Di tengah dinamika geopolitik kawasan dan meningkatnya perhatian global terhadap stabilitas regional, tingkat keamanan setiap negara kembali menjadi sorotan.
Global Safety Report 2025 dari Gallup memberi gambaran menyeluruh terkait persepsi keamanan setiap responden di negaranya masing-masing. Survei ini melibatkan 145 ribu responden berusia di atas 15 tahun di 144 negara pada 2024. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara telepon atau tatap muka dengan masing-masing sekitar 1.000 responden per negara.
Tingkat keamanan ini diukur persentase orang dewasa yang merasa aman berjalan sendirian di malam hari. Secara global, indeks keamanan dunia mencapai 83 dari 100 pada 2024.
Singapura menduduki peringkat pertama di ASEAN dan di dunia dengan 98% respondennya merasa aman berjalan sendirian di malam hari pada 2024. Penerangan jalan yang memadai, pengawasan publik yang ketat, serta penegakan hukum yang konsisten membuat lingkungan perkotaan terasa tertata dan terkontrol. Kombinasi ini menciptakan ruang publik yang membuat penduduknya jarang merasa waswas ketika berada di luar rumah setelah gelap.
Di urutan kedua ada Vietnam dengan capaian 88%. Suasana malam hari di Vietnam biasanya masih ramai dengan kegiatan warga, pedagang, hingga pengendara motor yang terus melintas. Tidak hanya itu, upaya serius pemerintahnya dalam menjaga ketertiban menjadikannya salah satu negara paling aman di kawasan.
Indonesia sendiri berada di posisi ketiga dengan 83% respondennya merasa aman berjalan sendiri di malam hari. Hal ini tidak lepas dari kehadiran ruang publik yang lebih hidup, sistem keamanan lingkungan yang lebih rapi, serta peran petugas keamanan seperti polisi yang saling menjaga.
Di bawah Indonesia, ada Thailand dengan 70% responden yang merasa aman. Di Thailand, kehadiran penerangan jalan, CCTV, hingga petugas keamanan memberikan rasa aman bagi penduduknya. Namun di area pemukiman yang lebih sepi, masih ada responden yang memilih untuk lebih berhati-hati.
Berbeda dengan Thailand, penduduk Filipina cenderung memiliki tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi saat berada di luar rumah pada malam hari. Menurut survei, baru 6 dari 10 responden yang merasa aman berjalan sendirian di malam hari.
Laos menyusul dengan capaian 63%, diikuti Kamboja (62%) dan Malaysia (58%). Pemeringkatan ditutup oleh Myanmar dengan 41%. Kondisi sosial-politik yang tidak stabil dalam beberapa tahun terakhir mengakibatkan ketidakpastian di wilayah tertentu, membuat banyak responden merasa kurang nyaman berada di luar rumah setelah gelap.
Baca Juga: Lembaga Kepolisian Terbaik di ASEAN, Indonesia Nomor Berapa?
Sumber:
https://www.gallup.com/analytics/356996/gallup-global-safety-research-center.aspx
Penulis: Agnes Z. Yonatan