7 Negara Pemeluk Agama Hindu Terbanyak di Dunia, Indonesia Salah Satunya

Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu di Bali, berikut daftar negara dengan pemeluk agama Hindu terbanyak di dunia.

7 Negara Pemeluk Agama Hindu Terbanyak di Dunia, Indonesia Salah Satunya Potret umat Hindu di Bali | CherylRamalho/Shutterstock

Hari Raya Nyepi menjadi salah satu peringatan penting dan sakral bagi masyarakat beragama Hindu khususnya di Bali. Agama Hindu sendiri merupakan agama dengan pemeluk terbanyak ketiga di dunia setelah Kristen dan Islam.

Agama Hindu berasal dari India, di mana asal-usulnya dimulai sejak masuknya bangsa Arya ke India pada waktu 1.500 sebelum masehi (SM). Kedatangan bangsa Arya memengaruhi tatanan kehidupan sosial masyarakat di India pada saat itu.

Pengaruh bangsa Arya dengan Dravida kemudian melahirkan kebudayaan dalam agama Hindu yang terus berkembang seiring zaman. Agama Hindu menjadi agama dengan usia terpanjang yang dikenal manusia dan masih eksis hingga saat ini.

Total pemeluk agama Hindu di dunia saat ini diperkirakan mencapai 1,16 miliar jiwa yang tersebar di beberapa negara. Mayoritas pemeluk agama Hindu saat ini bermukim di kawasan Asia Selatan. Dilansir dari Global Religious Futures, berikut daftar negara dengan populasi umat Hindu terbanyak di dunia.

Negara pemeluk agama Hindu terbanyak di dunia tahun 2020 | GoodStats

1. India

Sebesar 94,17 persen populasi umat Hindu di dunia berasal dari India. Hal ini kemudian menjadikan India berada di peringkat pertama negara dengan pemeluk agama Hindu terbanyak di dunia. Adapun total pemeluk agama Hindu di India pada tahun 2020 tercatat sebanyak 1,09 miliar jiwa.

2. Nepal

Nepal menduduki posisi ke-2 dengan persentase sebesar 2,46 persen. Adapun total populasi umat Hindu di Nepal berjumlah sebanyak 28,6 juta jiwa. Negara yang terletak di kawasan pegunungan Himalaya ini berbatasan darat dengan India di sebelah barat, timur, serta selatan.

3. Bangladesh

Posisi ke-3 ditempati oleh negara yang masih berbatasan dengan India yakni Bangladesh yang memiliki persentase sebesar 1,19 persen. Jumlah pemeluk agama Hindu di Bangladesh mencapai 13,7 juta jiwa.

4. Indonesia

Indonesia menempati posisi ke-4 dengan persentase sebesar 0,36 persen dan total jumlah pemeluk agama Hindu sebanyak 4,21 juta jiwa. Masuknya agama Hindu di Indonesia ditandai dengan berdirinya kerajaan Kutai dan Tarumanegara sekitar abad ke-4.

Perkembangan agama Hindu di Indonesia tidak terlepas dari sejarah penting perjalanan peradaban Indonesia pada zaman pra kemerdekaan. Saat ini, mayoritas umat Hindu di Indonesia berada di Pulau Bali yang masih kental menganut budaya serta tradisi dalam agama Hindu.

5. Pakistan

Posisi ke-5 diraih oleh Pakistan dengan persentase sebesar 0,36 persen. Adapun total populasi umat Hindu di Pakistan berjumlah 3,99 juta jiwa. Negara Pakistan sendiri masih berbatasan langsung secara darat dengan negara asal mula agama Hindu yakni India.

6. Sri Lanka

Negara pulau yang berada di sebelah Tenggara dari India yakni Sri Lanka menempati posisi ke-6 negara dengan populasi umat Hindu terbanyak di dunia. Jumlah total pemeluk agama Hindu di Sri Lanka ialah sebanyak 3,09 juta jiwa dengan persentase 0,27 persen.

7. Amerika Serikat

Setelah mayoritas penduduk beragama Hindu berasal dari negara di kawasan Asia Selatan, posisi ke-7 beranjak ke Negeri Paman Sam di belahan benua Amerika. Adapun jumlah total pemeluk agama Hindu di Amerika Serikat mencapai 2,51 juta jiwa dengan persentase sebesar 0,22 persen.

Nyepi, momen sakral menyambut tahun baru dengan keheningan

Hari Raya Nyepi diperingati setiap tahunnya oleh masyarakat beragama Hindu utamanya di Bali dalam rangka menyambut Tahun Baru Caka. Peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1944 jatuh pada 3 Maret 2022.

Umat Hindu Bali merayakan Hari Raya Nyepi dengan menghentikan segala bentuk aktivitas selama 1 hari dan berdiam diri di kediaman masing-masing sebagai upaya untuk melakukan evaluasi diri.

Pada saat Nyepi, umat Hindu wajib melaksanakan Catur Brata Penyepian yang terdiri dari 4 pantangan. Pantangan tersebut di antaranya ialah amati geni, amati karya, amati lelungan, dan amati lelanguan.

Amati geni yakni pantangan menyalakan perapian yang diartikan dengan tidak menyalakan listrik, api, hingga kobaran hawa nafsu. Amati karya merupakan pantangan untuk tidak bekerja atau melakukan aktivitas fisik lainnya dan berfokus pada kegiatan menyucikan diri. Amati lelungan yakni pantangan berpergian, serta amati lelanguan pantangan mengadakan atau menikmati hiburan.

Hari Raya Nyepi menjadi momentum bagi umat Hindu menghindari segala nafsu serta mendekatkan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa guna menyucikan Bhuana Alit atau manusia dan Bhuana Agung atau alam dan seisinya.

Penulis: Diva Angelia
Editor: Editor

Artikel Sebelumnya Selaras dengan Aturan Toa Masjid, Indonesia Memang Nomor Satu Masjid Terbanyak di Dunia
Artikel Selanjutnya Menengok Angka Representasi Perempuan di Parlemen Indonesia
Konten Terkait