10 Kabupaten/Kota Paling Berkelanjutan di Indonesia 2025
Sosial • 4 Juni 2026Kota Surabaya raih predikat kota paling berkelanjutan di Indonesia versi UI GreenCityMetric 2025.
Kota Surabaya raih predikat kota paling berkelanjutan di Indonesia versi UI GreenCityMetric 2025.
Pada Triwulan I 2026, Indeks Harga Properti Residensial di Indonesia tercatat sebesar 110,6, hanya naik 0,04 poin dibandingkan triwulan sebelumnya
IPM Indonesia pada 2025 berada di level 75,90, naik 1,17% dari 2024 yang berada di 75,02
Jawa Timur (24,6 ribu) menjadi provinsi dengan perusahaan konstruksi terbanyak pada tahun 2025, disusul Jawa Barat (17,9 ribu) dan Jawa Tengah (15,4 ribu)
Selain Papua Pegunungan (715) yang memuncaki daftar ini, mayoritas provinsi lain juga berasal dari wilayah timur Indonesia
Mayoritas publik mendukung karena keberhasilan Soeharto menjadikan Indonesia swasembada pangan. Sementara itu, penolakan datang karena kasus KKN.
Puncak berada di posisi teratas sebagai kabupaten dengan biaya konstruksi termahal dengan nilai indeks 361,36, disusul 9 kabupaten asal Papua lainnya
Laporan dari BPS pada Oktober 2025 menunjukkan provinsi-provinsi di Papua memiliki biaya konstruksi lebih mahal dibandingkan wilayah lain.
6 dari 10 daerah berasal dari NTT, menunjukkan wilayah ini secara umum memiliki biaya konstruksi yang relatif murah dibandingkan daerah lain di Indonesia
Kemenpora mencatat DI Yogyakarta sebagai provinsi dengan indeks pembangunan pemuda tertinggi dengan skor 73,33 pada 2023.
Hanya kabupaten dari wilayah Jawa-Bali yang berhasil masuk sepuluh besar
Mayoritas kota dalam sepuluh besar masih didominasi kota dari wilayah Jawa
Dengan anggaran sebesar Rp820,4 triliun, pembangunan dan preservasi jalan nasional jadi salah satu target Fungsi Ekonomi dalam RAPBN 2026
Jakarta memimpin indeks pembangunan gender pada 2024 dengan skor 95,56
Pada tahun 2024, perbedaan IPM laki-laki dan perempuan Indonesia semakin kecil, hanya terpaut 5,92 poin
Bali jadi provinsi dengan infrastruktur pariwisata terbaik tahun 2024, skor indeksnya mencapai 6,05
Indonesia telah memenuhi 70,22% target SDGs
Pemerataan pelayanan dasar seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia menjadi perhatian penting untuk meningkatkan IPM.
Capaian tersebut dinilai berdasarkan capaian pembangunan ekonomi, capaian pembangunan sosial, dan capaian pembangunan lingkungan hidup
IPM Indonesia pada tahun 2020–2024 meningkat signifikan, mencerminkan kemajuan pembangunan sosial dan ekonomi
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.