Berikut Ragam Faktor yang Pengaruhi Pilihan Liburan Publik RI

Keindahan alam jadi faktor utama yang pengaruhi 63% publik RI dalam menentukan tujuan liburan.

Berikut Ragam Faktor yang Pengaruhi Pilihan Liburan Publik RI Ilustrasi Liburan | jcomp/Freepik
Ukuran Fon:

Untuk urusan wisata, Indonesia terkenal memiliki destinasi wisata yang begitu kaya dan melimpah. Hal ini dibuktikan dari beragam jenis wisata yang ditawarkan, mulai dari wisata alam, budaya dan sejarah, kuliner, sampai wisata edukasi dan religi.

Kekayaan ini membuat masyarakat Indonesia memiliki keleluasaan dalam memilih destinasi yang hendak dituju. Banyak faktor yang memengaruhi destinasi wisata, baik yang datangnya dari dalam maupun luar diri individu. Lalu, apa hal yang paling memengaruhi pilihan liburan warga RI?

Keindahan Alam Jadi Faktor yang Pengaruhi Mayoritas Publik RI dalam Memilih Tempat Wisata
Keindahan Alam Jadi Faktor yang Pengaruhi Mayoritas Publik RI dalam Memilih Tempat Wisata | GoodStats

Menurut survei dari YouGov yang dilakukan selama Oktober 2024-Oktober 2025, keindahan alam yang menakjubkan di tempat liburan memengaruhi 63% publik Indonesia dalam memilih destinasi wisata. Kecantikan alam seperti pemandangan indah di pantai, air terjun, hingga pegunungan jadi aspek yang sangat dipertimbangkan sebelum menetapkan lokasi liburan.

Faktor berikutnya adalah ketersediaan transportasi menuju lokasi liburan yang memengaruhi 60% responden. Sarana dan prasarana transportasi adalah aspek penting yang harus dipikirkan dengan matang sebelum berwisata. Seindah dan semenarik apa pun tujuannya, semua akan terasa sia-sia jika aksesnya tidak dapat dijangkau.

Di sisi lain, harga juga banyak memengaruhi keputusan responden. Biaya yang terjangkau memengaruhi keputusan liburan 52% publik dan harga liburan yang sepadan juga penting bagi 50% publik.

Kedua alasan ini saling berhubungan. Di satu sisi, publik ingin harga liburan yang terjangkau, namun, di sisi lainnya biaya liburan yang dikeluarkan juga harus sepadan dengan jasa yang ditawarkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah timbulnya kekecewaan akibat ketidaksesuaian antara harga dan pengalaman yang dirasakan.

Setelahnya, suhu dan iklim objek wisata juga diperhatikan oleh 45% responden. Aspek ini umumnya jadi pertimbangan utama bagi mereka yang hendak pergi ke tujuan-tujuan alam, seperti pantai atau pegunungan. Cuaca dan suhu yang tidak bersahabat akan sangat mengganggu pengalaman dan keselamatan wisatawan.

Kemudian dalam aktivitas liburan sekalipun, nyatanya saran atau rekomendasi dari teman dan keluarga masih memengaruhi 31% responden saat menetapkan pilihan liburan.

Lebih lanjut, hal-hal lain yang juga memengaruhi pilihan wisata adalah budaya dan situs sejarah di destinasi wisata (30%), pengalaman indah di lokasi liburan yang sama (21%), keberadaan teman atau keluarga di dekat destinasi (20%), dan aktivitas atau olahraga yang tersedia (17%). Lalu sebagian kecil, pilihan publik juga dipengaruhi oleh kehidupan malam (14%) dan sisanya mengaku belum liburan akhir-akhir ini (4%).

Adapun survei ini diselenggarakan oleh YouGov secara daring selama 14 Oktober 2024-14 Oktober 2025 terhadap 12.559 responden dewasa yang telah merepresentasikan usia, gender, dan status sosial ekonomi.

Potensi dan Pengembangan Pariwisata Indonesia

Melihat besarnya potensi sektor pariwisata di Indonesia, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, telah meluncurkan beragam program strategis untuk mendorong transformasi kualitas pariwisata tanah air.

Program itu meliputi Gerakan Wisata Bersih, Kharisma Event Nusantara (KEN), Wonderful Indonesia Gastronomy, Wonderful Indonesia Wellness, dan pengembangan Desa Wisata.

“Selain itu, kami juga sedang menyusun rencana Peraturan Presiden tentang Dana Pariwisata Berkualitas atau Indonesia Quality Tourism Fund (IQTF). Dana ini disiapkan untuk mendukung program-program transformatif yang berfokus pada peningkatan kualitas dan daya saing pariwisata Indonesia, termasuk penyelenggaraan event dan pengembangan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan,” tuturnya dalam pembukaan Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) di Maya Resort & Spa Sanur, Bali, mengutip laman resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (11/10/2025).

Sementara itu, menurut pakar pariwisata internasional dan konsultan industri perjalanan Mario Enzesberger, Indonesia diprediksi menjadi salah satu pasar terpenting dalam pertumbuhan pariwisata Asia 2026, seiring meningkatnya minat investor dan wisatawan global terhadap destinasi di kawasan Asia Tenggara.

“Indonesia punya semuanya–alam, budaya, keberagaman pengalaman, dan keramahtamahan masyarakatnya. Tidak hanya Bali, tapi seluruh Indonesia menawarkan potensi yang luar biasa besar,” ujarnya dalam keterangan resmi, mengutip RRI (18/11/2025).

Baca Juga: Ke Mana Publik RI akan Liburan Setahun ke Depan?

Sumber: 

https://yougov.com/articles/53247-do-indonesians-prefer-their-own-islands-to-global-destinations

Penulis: NAUFAL ALBARI
Editor: Editor

Konten Terkait

Cuaca Jadi Kendala Utama Saat Nonton Konser

Cuaca yang tidak mendukung seperti hujan atau terlalu panas jadi pengalaman tidak menyenangkan yang paling banyak dirasakan selama konser, capaiannya 34%.

Ini yang Dipikirkan Publik RI Ketika Dengar Kata Korupsi

Tindakan mengambil uang rakyat hingga pejabat tamak jadi hal yang dipikirkan ketika mendengar kata “korupsi”.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook