Jawa Timur merupakan salah satu wilayah dengan geliat olahraga yang cukup kuat. Berbagai cabang olahraga terus berkembang, melahirkan atlet-atlet yang membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
Menurut Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur, terdapat 3.122 atlet aktif di Jawa Timur, tersebar di berbagai cabang olahraga antara lain akuatik, anggar, angkat besi, arung jeram, atletik, barongsai, bola basket, bola voli, catur, dansa, karate, taekwondo, hingga wushu.
Mayoritas atlet di Jawa Timur adalah laki-laki, mencapai 1.830 orang, sementara perempuan sebanyak 1.292 atlet.
Dari jumlah tersebut, Kota Malang menyumbang jumlah atlet terbanyak, mencapai 1.100 atlet pada 2025. Posisinya diikuti Kabupaten Gresik dengan total 992 atlet.
Gabungan atlet dari kedua wilayah tersebut mencapai 2.092 atlet atau sekitar 67% dari total atlet di Jawa Timur.
Baca Juga: Bukan Pelari Kalcer, Ini Daftar Pelari Pria Terbaik Indonesia 2025
Kabupaten Mojokerto menduduki bangku ketiga dengan total 463 atlet, disusul oleh Kabupaten Ngawi sebanyak 255 atlet dan Kabupaten Sampang dengan 105 atlet.
Di luar lima besar, terdapat Kabupaten Trenggalek dengan 68 atlet, diikuti Kabupaten Sumenep (52 atlet), Kabupaten Bangkalan (48 atlet), dan Kabupaten Magetan (21 atlet).
Daftar 10 besar wilayah dengan jumlah atlet terbanyak di Jawa Timur ditutup oleh Kabupaten Lumajang yang memiliki 11 atlet.
Selain dari 10 wilayah di atas, atlet-atlet di Jawa Timur tersebar di lima wilayah lain, mulai dari Kota Blitar (3 atlet), Kabupaten Blitar (1 atlet), Kabupaten Bondowoso (1 atlet), Kabupaten Pasuruan (1 atlet), dan Kabupaten Madiun (1 atlet).
Atlet Hockey Terbanyak
Jika ditinjau menurut cabang olahraganya, maka atlet hockey mendominasi di Jawa Timur dengan total 237 orang, diikuti pencak silat sebanyak 182 orang dan akuatik (renang dan loncat indah) sebanyak 141 orang.
Selain itu, terdapat pula 127 atlet atletik, 125 atlet sepak bola, 125 atlet bola voli, 101 atlet bola tangan, 100 atlet karate, dan 94 atlet wushu.
Sebaliknya, olahraga paling minim atlet di Jawa Timur adalah paramotor dan shorinji kempo, masing-masing hanya terdapat 1 atlet.
Paramotor merupakan olahraga di mana pilot menerbangkan parasut khusus dengan dorongan mesin di punggung.
Sementara itu, shorinji kempo adalah seni bela diri asal Jepang yang memadukan teknik kombinasi antara pukulan, tendangan, kuncian, dan bantingan.
Baca Juga: 8 Atlet Wanita Dengan Bayaran Tertinggi
Sumber:
https://opendata.jatimprov.go.id/dataset/daftar-atlet-berdasarkan-cabang-olahraga-prestasi-se-jawa-timur