Kuliner

10 Rempah Terbaik di Dunia 2026, Ada Rempah dari Indonesia!

Salah satu rempah asal Indonesia yakni lengkuas berhasil masuk ke dalam top 10 rempah terbaik di dunia versi TasteAtlas 2026.

10 Rempah Terbaik di Dunia 2026, Ada Rempah dari Indonesia!

Potret Lengkuas | Herusutimbul/Wikimedia Commons

Rempah menjadi salah satu bagian penting dalam kuliner di berbagai belahan dunia. Tak hanya digunakan untuk memperkaya rasa dan aroma masakan, rempah juga telah menjadi bagian dari tradisi serta budaya kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi. 

TasteAtlas merilis peringkat rempah terbaik di dunia berdasarkan penilaian pengguna global. Dalam pemeringkatannya, TasteAtlas menggunakan sistem untuk mengenali pengguna asli serta menyaring penilaian dari bot hingga penilaian yang dianggap bias.

Hingga 2 September 2026, terdapat 1.742 penilaian untuk daftar Top 56 Spices in the World, dengan 955 penilaian yang dinyatakan valid oleh sistem. Dalam daftar tersebut, terdapat salah satu rempah khas Indonesia, yaitu lengkuas yang berhasil masuk jajaran rempah terbaik dunia.

Berikut sepuluh rempah terbaik di dunia versi TasteAtlas 2026 yang mungkin belum banyak orang ketahui.

Top 10 Rempah Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas 2026
10 Rempah Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas 2026 | Goodstats

1. Azafrán de la Mancha – Spanyol

Menempati posisi pertama dalam daftar 10 rempah terbaik di dunia versi TasteAtlas 2026, azafrán de la mancha memperoleh rating 4,6 dari 5. Safron ini ditanam di wilayah Castilla-La Mancha, Spanyol, dan dihasilkan dari putik bunga Crocus sativus L. yang dikeringkan.

Rempah ini memiliki cita rasa floral dengan sedikit rasa pahit. Selain sebagai penambah cita rasa, rempah ini juga memberikan warna kuning keemasan pada hidangan. Untuk mempertahankan cita rasanya yang lembut, safron dari La Mancha tidak dijual dalam bentuk bubuk, melainkan berupa helaian utuh.

2. Szegedi Fűszerpaprika-őrlemény – Hungaria

Szegedi fűszerpaprika-őrlemény merupakan bubuk paprika khas Szeged, Hungaria, yang dibuat dari paprika kering yang digiling. Rempah ini berwarna merah menyala dengan aroma kuat dan rasa manis, lembut, serta sedikit pedas.

Paprika ini banyak digunakan dalam kuliner Hungaria, terutama sebagai bumbu goulash, semur, dan hidangan daging. Dengan rating 4,6, szegedi fűszerpaprika-őrlemény menduduki peringkat kedua dalam daftar ini

3. Pimentón de la Vera – Spanyol

Pimentón de la vera merupakan paprika bubuk khas La Vera, Spanyol, yang telah diproduksi sejak abad ke-16. Rempah berwarna merah cerah ini dibuat dari paprika yang dikeringkan lalu diasapi menggunakan kayu ek selama sekitar dua minggu, sehingga menghasilkan aroma dan cita rasa yang khas, pedas, serta smoky.

Pimentón de la vera memiliki tiga jenis, yaitu dulce (manis), agridulce (sedang), dan picante (pedas). Rempah ini banyak digunakan dalam berbagai hidangan Spanyol, mulai dari daging dan gurita hingga sup, semur, dan pembuatan sosis chorizo.

Dengan rating 4,6, Pimentón de la Vera menduduki posisi ketiga dalam daftar 10 rempah terbaik di dunia versi TasteAtlas.

4. Kalocsai Fűszerpaprika-őrlemény – Hungaria

Kalocsai fűszerpaprika-őrlemény menempati peringkat keempat dengan rating 4,6. Rempah ini merupakan bubuk paprika khas Bács-Kiskun, Hungaria, yang dibuat dari paprika merah kering dan digiling hingga halus. Rempah ini memiliki rasa manis dan fruity, tingkat kepedasannya tergantung dengan kandungan capsaicin dalam paprika.

Kalocsai fűszerpaprika-őrlemény banyak digunakan sebagai bumbu untuk berbagai hidangan, seperti semur, telur, ikan, pasta, kentang, hingga marinasi daging panggang. 

5. Chinantla Vanilla – Meksiko

Chinantla vanilla merupakan vanilla yang berasal dari Chinantla, Oaxaca, Meksiko, dan dikenal sebagai satu-satunya wilayah di dunia tempat vanila liar tumbuh. Tanaman ini juga dikenal dengan nama colibrí dan tumbuh di kawasan hutan dengan menopang pada pohon jeruk, kakao, dan jícara.

Setelah dipanen, buah vanilla secara tradisional dimasukkan ke dalam kantong dan dijemur selama lima jam setiap hari selama 15 hari. Proses tersebut menghasilkan buah berwarna cokelat seperti kopi dengan tekstur lembut dan aroma harum. Vanilla ini memperoleh rating 4,5 dan berada di bangku kelima dalam daftar ini.

Baca Juga: 10 Camilan Terbaik di Dunia 2026, Ada Batagor!

6. Ceylon Cinnamon – Sri Lanka

Ceylon cinnamon merupakan kayu manis yang berasal dari Sri Lanka, yang dahulu dikenal sebagai Ceylon. Dibandingkan cinnamon cassia, jenis ini memiliki rasa yang lebih manis dan lembut, sehingga dikenal pula sebagai true cinnamon.

Selain digunakan sebagai rempah, ceylon cinnamon juga mengandung antioksidan seperti proanthocyanidins. Rempah ini berada pada peringkat keenam dengan memperoleh rating sebesar 4,4.

7. Sansho Pepper – Jepang

Sansho pepper merupakan rempah khas Jepang yang berwarna hijau, beraroma harum, serta memiliki cita rasa floral dan sedikit asam menyerupai lemon. Rempah ini merupakan salah satu bagian dari tujuh rempah terkenal Jepang.

Sansho pepper secara tradisional digunakan sebagai bumbu untuk hidangan ikan, barbeque, hingga unagi atau belut bakar. Rempah ini juga cocok dipadukan dengan wijen dan jahe.

Berkat karakter rasanya yang khas, sansho pepper meraih rating 4,3 dan menduduki posisi ketujuh dalam daftar rempah terbaik dunia versi TasteAtlas.

8. Krokos Kozanis – Yunani

Krokos Kozanis atau safron Kozani merupakan rempah yang berasal dari Kozani, Yunani, yang berhasil pada ranking kedelapan dengan perolehan rating sebesar 4,2. Rempah dihasilkan dari kepala putik bunga safron.

Produksinya membutuhkan jumlah bunga yang sangat banyak. Sekitar 150.000 bunga diperlukan untuk menghasilkan 1 kilogram safron kering, sehingga saffron dikenal sebagai salah satu rempah termahal di dunia. Krokos Kozanis berwarna merah-oranye mengkilap, dan memiliki aroma yang kuat.

9. Huājiāo (Sichuan Pepper) – China

Huājiāo atau Sichuan pepper merupakan rempah khas Sichuan, China, yang berasal dari kulit buah tanaman Zanthoxylum. Berbeda dari cabai maupun lada hitam, rempah ini terkenal karena memberikan sensasi kebas dan kesemutan di lidah.

Penggunaannya telah berlangsung selama lebih dari seribu tahun dan sejak dahulu dimanfaatkan sebagai bumbu untuk memperkuat cita rasa makanan.

Huājiāo memperoleh rating 4,1 dan menduduki peringkat kesembilan dalam daftar rempah terbaik dunia versi TasteAtlas.

10. Galangal (Lengkuas) – Indonesia

Terakhir, terdapat galangal atau lengkuas yang merupakan rempah asal Indonesia. Lengkuas merupakan rempah yang memiliki bentuk seperti jahe, kencur, dan sejenisnya.

Lengkuas memiliki aroma yang kuat serta bagian luar yang keras dan berkayu. Rempah ini umum digunakan dalam berbagai masakan, termasuk sebagai salah satu bahan penting dalam bumbu kari Tailan.

Dalam daftar TasteAtlas, lengkuas mengantongi rating 4,1 dan berada di urutan ke-10 sebagai salah satu rempah terbaik di dunia.

Baca Juga: 10 Street Food Terbaik Indonesia Versi Taste Atlas 2026

Sumber:

https://www.tasteatlas.com/best-rated-spices-in-the-world#best-items

Penulis: Amanda Jingga Rambadani Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?