat sedikit berbeda. Milenial lebih fokus menabung untuk mengembangkan edukasi dan keterampilan pribadi demi menyambut masa depan. Tercatat sebanyak 58% Milenial memprioritaskan tabungan untuk edukasi dan pengembangan keterampilan, sedangkan di Gen Z angkanya hanya 48%.

Di sisi lain, Gen Z lebih memprioritaskan tabungannya pada tujuan pribadi seperti menikah maupun memiliki rumah, dengan persentase mencapai 79%, jauh mengungguli Milenial yang sebesar 51%.

Lebih lanjut, Gen Z tercatat lebih mengutamakan tabungannya untuk kegiatan bisnis atau membuka usaha ketimbang Milenial. Terakhir, untuk urusan berlibur, berwisata, dan mencari pengalaman baru, Gen Z lebih dominan dengan 40% dibanding Milenial sebesar 26%. Hal ini menunjukkan bagaimana Gen Z lebih mengedepankan ekspresi diri dan membuat kenangan dalam hidup.

Langkah Generasi Muda Kelola Keuangan

Selain menabung, menjaga dan mengelola keuangan juga sama pentingnya. Apalagi di era serba modern, di mana orang-orang kini membeli bukan untuk memenuhi kebutuhan, melainkan keinginan.

Menurut survei IDN Research Institute, sebanyak 61% responden mulai menghemat dengan memotong pengeluaran untuk hal-hal yang kurang penting. Ada pula 43% responden yang menuliskan pemasukan dan pengeluarannya dengan rinci agar bisa memprioritaskan mana pengeluaran yang penting dan mana yang kurang. Terakhir, 36% generasi muda berencana untuk menabung dari pekerjaan sampingan untuk membeli hal-hal yang diinginkan.

Kiat-kiat ini menunjukkan kesadaran generasi muda akan pentingnya mengelola keuangan yang semakin meningkat. Di era penuh ketidakpastian, menabung bukan lagi soal memberikan rasa aman, melainkan soal memegang kendali.

“Bagi generasi muda, menabung bukan lagi soal membangun pengaman, melainkan mengambil kembali kendali dalam dunia penuh ketidakpastian. Dalam konteks ini, mencari kenyamanan di masa sekarang menjadi sama pentingnya dengan merencanakan masa depan,” tulis IDN dalam laporannya.

Adapun survei Indonesia Millennial and Gen Z Report 2026 dari IDN Research Institute ini melibatkan total 946 responden Milenial dan 903 responden Gen Z pada 7-13 April 2025 dengan berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan, membuat hasil yang diperoleh memberikan gambaran komprehensif terkait kondisi yang dihadapi generasi muda saat ini.

Baca Juga: Dilema Pendidikan dan Aspirasi Karier Gen Z Indonesia

Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor

Konten Terkait

Komponen Belanja Pemerintah Pusat dalam APBN, Simak Rinciannya Berikut Ini!

berikut ini jenis belanja Pemerintah Pusat dalam APBN.

BI Rate Melandai, Bagaimana Dampaknya ke Ekonomi Indonesia 2025?

BI Rate turun Agustus 2025, berdampak signifikan pada ekonomi Indonesia

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook