Museum merupakan institusi yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan, pelestarian, dan penelitian berbagai koleksi yang memiliki nilai sejarah, seni, budaya, maupun ilmu pengetahuan. Perannya penting dalam melestarikan warisan peradaban suatu negara. Selain itu, museum berfungsi sebagai sarana edukasi dan rekreasi untuk pengunjung lokal maupun mancanegara.
Setiap museum memiliki tema atau cerita yang berbeda berdasarkan lokasinya. Oleh karena itu, masing-masing museum menawarkan pengalaman tersendiri bagi para pengunjungnya. Setiap negara memiliki museum kebanggaannya sendiri, menyimpan kisah dan sejarah untuk dilestarikan, termasuk di ASEAN. Lantas, apa saja museum terbesar di setiap negara ASEAN?
Baca Juga: Kota dengan Jumlah Museum Terbanyak di Dunia 2025, Ada Jakarta?
Berdasarkan informasi dari situs SeasiaStats, museum paling besar di Brunei Darussalam adalah Muzium Brunei. Negara Petro Dollar ini menyimpan koleksi artefak arkeologi, seni tradisional, serta pameran yang berkaitan dengan warisan kerajaannya dalam museum tersebut.
Dari Kamboja, terdapat museum terbesarnya yaitu National Museum of Cambodia. Museumnya terkenal dengan koleksi artefak Khmer terbesar di dunia, termasuk patung, keramik, dan benda-benda etnografi lain. Tempat ini menyimpan sejarah dari periode prasejarah, pra-Angkorian, Angkorian, dan pasca-Angkorian.
Sementara itu, dari Indonesia terdapat museum paling besar dan paling penting dalam sejarah peradaban yaitu Museum Nasional Indonesia yang berada di Jakarta. Lebih dari itu, museum yang dijuluki dengan Museum Gajah ini menjadi salah satu museum tertua di Asia Tenggara yang menyimpan koleksi artefak arkeologi, etnografi, dan sejarah terbanyak.
Selanjutnya, terdapat pula Lao National Museum di Laos, Borneo Cultures Museum di Malaysia, National Museum of Myanmar di Myanmar, National Museum Complex di Filipina, National Gallery Singapore di Singapura, Bangkok National Museum di Tailan, dan Hanoi Museum (Bảo tàng Hà Nội) di Vietnam yang masuk dalam daftar. Meskipun memiliki tema dan koleksi yang berbeda, museum-museum ini berperan penting dalam menjaga keabsahan sejarah dan budaya tiap negara.
Keberadaan museum sejatinya lebih dari sekadar destinasi wisata, melainkan sebagai tempat arsip identitas suatu negara. Perjalanan peradaban dapat dipelajari melalui informasi dan benda-benda peninggalan yang disimpan di dalam museum. Di tempat ini, masa lampau dan masa kini dapat saling terhubung menciptakan perjalanan yang runtut. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pelestarian museum agar dapat menjadi sarana pembelajaran bagi generasi mendatang.
Baca Juga: Daftar Kota dengan Gedung Pencakar Langit Terbanyak di Dunia, Ada Jakarta?
Sumber:
https://seasiastats.com/statistic/southeast-asias-largest-museums-CSh99
Penulis: Alifia Ayu Fitriana
Editor: Editor