Gaji guru di Indonesia kerap menjadi perbincangan karena sering terjadi kesenjangan gaji profesi guru dengan profesi lainnya. Masih banyak guru di Indonesia. termasuk guru Sekolah Dasar (SD) yang menerima gaji di bawah Upah Minimum Regional (UMR) bahkan hanya menerima ratusan ribu rupiah.
Dibandingkan dengan negara lain, Indonesia tertinggal jauh berada di 2 urutan terbawah di ASEAN. Sementara itu, negara-negara di Eropa mendominasi rata-rata gaji guru SD tertinggi di dunia. Berikut 10 negara dengan gaji guru SD tertinggi di dunia menurut laporan OECD Statistik.
Top 10 Negara dengan Gaji Guru SD Tertinggi di Dunia
Jerman menduduki peringkat pertama dengan rata-rata gaji guru SD US$91.950. Peringkat kedua diisi oleh Australia dengan rata-rata gaji US$73.826. Amerika Serikat menyusul pada peringkat ketiga dengan rata-rata gaji US$68.153.
Urutan keempat ada Skotlandia dengan rata-rata gaji US$62.584. Portugal mengisi urutan kelima dengan rata-rata gaji US$58.829. Peringkat keenam diisi oleh Swedia dengan rata-rata gaji US$55.418. Inggris menempati posisi ketujuh dengan rata-rata gaji US$54.550.
Peringkat kedelapan diisi oleh Prancis dengan rata-rata gaji US$52.347. Sementara Italia dan Yunani mengisi dua peringkat terbawah di 10 besar ini dengan masing-masing rata-rata gaji US49.507 dan US$30.994.
Baca Juga: Swedia di Urutan 1! Ini Daftar Negara dengan Anggaran Pendidikan Tertinggi di Dunia 2026
Bagaimana dengan Gaji Guru di Indonesia?
Berdasarkan laporan DataIndonesia, gaji guru di Indonesia berada pada rentang Rp540 ribu hingga Rp7,32 juta per bulan. Tertinggal jauh dengan negara ASEAN lainnya seperti Tailan yang berada pada rentang gaji Rp7,1 hingga Rp 16 juta per bulannya.
Secara umum, ragam gaji guru di Indonesia tergantung pada status kepegawaian, jenjang pendidikan, masa kerja, dan lokasi mengajar. Guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki sistematika gaji yang relatif jelas.
Kompensasi yang diterima mulai dari gaji pokok, tunjangan profesi, hingga tunjangan kinerja di beberapa daerah. Selain itu, jika telah terverifikasi, guru ASN dapat memperoleh penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Baca Juga: 10 Negara dengan Anggaran Pendidikan Paling Sedikit di Dunia, Indonesia Urutan Pertama
Sementara itu, guru honorer merasakan kenyataan yang berbeda. Banyak guru honorer yang menerima gaji jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Ada pula yang hanya mendapatkan ratusan ribu rupiah per bulan.
Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara guru ASN dan non-ASN padahal keduanya memiliki beban kerja dan tanggung jawab yang sama.
Pemerintah telah melakukan berbagai upaya seperti sertifikasi guru dan pengangkatan ASN melalui PPPK. Namun, distribusi guru yang tidak merata, perbedaan kemampuan anggaran daerah, serta birokrasi yang panjang sering kali menjadi tantangan dalam upaya mensejahterakan guru di Indonesia. Di daerah terpencil, guru tidak hanya menghadapi persoalan gaji, tetapi juga keterbatasan fasilitas dan akses.
Baca Juga: Jumlah ASN di Indonesia Terbanyak di Jabatan Apa? Ini Datanya
Sumber:
https://www.statista.com/chart/35109/average-annual-salaries-of-primary-school-teachers/?srsltid=AfmBOor-qsNJ0wwUvgbYbobrpRx9jqfbx6bp9A0EPoa9lFqd_EsUM8vZ