Daftar Negara Pengimpor Minyak Terbesar di Dunia, AS Teratas

Berdasarkan data dari CIA, Amerika Serikat menjadi negara importir minyak mentah terbesar di dunia dengan perkiraan 7,9 juta barel per hari pada 2017.

Daftar Negara Pengimpor Minyak Terbesar di Dunia, AS Teratas Ilustrasi tangki minyak di pelabuhan Victoria, Hong Kong | Lee Yiu Tung/Shutterstock

Kebanyakan importir terbesar di dunia berasal dari negara dengan ekonomi besar. Ini ditunjukkan dari negara-negara importir minyak teratas, seperti Amerika Serikat (AS), China, hingga India yang ketiganya termasuk di antara daftar pengimpor terbesar pada tahun 2017.

Pembelian minyak mentah global bernilai total US$1,028 triliun pada tahun 2021 yang dihasilkan dari kebutuhan energi minyak dari 125 negara di seluruh dunia. Berdasarkan akumulasi keseluruhan, total minyak mentah yang dibeli oleh negara pengimpor meningkat sebesar 15,9% sejak 2017.

Jika dilihat dari tingkat benua, negara-negara di Asia menjadi pengimpor minyak tertinggi dengan pembelian sebanyak US$563,8 miliar atau 54,8% dari total di seluruh dunia pada 2021. Sementara, negara-negara Eropa menyusul dengan jumlah impor sebesar 26,7%.

Persentase nilai impor minyak mentah yang lebih kecil ditemukan di Amerika Latin, termasuk Karibia sebesar 1,9%. Diikuti oleh benua Afrika dengan persentase 1,2%, dan Oseania sebesar 0,7%, termasuk Australia dan Selandia Baru.

AS menempati posisi teratas sebagai negara pengimpor minyak terbesar di dunia dengan perkiraan sebesar 7,9 juta barel per hari. Disusul oleh China dan India dengan total impor masing-masing sebanyak 6,7 juta barel per hari dan 4 juta barel per hari.

Daftar negara pengimpor minyak terbesar di dunia | Goodstats

Adapun, data ini diperkirakan adalah total impor pada tahun 2017 dan bersumber dari Badan Intelijen Pusat (Central Intelligence Agency/CIA), mengingat konsumsi minyak tidak banyak berubah dari tahun ke tahun kecuali ada perubahan ekonomi yang besar. Selengkapnya, berikut daftar negara importir minyak mentah terbesar di dunia menurut laporan CIA.

1. Amerika Serikat

AS dinobatkan sebagai negara pengimpor minyak mentah terbesar dengan estimasi nilai impor sebesar 7.969.000 barel per hari pada tahun 2017 menurut CIA. Berdasarkan laporan dari Badan Administrasi Energi AS (EIA), AS masih menjadi negara importir minyak mentah terbesar pada 2021 dengan perkiraan mencapai 6,11 juta barel per hari dan mengekspor sekitar 2,96 juta barel per hari.

2. China

China memiliki ekonomi terbesar kedua di dunia setelah AS dengan PDB (produk domestik bruto) sebesar US$17,73 triliun pada 2021. Selain itu, negara ini juga telah menjadi importir utama minyak mentah dalam beberapa dekade terakhir.

Pada tahun 2015, China tercatat telah mengimpor minyak mentah lebih dari 6,7 juta barel per hari menurut laporan CIA. Kemudian pada Desember 2021, negara itu mengimpor lebih dari 10,3 juta barel per hari menurut data CEIC.

3. India

India memiliki ekonomi terbesar kelima di dunia berdasarkan PDB sebesar US$3,176 triliun pada tahun 2021. Mengingat pertumbuhan ekonominya yang besar, konsumsi minyak di India meningkat selama beberapa dekade terakhir. Pada tahun 2015, negara itu telah mengimpor lebih dari 4 juta barel per hari menurut CIA. Sementara pada Desember 2021, India mengimpor lebih dari 4,2 juta barel per hari menurut Data CEIC.

4. Jepang

Jepang memiliki ekonomi terbesar ketiga di dunia dengan PDB mencapai US$4,941 triliun pada 2021. Menurut laporan CIA, Jepang menempati posisi keempat dalam daftar negara pengimpor minyak mentah terbesar di dunia dengan estimasi sebanyak 3,2 juta barel per hari pada 2017. Kemudian, negara itu juga tercatat telah mengimpor hampir 2,5 juta barel per hari menurut CEIC pada 2021.

5. Korea Selatan

Korea Selatan merupakan salah satu ekonomi terbesar di Asia dengan PDB sebesar US$1,8 triliun pada tahun 2021. Korea Selatan juga salah satu importir besar minyak mentah terbesar dengan estimasi mencapai 3 juta barel per hari pada tahun 2017.

Sementara itu, tercatat pula bahwa negara ini telah mengimpor minyak mentah sebanyak US$21,32 miliar dari Arab Saudi, US$8,4 miliar minyak dari AS, dan sekitar US$7,23 miliar dari Kuwait pada tahun 2021.

Penulis: Nada Naurah
Editor: Iip M Aditiya

Konten Terkait

Realisasi Investasi Migas Tembus Rp243,27 T Pada 2023, Naik 12%

Kementerian ESDM mencatat bahwa realisasi investasi migas tembus US$15,6 miliar atau setara Rp245,27 triliun di tahun 2023.

Tahun Baru Imlek Disambut dengan Lonjakan Harga Bahan Pokok

Perlu adanya langkah-langkah strategis untuk mengatasi dampak ekonomi yang mungkin berlanjut setelah perayaan Imlek.

Terima kasih telah membaca sampai di sini

Dengan melakukan pendaftaran akun, saya menyetujui Aturan dan Kebijakan di GoodStats

atau

Untuk mempercepat proses masuk atau pembuatan akun, bisa memakai akun media sosial.

Hubungkan dengan Google Hubungkan dengan Facebook