Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru-baru ini merilis Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, yang mengukur kesiapan dan kompetensi masyarakat dalam beradaptasi dengan teknologi digital. Secara keseluruhan, skor IMDI 2025 tercatat naik menjadi 44,53, meningkat 1,19 poin dibandingkan 43,34 pada 2024. Sejak pertama kali diukur pada 2022 dengan skor 37,80, IMDI memang terus menunjukkan tren positif setiap tahunnya.
Namun, di balik kenaikan skor secara keseluruhan, ada satu catatan yang cukup mengejutkan: skor pada pilar Literasi Digital justru mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Bagaimana bisa?
Baca Juga: Seberapa Siap Indonesia Menyambut Transformasi Digital?
Empat Pilar Pembentuk IMDI
IMDI dihitung dari empat pilar utama, yaitu Infrastruktur dan Ekosistem, Literasi Digital, Pemberdayaan, serta Pekerjaan. Pengukuran ini mencakup 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia, dengan melibatkan lebih dari 18 ribu responden individu dan 11 ribu responden industri.
Dari tabel di atas, terlihat jelas bahwa pilar Infrastruktur dan Ekosistem menjadi penopang utama kenaikan skor IMDI secara nasional, dengan peningkatan 0,36 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh perluasan akses internet dan pembangunan infrastruktur TIK, khususnya di wilayah perdesaan. Pilar Pekerjaan juga mencatat lonjakan signifikan sebesar 4,8 poin, seiring meningkatnya ketersediaan talenta digital yang relevan dengan kebutuhan industri.
Sayangnya, pilar Pemberdayaan masih menjadi titik terlemah dengan skor hanya 34,32, jauh di bawah tiga pilar lainnya. Meski begitu, pilar ini justru mencatat pertumbuhan paling signifikan dibandingkan tahun lalu, didorong oleh maraknya transaksi e-commerce dan pemanfaatan layanan keuangan digital. Di sisi lain, penggunaan layanan publik digital dan pembelajaran daring dinilai masih menjadi pekerjaan rumah tersendiri.
Kenapa Skor Literasi Digital Justru Turun?
Yang menarik untuk dicermati, skor pilar Literasi Digital pada 2025 tercatat 49,28, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 58,25 poin. Penurunan ini terjadi meski infrastruktur dan akses internet semakin meluas ke pelosok negeri. Salah satu penyebabnya diduga berkaitan dengan makin kompleksnya lanskap digital yang dihadapi masyarakat, mulai dari maraknya kasus penipuan online, pencurian data pribadi, hingga tantangan baru dalam menghadapi teknologi kecerdasan buatan (AI) yang berkembang pesat.
Fenomena ini menegaskan bahwa perluasan akses internet saja tidak cukup untuk menjamin masyarakat benar-benar cakap secara digital. Semakin banyak orang yang terhubung ke internet, semakin besar pula risiko dan tantangan yang harus mereka hadapi tanpa bekal literasi digital yang memadai.
Provinsi dengan Skor IMDI Tertinggi
Di tingkat provinsi, DKI Jakarta mencatatkan skor IMDI tertinggi secara nasional, disusul Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta. Khusus DI Yogyakarta, kenaikan skornya cukup signifikan dari 47,10 pada 2024 menjadi 51,13 pada 2025, didorong kuat oleh pilar Infrastruktur dan Ekosistem yang mencatatkan skor hingga 69,73. Bali juga tercatat melampaui rata-rata nasional meski belum masuk lima besar.
Meski begitu, catatan kritis serupa juga berlaku di tingkat provinsi: pilar Pemberdayaan di provinsi-provinsi tersebut rata-rata masih berada pada rentang 34,27 hingga 41,95, tetap menjadi titik lemah meski infrastruktur digitalnya sudah tergolong matang.
Secara keseluruhan, capaian IMDI 2025 menunjukkan bahwa pembangunan digital Indonesia masih timpang antarpilar. Infrastruktur boleh saja terus membaik, tetapi tanpa diimbangi penguatan literasi dan pemberdayaan digital masyarakat, kesenjangan kompetensi digital antar wilayah berisiko terus melebar, sehingga hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah untuk terus dapat memeratakan ekosistem digital mulai dari literasi hingga pemberdayaan digital di masyarakat agar hadirnya teknologi memberikan kemajuan bagi transformasi digital nasional
Baca Juga: Simak 5 Provinsi dengan Tingkat Digitalisasi Tertinggi di Indonesia
Sumber:
https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/imdi-2025-naik-ke-4453-indonesia-makin-cakap-digital