Didominasi Horror, Berikut Film-Film Layar Lebar dengan Penonton Terbanyak di Indonesia

Industri perfilman Indonesia kini menjajaki puncak produksi yang serius. Berikut adalah film yang berhasil meraih penonton terbanyak sepanjang pertengahan 2023

Didominasi Horror, Berikut Film-Film Layar Lebar dengan Penonton Terbanyak di Indonesia Ilustrasi bioskop | Rawpixel.com/Freepik

Industri perfilman Indonesia memulai jejak kenaikannya pada tahun 2000-an setelah sebelumnya berada di titik terendah di dekade 1990-an. Kemunculan film “Petualangan Sherina” yang digarap oleh Riri Riza sebagai sutradara dan Mira Lesmana sebagai produser adalah salah satu tanda kenaikan perfilman Indonesia, karena setelah itu keadaan industri perfilman mulai beranjak ke titik aman.

Disusul dengan beberapa film legendaris lainnya seperti “Jelangkung” dan “Ada Apa dengan Cinta?”, tahun-tahun mendatang setelahnya adalah kemujuran bagi industri perfilman Indonesia.

Industri perfilman Indonesia mulai menggarap berbagai genre mulai dari horror, action, drama percintaan, hingga keluarga dengan serius, sehingga dapat menggaet banyak penonton dan tak jarang bersaing di kancah internasional.

Tahun 2023 ini, perfilman Indonesia mencatat beberapa film yang mendapatkan penonton terbanyak. Berdasarkan data yang diambil dari aplikasi Cinepoint, ada beberapa film yang mendapatkan penonton terbanyak periode awal tahun hingga pertengahan 2023.

Urutan Film dengan Jumlah Penonton Terbanyak hingga Pertengahan Tahun 2023.

Didominasi oleh genre horror, di peringkat pertama ada film “Sewu Dino” yang disutradarai oleh Kimo Stamboel. Film ini diangkat dari sebuat utas viral di X yang diunggah oleh SimpleMan.

Tayang pada April 2023, “Sewu Dino” berhasil menarik penonton sebanyak 4,8 juta dengan total pendapatan kotor sebesar Rp202,6 juta. Penulis mengatakan bahwa sebagian dari “Sewu Dino” terinsipirasi dari kisah nyata. Hal ini yang membuat antusiasme di kalangan penonton menjadi tinggi.

Masih di genre yang sama, film “Waktu Maghrib” menduduki peringkat kedua dengan penonton sebanyak 2,4 juta penonton. Film ini disutradarai oleh Sidharta Tata, yang baru debut dalam film layer lebar. Tayang pada Februari 2023, film ini juga rilis di Malaysia dan Singapura sebulan setelahnya, yaitu pada bulan Maret.

Beralih pada film drama biografi berjudul “Buya Hamka”, film Garapan Fajar Bustomi ini menduduki peringkat ketiga film dengan pentonton terbanyak di 2023. Film yang menceritakan kehidupan Buya Hamka dari kecil hingga dewasa ini berhasil mendapatkan penonton sebanyak 1,3 juta.

Kembali ke genre horror, posisi keempat ditempati oleh film garapan Anggy Umbara yang berjudul “Khanzab”. Hal ini menunjukkan antusiasme dan ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap genre horror. Film “Khanzab” berhasil mendapatkan 1,2 juta penonton. Film ini rilis pada April 2023.

Peringkat kelima diduduki oleh film dengan genre drama garapan Angga Dwimas Sasongko yang berjudul “Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang”. Film yang merupakan sekuel dari “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini” yang tayang pada 2020 lalu ini menoreh jumlah penonton sebanyak 860 ribu.

Lima film teratas dengan jumlah penonton terbanyak di Indonesia periode awal hingga pertengahan tahun 2023 memang didominasi oleh genre horror. Kini, semakin banyak film berkualitas yang digarap oleh sutradara-sutradara ternama di Indonesia, sebagai tanda bahwa industri perfilman Indonesia dapat mencapai puncaknya kembali dengan produksi yang berkualitas.

Penulis: Zalfa Ghina Khairunnisa
Editor: Editor

Konten Terkait

7 Tradisi Natal Terunik di Seluruh Dunia, Austria Paling Aneh!

7 negara ini punya tradisi tersendiri dalam merayakan Natal, Austria merayakannya dengan parade kostum Krampus.

Ada Museum Toilet Hingga Museum Rambut, Inilah 7 Museum Teraneh di Dunia

Ada museum toilet hingga museum rambut, berikut museum-museum teraneh dan terabsurd di dunia dari berbagai negara.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook