Jawa Timur Jadi Lumbung Susu Sapi Nasional, Ini 10 Daerah Penghasil Fresh Milk Terbanyak di Indonesia

Jawa Timur menjadi penghasil susu segar terbesar di Indonesia pada 2025. Simak daftar 10 provinsi dengan produksi fresh milk tertinggi.

Jawa Timur Jadi Lumbung Susu Sapi Nasional, Ini 10 Daerah Penghasil Fresh Milk Terbanyak di Indonesia Ilustrasi Susu Segar | Pexels
Ukuran Fon:

Produksi susu segar atau fresh milk Indonesia masih terkonsentrasi di beberapa wilayah yang memiliki sentra peternakan sapi perah kuat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total produksi susu segar Indonesia pada 2025 mencapai 820.874,8 ton. Dari jumlah tersebut, hampir separuhnya berasal dari Jawa Timur, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai daerah penghasil fresh milk terbanyak di Indonesia sekaligus lumbung susu sapi nasional sejak 2000.

Selain Jawa Timur, beberapa provinsi lain seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah juga menjadi kontributor utama produksi susu sapi segar di Indonesia. Berikut daftar provinsi dengan produksi susu segar terbesar di Indonesia pada 2025. 

Top 10 Provinsi Penghasil Fresh Milk Terbanyak di Indonesia 

Top 10 Provinsi Penghasil Susu Terbanyak di Indonesia
Top 10 Provinsi Penghasil Fresh Milk Terbanyak di Indonesia | GoodStats

Baca Juga: Mesir Kuno Bukan yang Tertua, Ini 5 Peradaban Tertua di Dunia

Jawa Timur menjadi penghasil susu sapi terbesar Indonesia dengan produksi mencapai 475.394,9 ton pada 2025 atau sekitar 58% dari total produksi nasional. Angka ini meningkat dibandingkan 2023 yang tercatat sebesar 456.343,4 ton. 

Produksi susu Jawa Timur berasal dari kawasan sentra sapi perah seperti Malang, Pasuruan, Batu, Blitar, dan Kediri. Wilayah-wilayah tersebut memiliki iklim relatif sejuk yang mendukung produktivitas sapi perah. Selain itu, keberadaan koperasi susu yang kuat membantu peternak dalam pemasaran, distribusi pakan, hingga akses pembiayaan. 

Di posisi kedua, Jawa Barat mencatat produksi 251.871,1 ton. Provinsi ini dikenal memiliki sentra peternakan sapi perah di Bandung, Garut, Sumedang, dan Bogor. Keberadaan koperasi besar seperti di Lembang dan Pangalengan menjadi faktor utama yang membuat industri susu di Jawa Barat berkembang pesat. Namun, peternak di daerah ini juga menghadapi tantangan berupa kenaikan harga pakan dan kebutuhan regenerasi populasi sapi perah. 

Dengan produksi 75.336,85 ton, Jawa Tengah menjadi produsen susu segar terbesar ketiga di Indonesia. Kabupaten Boyolali dikenal luas sebagai "Kota Susu" karena memiliki populasi sapi perah yang besar. Selain Boyolali, kawasan lereng Merapi, Merbabu, dan Dieng juga menjadi lokasi ideal pengembangan peternakan sapi perah berkat suhu yang lebih dingin dan ketersediaan hijauan pakan ternak.

Sementara itu, Sumatra Utara menempati urutan keempat yang menghasilkan 6.267,49 ton susu segar pada 2025. Wilayah dataran tinggi seperti Karo dan Simalungun memiliki kondisi geografis yang cocok untuk peternakan sapi perah. Meski skalanya belum sebesar Pulau Jawa, Sumatra Utara menjadi pusat produksi susu paling penting di kawasan Sumatra. 

Selanjutnya, Lampung mencatat produksi sebesar 4.051,88 ton. Provinsi ini memiliki keunggulan berupa ketersediaan bahan baku pakan dari sektor pertanian yang berkembang pesat. Limbah pertanian seperti jagung dan rumput budidaya dapat dimanfaatkan untuk mendukung usaha peternakan sapi perah.

DI Yogyakarta menghasilkan 3.668,62 ton susu segar. Produksi tersebut sebagian besar ditopang oleh peternakan sapi perah di Kabupaten Sleman, khususnya kawasan lereng Gunung Merapi seperti Cangkringan, Pakem, dan Turi. Selain memiliki kondisi yang mendukung budidaya sapi perah, wilayah ini juga berperan sebagai pemasok susu segar bagi industri olahan susu lokal sekaligus menjadi pusat wisata edukasi peternakan. 

DKI Jakarta menghasilkan 1.854,65 ton susu segar. Keterbatasan lahan membuat aktivitas peternakan sapi perah relatif kecil. Namun, beberapa kawasan masih mempertahankan usaha peternakan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan kegiatan edukatif. 

Beberapa provinsi di luar Pulau Jawa juga masuk dalam daftar penghasil susu segar terbesar di Indonesia, meski dengan volume yang jauh lebih kecil. Sulawesi Selatan mencatat produksi 1.198,97 ton yang menjadi salah satu sentra pengembangan produksi susu sapi perah di kawasan Indonesia Timur.

Di bawahnya, Sumatra Barat menghasilkan 912,66 ton susu segar yang didukung oleh wilayah dataran tinggi yang cocok untuk peternakan sapi perah. Adapun Aceh berada di posisi terakhir dengan produksi sekitar 10,03 ton, menunjukkan bahwa industri susu sapi di provinsi tersebut juga masih dalam tahap pengembangan. 

Mengapa Jawa Timur Dikenal Juga Sebagai Lumbung Susu Sapi Nasional? 

Predikat lumbung susu sapi nasional yang melekat pada Jawa Timur bukan tanpa alasan. Selain menjadi provinsi dengan produksi tertinggi, daerah ini memiliki ekosistem peternakan sapi perah yang sangat lengkap. 

Pertama, Jawa Timur memiliki kawasan dataran tinggi yang luas dan beriklim sejuk. Kondisi tersebut sangat ideal untuk pemeliharaan sapi perah karena membantu menjaga kesehatan ternak dan meningkatkan produktivitas susu. 

Kedua, provinsi ini memiliki populasi sapi perah terbesar di Indonesia yang didukung program pembibitan dan pengembangan genetika ternak. Ketersediaan bibit unggul membuat produksi susu lebih stabil dan berkualitas.

Ketiga, jaringan koperasi peternak yang kuat menjadi tulang punggung industri susu di Jawa Timur. Koperasi membantu peternak dalam pengumpulan susu, distribusi, penyediaan pakan, hingga akses pembiayaan usaha. 

Selain itu, kedekatan dengan industri pengolahan susu nasional membuat rantai pasok menjadi lebih efisien. Banyak perusahaan pengolahan susu menjalin kemitraan langsung dengan peternak dan koperasi di Jawa Timur untuk memastikan pasokan bahan baku tetap tersedia.

Meski demikian, peternak sapi perah di Jawa Timur masih menghadapi berbagai tantangan. Harga pakan yang terus meningkat menjadi salah satu kendala utama karena dapat menekan keuntungan peternak. Di sisi lain, perubahan iklim juga berpotensi memengaruhi ketersediaan hijauan pakan dan produktivitas ternak.

Baca Juga: Inilah Negara Tujuan Ekspor Batu Bara Indonesia, India dan China Mendominasi!

Sumber:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDkzIzI=/fresh-milk-production-by-province.html

Penulis: Helni Sadiyah
Editor: Firda Wandira

Konten Terkait

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini dan Besok, 24-25 Juni 2026: Didominasi Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan cuaca Jabodetabek hari ini dan besok, 24-25 Juni 2026. Didominasi berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah

Batas Penghasilan dan Kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Terbaru

Ingin tahu apakah Anda masuk kategori MBR yang berhak menerima bantuan rumah? Ini kriteria dan batasan penghasilan terbaru menurut aturan Kemenperum Perkim.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan SSO GNFI Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook