Pendidikan guru merupakan salah satu hal yang turut menentukan kualitas pembelajaran di sekolah. Semakin banyak guru yang memiliki kualifikasi pendidikan tinggi, maka semakin beragam pula kompetensi dan pengetahuan yang bisa dibawa ke ruang kelas.
Di Jawa Timur, terdapat total 8.667 guru berkualifikasi S2 per Agustus 2026, tersebar di 38 kabupaten/kota. Terdapat beberapa wilayah yang punya jumlah guru lulusan S2 lebih banyak dibanding daerah lainnya.
Wilayah dengan Guru Berkualifikasi S2 Terbanyak di Jawa Timur
Baca Juga: 10 Pahlawan Kemerdekaan Asal Jawa Timur, dari Soekarno hingga Bung Tomo
Kota Surabaya duduk di peringkat pertama dengan total 911 guru berkualifikasi S2, setara dengan 10,5% dari total provinsi. Jumlah ini merupakan gabungan dari guru SMA, SMK, dan PK-PLK berkualifikasi S2.
Sidoarjo berada di posisi kedua dengan total 501 guru, diikuti Kota Malang yang memiliki 484 guru berkualifikasi S2.
Adapun Lamongan mengisi urutan keempat dengan total 380 guru berkualifikasi S2. Daftar lima besar ditutup oleh Malang yang memiliki 379 guru lulusan S2.
Di posisi keenam terdapat Gresik dan Jember yang masing-masing mencatatkan 365 guru berkualifikasi S2, disusul Jombang (320 guru), Banyuwangi (295 guru), dan Kediri (266 guru).
Beasiswa S2 Guru di Inggris
Guna meningkatkan kapasitas para profesional di bidang pendidikan dasar dan menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Inggris melalui program Beasiswa Chevening.
Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi tenaga pendidik Indonesia untuk melanjutkan kuliah melalui program pendidikan S2 di Inggris.
"Melalui kemitraan ini, para profesional Indonesia di bidang pendidikan dasar dan menengah akan memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan studi pascasarjana di Inggris. Pengetahuan dan pengalaman yang mereka peroleh nantinya diharapkan dapat memperkuat kapasitas sektor pendidikan nasional," jelas Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti pada penandatanganan nota kesepahaman Beasiswa Chevening - Kemendikdasmen pada Kamis (30/7/2026).
Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey, mengungkapkan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan pada Pemerintah Inggris.
"Pendidikan adalah salah satu investasi paling penting yang dapat dilakukan suatu negara untuk masa depannya. Kami sangat senang meluncurkan kemitraan baru dengan Kemendikdasmen, yang akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di Inggris," ujarnya.
Terdapat beberapa syarat bagi penerima beasiswa, salah satunya adalah kewajiban untuk kembali ke Indonesia setelah lulus dan mengabdi setidaknya dua tahun.
Pendaftaran Beasiswa Chevening untuk tahun ajaran 2027/2028 masih dibuka hingga 6 Oktober 2026 mendatang.
Baca Juga: Lamongan Jadi Lumbung Padi Terbesar di Jawa Timur 2025
Sumber:
https://dindik.jatimprov.go.id/