Nilai rupiah hari ini kembali mengalami penguatan. Setelah ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya, rupiah melanjutkan tren positif saat pembukaan pasar Kamis (26/2/2026).
Berdasarkan data Bloomberg, nilai rupiah hari ini hingga pukul 09.56 WB adalah Rp16.762 per dolar AS. Angka ini naik 0,22% dari Rp16.799 pada penutupan perdagangan hari Rabu (25/2/2026). Sementara, sejumlah data lainnya menunjukkan rupiah berada di rentang Rp16.755-Rp16.762 per dolar AS pada pembukaan pagi ini. Tren positif ini menandakan bahwa mata uang Indonesia masih menjaga momentumnya dan tidak menunjukkan tanda-tanda pelemahan di awal hari.
Penguatan nilai rupiah ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah terkait kesepakatan tarif bea masuk yang ditetapkan oleh Presiden Donald Trump. Sebelumnya, kesepakatan tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat dipotong dari 32% menjadi 19%. Namun, Presiden Trump kemudian menetapkan tarif global baru sebesar 15% setelah munculnya penolakan dari Mahkamah Agung AS.
Meskipun begitu, pergerakan rupiah hari ini masih bersifat fluktuatif. Bank Indonesia menilai bahwa mata uang rupiah masih bersifat undervalued dan menegaskan komitmen terhadap operasi pasar yang lebih aktif untuk menciptakan stabilitas rupiah. Terlepas dari itu, nilai rupiah hari ini masih menunjukkan penguatan dan bertahanan di bawah level Rp16.800 per dolar AS, menandakan stabilitas yang relatif terjaga di awal perdagangan.
Sumber:
https://market.bisnis.com/read/20260226/93/1955904/nilai-tukar-rupiah-terhadap-dolar-as-hari-ini-kamis-26-februari-2026
Penulis: Aisha Zahrany
Editor: Muhammad Sholeh