Nasional

10 Embarkasi Pemberangkatan Haji Indonesia dengan Pelayanan Terbaik 2026

Embarkasi pemberangkatan Lombok (LOP) memperoleh kategori sangat memuaskan dengan indeks kepuasan layanan 87,8 pada 2026.

10 Embarkasi Pemberangkatan Haji Indonesia dengan Pelayanan Terbaik 2026

Ilustrasi Ibadah Haji | Fahad Puthawala/Pexels

Haji merupakan ibadah bagi umat Islam yang mampu dengan mengunjungi tanah suci di Mekah, Arab Saudi. Tingginya jumlah jemaah dari Indonesia setiap tahun membuat pemerintah memiliki tanggung jawab dalam mengelola penyelenggaraan ibadah haji. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan, keadilan, dan kenyamanan masyarakat yang melaksanakan ibadah di luar negeri.

Pemerintah juga berperan dalam melakukan negosiasi kuota haji dengan pemerintah Arab Saudi, termasuk memastikan terpenuhinya standar pelayanan dan kesehatan yang memadai. Kepuasan jemaah terhadap pelayanan menjadi hal penting agar ibadah dapat dilaksanakan dengan khusyuk. Selain itu, kepuasan pelayanan juga menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pemerintah sekaligus bahan evaluasi dalam memberikan pelayanan publik.

Di Indonesia, calon jemaah haji diberangkatkan menggunakan moda transportasi udara, yakni pesawat. Bandar udara dan asrama yang menjadi titik awal pemberangkatan calon jemaah haji disebut sebagai embarkasi.

Lantas, embarkasi pemberangkatan haji apa saja yang memiliki tingkat kepuasan layanan tertinggi pada 2026?

Embarkasi Lombok mendapatkan indeks kepuasan layanan tertinggi pada 2026
Embarkasi Lombok mendapatkan indeks kepuasan layanan tertinggi pada 2026 | GoodStats

Baca Juga: 7 Provinsi dengan Kuota Haji Terbanyak 2026

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dalam Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia Tahun 1447 H/2026 M, terdapat 16 embarkasi pemberangkatan yang tersebar di beberapa titik. Embarkasi Pemberangkatan Lombok (LOP) memiliki indeks kepuasan layanan tertinggi, mencapai 87,80.

Selain Lombok, embarkasi dengan kategori sangat memuaskan juga diraih oleh Yogyakarta (YIA) dan Palembang (PLM), dengan indeks kepuasan masing-masing di angka 87,18 dan 86,65. Embarkasi pemberangkatan dari Medan dengan kode KNO menyusul di posisi keempat dengan indeks 85,24.

Daftar 10 embarkasi pemberangkatan haji dengan tingkat kepuasan layanan haji tertinggi juga dilengkapi oleh Jakarta – Pondok Gede (84,70), Banda Aceh (84,41), Surabaya (84,29), Jakarta – Cipondoh (84,04), Makassar (83,95), dan Batam (83,88).

Dalam daftar di atas, Pulau Jawa dan Sumatra sama-sama menyumbangkan empat embarkasi pemberangkatan haji. Sementara Pulau Bali – Nusa Tenggara dan Sulawesi masing-masing diwakilkan oleh satu embarkasi.

Secara keseluruhan, Indeks Kepuasan Layanan Haji Dalam Negeri (IKLHI - DN) mencapai 83,85 dengan kategori memuaskan. Variasi capaian dalam daftar di atas menggambarkan perbedaan karakteristik penyelenggaraan maupun pelaksanaan layanan di setiap embarkasi. Kondisi ini menunjukkan masih ada celah perbaikan pada beberapa embarkasi agar capaian kepuasan oleh jemaah haji Indonesia dapat merata.

Metodologi

Guna mengetahui kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji terhadap harapan jemaah, Kementerian Haji dan Umrah bekerja sama dengan BPS untuk menghasilkan Survei Kepuasan Layanan Haji Indonesia (SKLHI) Tahun 2026. Mulai tahun ini, hasil pengukuran kepuasan layanan haji disajikan dalam format Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI).

Hasil pengukuran IKLHI disajikan dalam dua kelompok utama yakni Indeks Kepuasan Layanan Haji Dalam Negeri dan Indeks Kepuasan Layanan Haji Luar Negeri. IKLHI Dalam Negeri diukur dari tingkat kepuasan jemaah haji berdasarkan embarkasi pemberangkatan serta berdasarkan output dan proses. Sementara itu, IKLHI Luar Negeri diukur terhadap fasilitas akomodasi, katering, transportasi salawat, hingga layanan pada fase puncak haji.

Baca Juga: Sebaran Sarana Ibadah di Jakarta, Jumlahnya Tembus 10 Ribu pada 2025

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/08/06/2648/nilai-indeks-kepuasan-layanan-haji-indonesia--iklhi--pada-tahun-1447h-2026m-mencapai-83-28.html

Penulis: Alifia Ayu Fitriana Editor: Editor

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Lupa Sandi?