Sebagian masyarakat Indonesia memiliki salah satu kebiasaan yang hampir tidak bisa dilewatkan setiap harinya yakni mengonsumsi kopi. Minuman ini dipercaya mampu meningkatkan energi dan fokus yang berasal dari kandungan kafeinnya. Oleh karena itu, kopi sering dipilih sebagai minuman untuk memulai hari.
Berdasarkan hasil survei Jakpat pada 2026, mayoritas masyarakat mengonsumsi kopi sebanyak satu kali sehari. Selain mencegah kantuk, banyaknya variasi rasa kopi juga turut mendorong minat publik dalam mengonsumsi minuman berkafein ini. Apalagi, telah tersedia kopi instan yang biasanya dibungkus dalam kemasan sachet dengan berbagai merek.
Baca Juga: Frekuensi Minum Kopi Publik Indonesia 2026
Berdasarkan peringkat Top Brand Award Fase I 2026, terdapat beberapa merek kopi bubuk instan yang paling diminati di Indonesia. Peringkat pertama kopi bubuk instan terfavorit diraih oleh Good Day dengan indeks 40,10%. Merek kopi ini banyak disukai karena memiliki banyak pilihan rasa, harganya yang relatif terjangkau, dan rasanya yang pas.
Di bawahnya, terdapat Indocafe dengan nilai indeks mencapai 22,40%. Meskipun memiliki selisih cukup jauh dengan peringkat pertama, merek kopi instan ini tidak kalah populer. Bagi beberapa orang, Indocafe memiliki aroma cukup kuat yang menjadi ciri khas tersendiri.
Urutan ketiga kopi bubuk instan paling favorit ditempati oleh ABC yang memperoleh skor 20%, kemudian disusul oleh Nescafe (9,8%) dan Torabika (4,6%).
Meskipun kopi instan memiliki banyak pilihan dan praktis disajikan, penting juga untuk memperhatikan kandungan gula atau krimer. Disarankan untuk memilih kopi instan murni tanpa gula tambahan atau less sugar untuk konsumsi harian.
Metodologi Survei
Top Brand Award melakukan survei tiga kali dalam setahun yang melibatkan 15 kota besar Indonesia. Untuk ranking merek kopi bubuk instan termasuk dalam kategori Top Brand Award Fase 1 yang melibatkan 8.500 responden yang terdiri dari 6.000 sampel random, 1.700 sampel booster, dan 800 sampel booster B2B. Target surveinya adalah pria dan wanita usia 16–65 tahun dengan Socioeconomic Status (SES) D hingga SES A.
Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan kuesioner yang terstruktur agar dapat mengukur tiga parameter yakni Top of Mind, Last Usage, dan Future Intentions. Sebuah merek akan mendapatkan Top Brand Award saat memiliki kriteria Top Brand Index minimal 10% dan menempati posisi tiga teratas dalam kategori produk berdasarkan hasil survei.
Baca Juga: 7 Minuman Nonalkohol Terbaik Indonesia Versi Taste Atlas 2026
Sumber:
https://topbrand-award.com/top-brand-index