Sektor peternakan di Indonesia merupakan salah satu sektor yang penting untuk diperhatikan karena ketersediaan ternak berkaitan erat dengan pemenuhan gizi masyarakat. Populasi ternak yang terkontrol memungkinkan masyarakat untuk lebih mudah memperoleh asupan makanan yang kaya akan protein hewani.
Baca Juga: Provinsi Sentra Sapi Potong di Indonesia
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, terlihat kontras yang cukup besar pada dua komoditas ternak utama non unggas di Indonesia, yakni sapi potong dan kambing. Kambing tercatat sebagai hewan ternak dengan populasi terbesar dalam daftar ini, jumlahnya mencapai sekitar 15,8 juta ekor, dengan pemotongan tahunan yang juga paling tinggi di angka kisaran 2,2 juta ekor.
Sementara itu, sapi potong berada di posisi kedua dengan total populasi berkisar di angka 13,5 juta ekor dan pemotongan tahunannya sebanyak 2 juta ekor. Bergeser ke jenis ternak lainnya, domba dan babi menunjukkan dinamika angka yang tidak kalah menarik untuk diperhatikan. Domba memiliki populasi yang terhitung cukup kuat di Indonesia dengan total mencapai sekitar 9,1 juta ekor, namun angka pemotongannya berada di kisaran 864 ribu ekor saja.
Di sisi lain, total populasi babi berada di angka 3,7 juta ekor dengan jumlah babi yang dipotong sepanjang tahun 2025 sudah menyentuh angka sekitar 876 ribu ekor. Sementara itu, populasi kerbau berada di bawah angka satu juta, atau tepatnya hanya berkisar di angka 755 ekor. Sejalan dengan populasinya yang terbatas, angka pemotongan untuk kerbau pun tergolong rendah jika dibandingkan dengan jenis ternak lainnya, yakni hanya berada di kisaran 61 ribu ekor sepanjang tahun.
Terakhir, kuda menjadi jenis hewan ternak dengan jumlah populasi sekaligus angka pemotongan paling sedikit. Hewan yang pemanfaatannya lebih banyak dimanfaatkan untuk transportasi, hobi, dan olahraga ini tercatat hanya memiliki total populasi sekitar 142 ribu ekor. Dengan jumlah populasi yang minim tersebut, tingkat konsumsi atau pemotongan tahunan kuda pun sangat kecil, hanya menyentuh angka kisaran 6 ribu ekor. Meski demikian, angka pemotongan ini mengalami kenaikan apabila dibandingkan dengan tahun 2024 yang hanya 3 ribu ekor saja.
Populasi dan Pemotongan Semua Jenis Hewan Ternak Terpantau Naik
Secara keseluruhan apabila dibandingkan dengan data tahun 2024, terpantau populasi semua jenis hewan ternak mengalami peningkatan. Kenaikan tertinggi dipegang oleh kambing yang populasinya bertambah sekitar 385 ribu ekor, disusul ketat oleh sapi potong yang bertambah sekitar 281 ribu ekor. Sedangkan kenaikan terendah yakni pada populasi kuda yang hanya bertambah sekitar 2,3 ribu ekor secara nasional.
Selaras dengan populasi yang naik, jumlah pemotongan hewan ternak tahunan pun cenderung mengalami peningkatan. Tertinggi yakni kambing, yang naik tajam sekitar 475 ekor, disusul sapi potong dengan jumlah kenaikan sekitar 280 ribu ekor. Sedangkan jenis hewan ternak lain mengalami penurunan pemotongan, seperti babi (57 ribu ekor) dan kerbau (14,8 ribu ekor).
Pertumbuhan positif pada populasi hewan ternak nasional ini menjadi kabar baik di sektor peternakan nasional. Oleh karena itu perlu dukungan adaptasi pengelolaan peternakan yang mengikuti perkembangan zaman, sehingga sektor peternakan di Indonesia dapat semakin produktif dan berkelanjutan.
Baca Juga: 10 Hewan Ternak Terbanyak di Indonesia 2025, Ayam Juaranya
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/UzJWaVUxZHdWVGxwU1hSd1UxTXZlbmRITjA1Q2R6MDkjMw==/populasi-ternak-menurut-provinsi-dan-jenis-ternak--ekor---2024.html?year=2025
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MzU0IzI=/jumlah-ternak-yang-dipotong-di-rph-tph-dan-di-luar-rph-tph-yang-dilaporkan-tercatat-menurut-jenis-ternak--ekor-.html
Penulis: Silmi Hakiki
Editor: Editor