Jalan Tol di Indonesia Capai 3.115,98 Km Per 2026, Berikut Daftar Ruasnya Berdasarkan Persebaran Wilayah

Jalan tol Indonesia tembus 3.115,98 km di 2026. Lihat sebaran, daftar ruas, dan perkembangan pembangunannya di berbagai wilayah.

Jalan Tol di Indonesia Capai 3.115,98 Km Per 2026, Berikut Daftar Ruasnya Berdasarkan Persebaran Wilayah Ilustrasi Jalan Tol | Deva Darshan/Unsplash
Ukuran Fon:

Pembangunan jalan tol di Indonesia terus bertambah seiring percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Menurut Badan Pengatur Jalan Tol (BPJL), Kementerian PUPR, Hingga 2026, total jalan tol yang beroperasi tercatat mencapai 3.115,98 km, yang tersebar di berbagai wilayah seperti Sumatra, Jawa, Bali, kalimantan, hingga Sulawesi. 

Jalan tol merupakan jalan bebas hambatan berbayar yang dirancang untuk mendukung mobilitas jarak jauh dengan waktu tempuh yang lebih singkat. Tanpa persimpangan sebidang dan dengan standar kecepatan tinggi, keberadaan jalan tol menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi logistik serta konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 50 badan usaha jalan tol (BUJT) terlibat dalam pengoperasian berbagai ruas tol di seluruh Indonesia, baik yang dikelola oleh BUMN maupun swasta. Hal ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Melansir laman resmi BPJT Kementerian PUPR, terdapat 76 ruas jalan tol yang telah beroperasi dengan total panjang sekitar 3.115,98 km. Sementara itu, jalan tol yang masih dalam tahap konstruksi mencapai 514,92 km, menunjukkan pembangunan yang masih terus berlanjut.

Untuk melihat lebih jelas persebarannya, berikut sebaran jalan tol utama di Indonesia berdasarkan wilayah yang telah beroperasi.

Sebaran Jalan Tol di Indonesia Berdasarkan Wilayah

Total Luas Jalan Tol yang Beroperasi di Indonesia 2026 | GoodStat

Baca Juga: 10 Ruas Jalan Tol Paling Pendek di Indonesia

1. Ruas Tol di Pulau Sumatra

Jaringan jalan tol di Pulau Sumatra terus berkembang sebagai bagian dari proyek Tol Trans Sumatera. Hingga 2026, total panjang ruas tol yang telah beroperasi mencapai 1.104,42 kilometer, menghubungkan berbagai kota dan pusat ekonomi di wilayah ini.

Sejumlah ruas tol utama yang telah beroperasi antara lain meliputi Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (62 km), Pekanbaru–Dumai (131,5 km), Padang–Pekanbaru (38 km), Bengkulu–Lubuk Linggau (18 km), Kayu Agung–Palembang–Betung (42,5 km), Palembang–Indralaya (22 km).

Dua ruas terpanjang di Sumatera, yakni Bakauheni–Terbanggi Besar (140,9 km) dan Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayuagung (189 km), menjadi bagian penting dari Jalur Timur Sumatera. Selain itu, ruas seperti Sigli–Banda Aceh (49,8 km) juga telah beroperasi, menandai perluasan jaringan tol hingga wilayah paling utara Pulau Sumatra.

Melansir Jambi SATU, pada tahun 2026, fokus utama pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) adalah penyelesaian ruas-ruas strategis di Sumatra Selatan dan Jambi untuk meningkatkan konektivitas antaprovinsi. Ruas utama yang ditargetkan fungsional atau rampung adalah Tol Palembang–Betung (69,19 km) dan lanjutan Tol Betung–Tempino–Jambi, serta beberapa ruas pendukung lainnya.

2. Ruas Tol di Pulau Jawa

Pulau Jawa masih menjadi pusat jaringan jalan tol nasional dengan total panjang mencapai 1.842,77 kilometer. Kepadatan infrastruktur ini sejalan dengan peran Jawa sebagai pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas terbesar di Indonesia.

Beberapa ruas tol penting di Jawa antara lain Jakarta–Cikampek (72 km), Jakarta–Tangerang (27 km), Jakarta Outer Ring Road (65 km), Tol Lingkar Luar Jakarta 2 (110,4 km), Jakarta–Bogor–Ciawi (46 km), Surabaya–Gresik (20,7 km), serta Solo–Ngawi (90 km).

Jalan tol di Jawa menghubungkan kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Selain itu, sejumlah ruas baru juga terus dikembangkan, seperti Solo–Yogyakarta–NYIA, guna memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Jawa.

Adapun fokus pembangunan jalan tol di Pulau Jawa berpusat pada penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk meningkatkan konektivitas antarkota dan akses pelabuhan/bandara, dengan beberapa ruas siap beroperasi fungsional untuk mudik. Terdapat 9 tol baru yang masih dalam 4 diantaranya sudah difungsikan selama arus mudik lebaran 2026. 

3. Ruas Tol di Pulau Bali

Sementara itu, di Bali, total panjang jalan tol 10,07 kilometer. Hingga saat ini, satu-satunya ruas tol yang telah beroperasi adalah Bali Mandara, yang menghubungkan Denpasar, Bandara Ngurah Rai, hingga kawasan pariwisata Nusa Dua.

Untuk mendukung konektivitas lintas wilayah di Bali, pemerintah tengah mengembangkan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek ini ditargetkan rampung pada kisaran tahun 2028–2029 dan diharapkan dapat memperlancar arus logistik serta mobilitas wisatawan dari dan menuju Pulau Bali.

4. Ruas Tol Pulau Kalimantan

Jaringan jalan tol di Kalimantan masih relatif terbatas dibandingkan Pulau Jawa dan Sumatera. Hingga 2026, total panjang ruas tol yang telah beroperasi di wilayah ini mencapai 97,27 kilometer.

Ruas utama yang beroperasi saat ini adalah Balikpapan–Samarinda sepanjang sekitar 97,3 km, yang menjadi tulang punggung konektivitas di Kalimantan Timur. Sementara itu, Jembatan Teluk Balikpapan sepanjang 11,75 km merupakan infrastruktur pendukung, namun bukan bagian dari jalan tol.

Ke depan, pengembangan jalan tol di Kalimantan akan difokuskan untuk mendukung kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sejumlah proyek baru Tol IKN (Balikpapan-IKN) sedang dalam tahap penyelesaian akhir dengan target rampung total pada akhir 2026

5. Ruas Tol Utama di Pulau Sulawesi dan Bali

Jaringan jalan tol di Sulawesi masih berada dalam tahap pengembangan dengan total panjang mencapai 61,46 kilometer. Salah satu ruas utama yang telah beroperasi adalah Manado–Bitung sepanjang 39,9 km, yang berperan penting dalam mendukung konektivitas logistik di wilayah Sulawesi Utara.

Selain itu, kawasan Makassar dan sekitarnya juga telah memiliki jalan tol perkotaan yang menunjang mobilitas regional, khususnya di Sulawesi Selatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Ke depan, pengembangan jaringan tol di Sulawesi masih terus berlanjut. Beberapa proyek yang tengah dibangun antara lain Tol Mamminasata (Makassar–Maros–Sungguminasa–Takalar), serta rencana pengembangan tol regional menuju wilayah Sulawesi Tengah. Pembangunan ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan konektivitas antara kawasan pelabuhan dan bandara guna memperkuat distribusi logistik.

Baca Juga: Kejar Target Bangun Infrastruktur, RI Butuh Rp1.905 Triliun hingga 2029

Sumber: https://bpjt.pu.go.id/

Penulis: Helni Sadiyah
Editor: Muhammad Sholeh

Konten Terkait

Skor 1-1 Hasil Pertandingan PSM v Persis, Laskar Sambernyawa Tanpa Victory Lawan Juku Eja Musim Ini

Persis sempat tertinggal dulu di babak pertama saat lawan PSM.

Head-to-Head Persebaya vs Persita, Rekor Sempurna Milik Bajol Ijo

Dalam sembilan duel Persebaya lawan Persita, tim asal Kota Pahlawan ini tidaklah terkalahkan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook