Jawa Tengah tidak hanya dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, tetapi juga sebagai sentra peternakan kambing. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), populasi kambing di Jawa Tengah mencapai 3,57 juta pada 2025, sedikit bertambah dari tahun sebelumnya yang sebanyak 3,51 juta ekor.
Adapun jumlah kambing di Kabupaten Wonogiri mencapai 325.550 ekor pada 2025. Angka tersebut menjadikan Wonogiri sebagai daerah dengan populasi kambing terbanyak di Jawa Tengah, unggul cukup jauh dibanding kabupaten lainnya.
Baca Juga: 10 Provinsi dengan Pemotongan Kambing Terbanyak 2025
Di posisi kedua terdapat Purbalingga dengan 250.439 ekor, disusul Pati sebanyak 229.159 ekor. Sementara itu, Banjarnegara menempati posisi keempat dengan 209.908 ekor, diikuti Purworejo sebanyak 194.223 ekor.
Menariknya, selisih populasi kambing antara Wonogiri dan Purbalingga mencapai lebih dari 75 ribu ekor. Jumlah tersebut setara dengan sekitar sepertiga populasi kambing yang dimiliki Purbalingga, menunjukkan dominasi Wonogiri dalam sektor peternakan kambing di provinsi ini.
Di peringkat keenam dan ketujuh terdapat Grobogan dengan 175.498 ekor dan Banyumas sebanyak 169.153 ekor.
Secara keseluruhan, tujuh kabupaten dengan populasi kambing terbesar ini memiliki total sekitar 1,55 juta ekor kambing. Artinya, hampir 45% dari populasi kambing Jawa Tengah terkonsentrasi hanya di tujuh daerah tersebut.
Adapun secara nasional, jumlah ternak kambing di Indonesia mencapai 15,8 juta ekor. Jawa Tengah sendiri jadi produsen terbesar kedua, hanya di bawah Jawa Timur yang memiliki 4.6 juta ekor kambing.
Populasi Ternak Lain di Jawa Tengah
Tidak hanya kambing, Jawa Tengah juga jadi salah satu sentra populasi ternak lain. Provinsi ini tercatat memiliki 1,29 juta ekor sapi potong, 1,21 juta ekor domba, 85,8 ribu ekor sapi perah, 50,2 ribu ekor babi, 23,5 ribu ekor kerbau, dan hampir 3 ribu ekor kuda.
Jika seluruh populasi ternak utama di Jawa Tengah dijumlahkan, terdapat lebih dari 6,1 juta ekor ternak pada 2025. Besarnya populasi ternak tersebut menunjukkan bahwa Jawa Tengah memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pasokan protein hewani nasional. Potensi ini dapat terus dikembangkan melalui peningkatan produktivitas, perbaikan kualitas bibit, serta penguatan akses pasar bagi para peternak.
Baca Juga: Produksi Daging Kambing di Indonesia Kembali Naik 2025, Jawa Timur Jadi Sentra Produksi Tertinggi
Sumber:
https://jateng.bps.go.id/id/statistics-table/3/UzJWaVUxZHdWVGxwU1hSd1UxTXZlbmRITjA1Q2R6MDkjMw==/populasi-ternak-menurutkabupaten-kota-dan-jenis-ternak-di-provinsi-jawa-tengah--ekor---2022.html
Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor