Robot Makin Lekat dalam Dunia Pekerjaan

Jumlah pengguna robot industri di pabrik global terus meningkat, mencapai 4,28 juta unit pada 2023.

Robot Makin Lekat dalam Dunia Pekerjaan Ilustrasi Robot Industri | Pexels

Dewasa ini, integrasi teknologi semakin terasa dalam dunia pekerjaan, salah satunya dalam bentuk robot yang ditugaskan membantu pekerjaan manusia. Pemakaian robot dapat meningkatkan efektivitas produksi, waktu operasi, dan meminimasi terjadinya kesalahan yang diakibatkan kelalaian manusia. Menurut laporan World Robotics 2024 yang dirilis oleh International Federation of Robotics (IFR), pemakaian robot dalam membantu pekerjaan di pabrik semakin meningkat, terutama dalam satu dekade terakhir.

Jumlah penggunaan robot terus meningkat | GoodStats
Jumlah penggunaan robot terus meningkat | GoodStats

Pada tahun 2013, terdapat sekitar 1,33 juta unit robot yang digunakan dalam pabrik secara global. Jumlahnya melonjak naik mencapai 4,28 juta pada 2023, mencatatkan kenaikan 10% secara tahunan. Ditinjau dari wilayahnya.70% robot ditempatkan di pabrik Asia, 17% di Eropa, dan 10% di wilayah Amerika.

“Statistik baru dari World Robotics menunjukkan jumlah robot industri yang mengotomasi produksi di seluruh dunia mencapai angka tertingginya. Penambahan 541.302 unit pada 2023 jadi yang tertinggi kedua di dunia, hanya 2% lebih rendah dari rekor penambahan sebesar 552.946 unit pada 2022,” tutur Presiden International Federation of Robotics, Marina Bill.

China sejauh ini menjadi negara pengguna robot pabrik tertinggi di dunia. Terdapat 276 ribu unit robot yang diinstal di China pada 2023, setara dengan 51% dari total robot di dunia pada kala itu. Jumlahnya jadi yang kedua tertinggi sejak 2022, di mana negeri Tirai Bambu tersebut menambah 290 ribu robot industri untuk membantu operasi pabrik-pabriknya. Jumlah inventori robot di China telah mencapai 1,8 juta unit, jadi yang tertinggi di dunia per 2023.

Jepang berada di posisi kedua, mendominasi pasar global dari robot industri tepat di belakang China. Jepang berhasil menambah 46 ribu unit robot industri pada 2023, meski terjadi penurunan sebesar 9% secara tahunan. Permintaan akan robot industri di Jepang disinyalir akan melemah pada 2025 dan tahun-tahun berikutnya.

Selanjutnya, Korea Selatan tercatat memiliki 31 ribu unit robot industri pada 2023, turun 1% tahunan. Korea Selatan menjadi pemain utama dalam pasar produksi robot, menyusul Amerika Serikat, Jepang, dan China. 

Di kawasan Asia, peran India tidak boleh dipandang sebelah mata. Jumlah robot industri di negara tersebut meningkat 59% secara tahunan mencapai 8 ribu unit pada 2023, mencerminkan semakin tingginya otomasi dalam negara tersebut.

Di kawasan Eropa, jumlah robot industri meningkat 9% mencapai 92 ribu unit, meski masih kalah jauh dari Asia. total 80% robot tersebut berasal dari kawasan European Union, mencapai 75 ribu unit. Jerman menjadi pasar utama di Eropa, dengan total 28 ribu unit robot terinstal di negara tersebut. Italia menyusul dengan 10 ribu unit, diikuti Prancis dengan 6 ribu unit

Sementara itu, di Amerika, jumlah robot industri mencapai 55 ribu unit pada 2023, turun 1% dibanding 2022.

Baca Juga: Berkumpul di Asia, Simak Negara yang Paling Banyak Pekerjakan Robot Industri

Penulis: Agnes Z. Yonatan
Editor: Editor

Konten Terkait

Robot Makin Lekat dalam Dunia Pekerjaan

Jumlah pengguna robot industri di pabrik global terus meningkat, mencapai 4,28 juta unit pada 2023.

10 Pekerjaan Ini Akan Banyak Dibutuhkan 5 Tahun Mendatang

Beberapa pekerjaan ini diprediksi akan semakin banyak dicari pada 2025 hingga 2030, apa saja?

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook