Penggunaan media sosial di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan bertumbuhnya tingkat penetrasi internet yang kini mencapai 80,5%. Berdasarkan laporan dari We Are Social mengenai Digital 2026 Indonesia, per Oktober 2025, Indonesia memiliki 180 juta identitas pengguna media sosial, yang artinya setara dengan 62,9% dari total populasi.
Baca Juga: Inilah Media Sosial yang Paling Sering dipakai di Indonesia
Adapun media sosial yang menjadi favorit orang Indonesia adalah WhatsApp dengan persentase pengguna mencapai 36,5%, diikuti oleh TikTok dengan 22,6% dan Instagram dengan 18,5%. Ketiga platform tersebut secara kolektif menguasai sebagian besar pengguna media sosial di Indonesia, mencerminkan kecenderungan masyarakat yang sangat mengutamakan fungsi komunikasi serta konsumsi konten visual dan hiburan.
Di sisi lain, platform media sosial yang tergolong masih bertahan sejak dulu seperti Facebook meraih 11,2%, sudah mulai tertinggal jauh dari tiga besar. Platform lainnya memiliki persentase yang sangat kecil yakni X (4,3%), Telegram (1,6%), Snack Video (1,1%), Pinterest (0,9%) dan Quora (0,4%). Selain itu, di urutan bawah terdapat Discord, Messenger hingga Threads dengan persentase yang sama 0,3% dan terakhir iMessage hanya 0,1%.
Apa Alasan Utama Publik RI Menggunakan Media Sosial?
Selaras dengan platform media sosial yang paling disukai orang Indonesia, fungsi sosial dan hiburan menjadi penggerak utama penggunaan media sosial. Mayoritas responden menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan orang lain seperti keluarga dan teman (56,3%). Tidak hanya itu, 55,8% responden bermain media sosial untuk mengisi waktu luang.
Selain sebagai wadah interaksi, media sosial kini telah bertransformasi menjadi pusat pencarian beragam informasi. Hal ini terlihat dari besarnya minat pengguna untuk mencari inspirasi aktivitas dan belanja (48,4%) serta memantau tren (45,9%). Selanjutnya sebanyak 30,1% memanfaatkan media sosial untuk membagikan tentang kehidupan pribadinya.
Di sisi lain, terdapat alasan yang bersifat lebih aktif secara sosial seperti berbagi opini atau mencari komunitas (28,2%). Adapun media sosial juga digunakan untuk kepentingan profesional (26,7%), mengikuti perkembangan olahraga (25,3%), dan mencari kenalan baru (24,5%).
Sementara faktor menghindari FOMO atau takut ketinggalan tren berada di urutan terbawah dengan persentase 24,1%. Data ini mencerminkan pola pengguna media sosial di Indonesia yang lebih cenderung menjadi konsumen konten dan informasi serta memanfaatkannya untuk tetap terhubung dengan orang-orang terdekat.
Data ini diambil pada akhir tahun 2025 untuk melihat preferensi dan pola perilaku masyarakat Indonesia dalam menggunakan media sosial pada 2026. Selain itu laporan ini disusun dengan menggabungkan informasi dari berbagai sumber organisasi terpercaya di seluruh dunia sehingga hasilnya dapat memberikan gambaran yang komprehensif.
Baca Juga: Media Sosial dengan Pengguna Terbanyak 2024
Sumber:
https://datareportal.com/reports/digital-2026-indonesia
Penulis: Silmi Hakiki
Editor: Editor