81% Publik RI Enggan Gunakan AI pada 2026, Mengapa?
Masyarakat • 8 Juni 2026Merasa tidak butuh hingga tidak paham jadi alasan publik RI belum menggunakan AI
Merasa tidak butuh hingga tidak paham jadi alasan publik RI belum menggunakan AI
Sebanyak 58,8% responden memakai AI untuk mencari informasi
Indonesia jadi negara paling cemas AI dapat gantikan pekerjaan dengan persentase 76%.
ChatGPT mencatatkan total kunjungan mencapai 119,5 juta, menjadikannya sebagai layanan AI yang paling unggul dan banyak diakses masayarakat Indonesia
Keraguan pebisnis terhadap AI dipicu oleh minimnya pemahaman dalam penggunaan AI, dengan 31% responden mengaku belum memahami cara memanfaatkannya
Tidak alami dan terlalu robotik (25%) menjadi alasan utama publik RI tidak menggunakan AI, diikuti risiko kebocoran data (23%) dan ketergantungan (20%)
Menurut Populix, mayoritas responden gunakan AI untuk hal-hal sederhana, seperti menerjemahkan bahasa dan menulis.
Sekitar 72,8% responden Indonesia gunakan AI dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaannya
Indonesia menyumbang 216 juta kunjungan (3,7%) ke ChatGPT pada Agustus 2025, jadi yang tertinggi ke-5 di dunia.
MIT AI Risk Repository mengungkap bahwa lebih dari separuh risiko AI terjadi akibat kegagalan teknis dan bias sosial, menyoroti pentingnya pengawasan etis.
Indonesia berada di peringkat ke-13 dunia dengan 29,4% orang dewasanya sering menggunakan ChatGPT
Indonesia menempati urutan ke-6 di dunia negara dengan frekuensi penggunaan ChatGPT tertinggi 2023, dengan 20% responden tercatat menggunakannya setiap hari.
Gemini 2,5 Pro jadi AI terpintar pada pertengahan 2025 dengan IQ mencapai 136
Laporan Ipsos AI Monitor 2024 menyoroti sikap publik Indonesia yang lebih terbuka dibanding negara-negara Barat.
Survei Ipsos tahun 2024 mengungkap warga Indonesia optimis memanfaatkan AI, meski rasa was-was masih membayangi.
Laporan Artificial Intelligence Index Report 2025 menyoroti pesatnya pertumbuhan konsentrasi talenta AI di Indonesia dalam delapan tahun terakhir
Indonesia menempati posisi ke-9 dunia dalam penetrasi skill AI profesional, melampaui Australia, Belanda, dan Israel menurut Stanford AI Index 2025
Data terbaru menunjukkan Indonesia berkontribusi signifikan pada total pengunjung unik ChatGPT di paruh pertama 2025
Amerika punya jumlah data center terbanyak di dunia, tapi China memiliki data center terluas. Lantas, bagaimana dengan data center Indonesia?
Negara yang berhasil membangun fondasi keterampilan AI yang kokoh akan lebih cepat beradaptasi dengan perubahan teknologi dan ekonomi global.
Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.