Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, baik perjalanan dekat maupun perjalanan jauh. Lantas, kereta apa dengan perjalanan terjauh di Indonesia?
Rute KAI Terpanjang di Indonesia
1. KA Blambangan Ekspres
KA Blambangan Ekspres melayani rute pulang-pergi Pasarsenen menuju Ketapang. Kereta ini menempuh jarak 1.030,3 kilometer dengan selama 16 jam 30 menit. KA Blambangan Ekspres pertama kali beroperasi pada 2 Desember 2022 dengan rute awal pulang-pergi Semarang - Banyuwangi.
Kereta ini menggunakan sarana trainset rangkaian milik KA Mutiara Timur dengan empat gerbong kelas eksekutif, tiga gerbong kelas ekonomi new generation, kereta makan, dan kereta pembangkit. Kereta ini memperpanjang rutenya pada 26 Juli 2024 menjadi Banyuwangi - Jakarta. Kereta ini memperpanjang rutenya lagi pada 27 Juli 2024 menjadi Pasarsenen - Ketapang.
2. KA Sangkuriang
KA Sangkuriang merupakan kereta yang baru diluncurkan pada 1 Mei 2026. Kereta ini melayani rute Bandung - Ketapang dengan jarak tempuh 1.002,4 kilometer. Waktu yang diperlukan dari ujung Jawa Barat ke ujung Jawa Timur ini selama 17 jam 30 menit. Keberangkatan dari Bandung pukul 14.45 WIB dan akan tiba di Ketapang puku 06.42 WIB. KA Sangkuriang melayani kelas ekonomi, eksekutif, dan compartment suite.
3. KA Pandalungan
KA Pandalungan melayani rute pulang-pergi Gambir - Jember. Perjalanan 919,4 kilometer ini menempuh waktu 13 jam 5 menit. Kereta ini melintasi sejumlah kota penting seperti Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, hingga Jember.
KA Pandalungan diresmikan pada 1 Juni 2023. Kereta ini awalnya menggunakan jenis mild dan kini beralih menjadi kereta eksekutif stainless steel dengan membawa 8 gerbong. Pada 18 Juni 2026, KA Padallungan 2 beroperasi untuk memperluas pilihan perjalanan dan memberikan fleksibilitas waktu yang lebih beragam.
Baca Juga: Indonesia Punya Jaringan Kereta Api Terpanjang di ASEAN 2026.
4. KA Gajayana
KA Gajayana melayani rute Gambir - Malang pulang-pergi dengan jarak tempuh 904,5 kilometer. Untuk jarak tersebut, perjalanan ini memerlukan waktu 12 jam 16 menit. Nama Gajayana terinspirasi dari pemimpin Kerajaan Kanjuruhan terpopuler, yaitu Raja Gajayana. Kereta ini akan berhenti di stasiun Gambir, Jatinegara, Cirebon, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Solobalapan, Madiun, Kediri, Tulungagung, Blitar, Wlingi, Kepanjen, dan Malang.
5. KA Brawijaya
Di posisi kelima ada KA Brawijaya dengan jarak tempuh 881,4 kilometer. Kereta ini melayani rute Gambir - Malang pulang-pergi dengan waktu tempuh 11 jam 53 menit. Pada 1 Februari 2025, kereta ini menambah kecepatan hingga 120 km/jam sehingga mempersingkat waktu tempuh yang sebelumnya 12 jam 51 menit.
KA Brawijaya resmi beroperasi pada 10 Februari 2021 bertepatan saat peluncuran Gapeka 2021. Kereta ini berisi rangkaian eksekutif new image.
6. KA Matarmaja
Kereta legenda ini sudah beroperasi sejak 1976 yang terus menambah rute dan berganti nama hingga kini bernama KA Matarmaja dengan rute Pasarsenen - Malang. Mulanya, kereta ini menggunakan rangkaian dengan kursi tegak, pada 28 September 2025 KA Matarmaja hadir dengan rangkaian ekonomi new generation.
Dengan titik awal dan perjalanan akhir yang sama, KA Matarmaja memiliki jarak tempuh yang sama dengan KA Majapahit. Namun, waktu tempuh KA Majapahit lebih cepat, yakni 12 jam 58 menit dengan rangkaian ekonomi SS new generation.
Baca Juga: Jumlah Pelanggan Kereta Api Tembus 30 Juta pada Semester I 2026, Maret Tertinggi
7. KA Singasari
KA Singasari berisi rangkaian ekonomi dan eksekutif. Kereta ini melayani rute Pasarsenen - Blitar dengan jarak 828,4 kilometer. Untuk menempuh jarak tersebut, kereta ini memerlukan waktu perjalanan 12 jam 53 menit.
KA Singasari dulunya merupakan KA Krakatau yang melayani rute Merak-Blitar, kemudian dipotong menjadi Merak-Pasarsenen dan menjadi Pasarsenen-Blitar. Kereta ini tersedia dengan rangkaian eksekutif dan ekonomi.
8. KA Gaya Baru Malam Selatan
KA Gaya Baru Malam Selatan melayani rute Pasarsenen-Surabaya Gubeng dengan jarak 826 kilometer. Kereta ini memerlukan waktu tempuh 12 jam 25 menit dari titik awal hingga titik akhir perjalanan. KA Gaya Baru Malam Selatan pernah memakai rangkaian ekonomi dan kini telah meggunakan rangkaian ekonomi dan eksekutif SS new generation.
9. KA Argo Semeru
KA Argo Semeru pertama kali beroperasi pada 1 Juni 2023 bersamaan dengan pergantian Gapeka 2021 ke Gapeka 2023. Nama Argo Semeru diambil dari nama gunung Argo Semeru sebagai gunung tertinggi di pulau Jawa.
KA Argo Semeru melayani rute Gambir-Surabaya Gubeng dengan jarak 821 kilometer yang memerlukan waktu perjalanan 10 jam 27 menit. Kereta ini memiliki jarak tempuh yang sama dengan KA Bima dengan waktu tempuh 10 jam 27 menit.
Baca Juga: Gambir Bakal Jadi Stasiun Nasional Terintegrasi dengan KRL, Target Selesai 2028
Jenis-Jenis Kelas Kereta Api di Indonesia
Ada banyak jenis kelas kereta api di Indonesia sesuai dengan fasilitasnya masing-masing. Berikut jenis-jenis kelas kereta api di Indonesia.
- Kelas Ekonomi
Kelas ekonomi merupakan kelas dengan harga termurah dari kelas kereta lainnya. Kelas ekonomi memiliki 80 hingga 106 kursi dalam satu kereta. Kereta ekonomi memiliki fasilitas AC, stopkontak, kereta makan, dan toilet. Terdapat juga bagasi untuk menaruh barang. Kelas ekonomi juga terbagi beberapa tipe seperti kapasitas 106 kursi, 80 kursi, dan 64 kursi. Terdapat pula rangkaian ekonomi new image dan ekonomi premium.
- Kelas Bisnis
Penumpang kelas bisnis dapat mengubah arah tempat duduk sesuai dengan selera. Tempat duduk dapat disesuaikan searah jalan kereta atau berhadapan dengan penumpang lainnya. Fasilitas umumnya kurang lebih sama dengan kelas ekonomi.
- Kelas Eksekutif
Kelas eksekutif menampung kapasitas 50 penumpang per gerbong dengan fasilitas duduk 2-2. Penumpang juga mendapat selimut dan kursi yang empuk sehingga nyaman untuk perjalanan jauh. Kelas eksekutif juga memiliki waktu tempuh lebih cepat karena hanya berhenti di stasiun-stasiun besar.
- Kelas Luxury
Pada kelas luxury, penumpang dapat tidur dengan nyaman karena kursinya dapat disandarkan dengan kemiringan 170 derajat. Ada juga fasilitas lainnya seperti pembatas antar penumpang, laci penyimpanan barang, lampu baca, dan headphone. Toilet dan bagasi juga selalu tersedia di setiap rangkaian.
Sumber: Hasil riset GoodStats