Kinerja ekspor Indonesia menunjukkan tren perkembangan positif secara berkelanjutan di tengah dinamika perdagangan global. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Indonesia pada Januari-Desember 2025 naik 6,15% dibanding tahun sebelumnya dengan total US$282,91 miliar.
BPS mencatat peningkatan ekspor Januari-Desember 2025 disebabkan oleh ekspor nonmigas yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan total ekspor. Ekspor migas malah mengalami penurunan 17,69% dari yang sebelumnya US$15,88 miliar menjadi US$13,07 miliar.
Adapun sektor nonmigas yang meraih nilai ekspor tinggi pada periode Januari-Desember 2025 adalah industri pengolahan sebesar US$227,1 miliar, disusul pertambangan US$35,8 miliar, dan pertanian, kehutanan, perikanan sebesar US$6,8 miliar.
Dengan dominasi pendapatan dari sektor nonmigas, provinsi dengan volume ekspor industri pengolahan terbanyak memainkan peran penting bagi kinerja Indonesia di pasar internasional.
Lantar, provinsi mana yang memberikan kontribusi terbesar bagi ekspor Indonesia pada tahun 2025?
Baca Juga: 5 Golongan Barang Nonmigas Penyumbang Ekspor Terbesar 2025
Melalui laporan BPS berjudul Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia Desember 2025, Jawa Barat masih menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan kontribusi terbesar, dengan nilai ekspor mencapai US$38,7 miliar atau 13,69% dari total nasional.
Industri pengolahan seperti bagian-bagian kenderaan, mesin, perlengkapan elektrik, hingga alas kaki dan pakaian masih menjadi komoditas unggulan ekspor Jawa Barat. Adapun dari total ekspor di Jawa Barat, US$1,6 miliar berasal dari pelabuhan muat di provinsi sendiri dan US$37,1 miliar dari provinsi lain.
Lebih lanjut, Jawa Timur menempati posisi kedua dengan total ekspor US$29,1 miliar atau 10,29% dari total nasional. Posisi ketiga jatuh kepada Kepulauan Riau yang memiliki nilai ekspor US$23,4 miliar dengan kontribusi 8,28%.
Kepulauan Riau sendiri memiliki komoditas ekspor bervariatif baik migas maupun nonmigas, dengan Singapura dan Amerika Serikat sebagai negara tujuan terbanyak.
Sementara itu, Sulawesi Tengah meraih total ekspor US$22,3 miliar yaitu 7,89% dari total nasional, menjadikannya provinsi keempat dengan kontribusi ekspor terbanyak.
Riau menutup daftar ini dengan US$21,4 miliar total ekspor atau sebesar 7,58%.
China Masih Jadi Negara Tujuan Ekspor Terbesar
Menurut laporan BPS, China masih menjadi tujuan terbesar ekspor Indonesia sepanjang 2025 dengan perolehan US$64,8 miliar, naik 7,11% dibanding tahun sebelumnya. Besi dan baja, bahan bakar mineral, serta nikel masih menjadi komoditas unggulan.
Sementara itu, Amerika Serikat menyusul dengan US$30,9 miliar, juga mengalami kenaikan 16,66%. India menutup daftar tiga besar dengan nilai ekspor sebesar US$18,3 miliar, turun 10,07%.
Baca Juga: Indonesia Ekspor 514 Juta Ton Batu Bara pada 2025
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/02/02/2537/ekspor-dan-impor-indonesia-desember-2025-masing-masing-tercatat-usd-26-35-miliar-dan-usd-23-83-miliar.html
Penulis: Talita Aqila Shafidhya
Editor: Editor