Sarang burung walet merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia dengan nilai ekonomi yang tinggi. Indonesia bahkan menjadi produsen sarang burung walet terbesar di dunia dan memasok lebih dari 60 persen kebutuhan pasar global.
Besarnya produksi dan permintaan dari pasar internasional membuat sarang burung walet menjadi komoditas ekspor yang menarik untuk dilihat perkembangannya.
Lantas, berapa volume ekspor sarang burung walet Indonesia dan negara mana saja yang menjadi tujuan utamanya?
Volume Ekspor Sarang Burung Walet 5 Tahun Terakhir
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), volume ekspor sarang burung walet Indonesia menunjukkan tren menurun dalam periode 2021-2025.
Baca Juga: Nilai Ekspor Indonesia 2025-2026 Tumbuh Positif, Ini Sektor Penopangnya
Volume ekspor tercatat sebesar 1.506 ton pada 2021, kemudian turun menjadi 1.416 ton pada 2022. Penurunan tersebut berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
Pada 2023, volume ekspor mencapai 1.335 ton, lalu turun menjadi 1.219 ton pada 2024. Sementara itu, pada 2025 volume ekspor sarang burung walet tercatat sebesar 1.174 ton.
Meski volumenya menurun, sarang burung walet tetap menjadi komoditas ekspor dengan nilai ekonomi yang tinggi. Hal ini terlihat dari nilai ekspor yang tetap berada pada kisaran ratusan juta dolar AS setiap tahunnya.
Sarang Burung Walet Indonesia Diekspor ke Negara Mana Saja?
Sarang burung walet Indonesia diekspor ke sejumlah negara dan wilayah. Meliputi negara-negara Asia seperti Hongkong, China, Singapura, Vietnam, Taiwan, Thailand, Jepang, hingga Kamboja.
Di luar negara-negara Asia, Indonesia juga mengirim sarang burung walet ke Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.
Negara Tujuan Ekspor Sarang Burung Walet dengan Nilai Terbesar
China menjadi negara tujuan dengan nilai ekspor sarang burung walet terbesar, menyerap sekitar 80 persen dari total ekspor sarang burung walet Indonesia. Posisi berikutnya ditempati Hongkong, Vietnam, Singapura, dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Simak Ragam Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu di Jawa pada 2025
1. China
China menempati posisi pertama sebagai negara tujuan dengan nilai ekspor sarang burung walet terbesar. Sepanjang 2021-2025, nilai ekspor ke China mencapai sekitar US$1,68 miliar.
Nilai ekspor tertinggi tercatat pada 2023, yakni US$479,07 juta. Meski mengalami penurunan dalam dua tahun berikutnya, China tetap menjadi pasar yang sangat dominan bagi komoditas sarang burung walet Indonesia.
Terbaru, dalam laporan BPS semester I 2026, China masih tercatat sebagai pasar utama ekspor sarang burung walet Indonesia dengan nilai ekspor mencapai US$172,15 juta.
2. Hongkong
Hongkong berada di posisi kedua dengan total nilai ekspor sekitar US$259,94 juta selama 2021-2025.
Nilai ekspor ke Hongkong cenderung menurun dalam periode tersebut. Pada 2021, ekspor mencapai US$93,01 juta, kemudian turun menjadi US$84,02 juta pada 2022 dan terus menurun hingga US$36,43 juta pada 2025.
Namun, Hongkong masih menjadi salah satu pasar utama pada 2026. Pada semester I 2026, nilai ekspor sarang burung walet Indonesia ke Hong Kong mencapai US$15,7 juta.
3. Vietnam
Vietnam menempati urutan ketiga dengan total nilai ekspor sekitar US$142,35 juta selama 2021-2025.
Nilai ekspor ke Vietnam mengalami lonjakan signifikan pada 2022. Dari hanya US$4,10 juta pada 2021, nilainya meningkat menjadi US$65,57 juta pada 2022.
Setelah itu, nilai ekspor kembali menurun menjadi US$39,17 juta pada 2023 hingga US$15,61 juta pada 2025.
4. Singapura
Singapura berada di posisi keempat dengan total nilai ekspor sekitar US$75,03 juta sepanjang 2021-2025.
Nilai ekspor ke Singapura tercatat US$29,41 juta pada 2021. Angka tersebut kemudian turun menjadi US$19,88 juta pada 2022 dan US$17,59 juta pada 2023. Nilainya sedikit meningkat pada 2024 menjadi US$17,81 juta dan kembali naik menjadi US$19,75 juta pada 2025.
Singapura juga masih menjadi salah satu pasar utama sarang burung walet Indonesia pada 2026. Pada semester I 2026, nilai ekspor ke negara tersebut mencapai US$10 juta.
5. Amerika Serikat
Amerika Serikat melengkapi lima besar negara tujuan ekspor sarang burung walet Indonesia. Total nilai ekspor ke negara tersebut mencapai sekitar US$65,26 juta selama 2021-2025.
Nilai ekspor ke Amerika Serikat tercatat US$26,74 juta pada 2021 dan US$23,55 juta pada 2022. Setelah itu, nilainya berada di kisaran US$12-14 juta per tahun dari rentang 2023-2025.
Baca Juga: Tembus US$3 Miliar, Ini Provinsi dengan Nilai Ekspor Terbesar Januari 2026
Sumber:
https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MjAyMiMx/ekspor-sarang-burung-menurut-negara-tujuan-utama--2012-2022.html